Home / Pemerintah Aceh

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:14 WIB

Gubernur Aceh Takziah ke Rumah Duka Mantan Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah

REDAKSI

Suasana takziah Gubernur Aceh Muzakir Manaf bersama tokoh masyarakat dan keluarga almarhum dr. Zaini Abdullah di rumah duka, kawasan Aceh Besar, Minggu (21/6/2026).

Suasana takziah Gubernur Aceh Muzakir Manaf bersama tokoh masyarakat dan keluarga almarhum dr. Zaini Abdullah di rumah duka, kawasan Aceh Besar, Minggu (21/6/2026).

Aceh Besar – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, mengunjungi rumah duka almarhum mantan Gubernur Aceh periode 2012–2017, dr. Zaini Abdullah, di Gampong Garot, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (21/6/2026). Kehadiran Gubernur merupakan bentuk penghormatan terakhir sekaligus ungkapan belasungkawa atas wafatnya tokoh yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan pembangunan dan pemerintahan Aceh.

Setibanya di rumah duka, Gubernur Muzakir Manaf disambut oleh adik kandung almarhum, Hasbi Abdullah, serta istri almarhum, Umi Niazah A. Hamid. Gubernur kemudian menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan serta mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Baca Juga :  Miliki Zona Aman, Kak Na Apresiasi Warga Gampong Buket Linteung

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Teuku Kamaruzzaman atau yang akrab disapa Ampon Man, mengatakan kehadiran Gubernur merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan Pemerintah Aceh atas jasa-jasa almarhum selama mengabdikan diri untuk daerah dan masyarakat Aceh.

“Bapak Gubernur menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya dr. Zaini Abdullah. Beliau adalah salah satu tokoh penting dalam sejarah Aceh yang telah memberikan pengabdian dan kontribusi besar bagi pembangunan daerah serta perjuangan masyarakat Aceh,” ujar Ampon Man.

Baca Juga :  Lantik Kepala SKPA, Gubernur Mualem Ingatkan Percepatan Serapan Anggaran

Menurut Ampon Man, dalam suasana penuh keakraban dan duka tersebut, Gubernur juga berbincang dengan keluarga dan kerabat almarhum untuk memberikan dukungan moril serta menyampaikan doa dan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

“Kepergian almarhum tentu menjadi kehilangan bagi masyarakat Aceh. Namun, jasa, pemikiran, dan pengabdian beliau akan selalu menjadi bagian dari perjalanan pembangunan Aceh yang patut dikenang dan diteruskan,” kata Ampon Man.

Baca Juga :  Peringati Hardikda 2025, Wagub: Pendidikan Unggul Jadi Kunci Mewujudkan Aceh Maju

Lebih lanjut, Ampon Man menyampaikan bahwa Gubernur mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk turut mendoakan almarhum agar segala amal kebaikannya diterima Allah SWT, segala khilaf dan kekurangannya diampuni, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan.

Sebelum meninggalkan rumah duka, Gubernur kembali menyampaikan penghormatan dan doa bagi almarhum. Pemerintah Aceh turut berduka cita atas wafatnya salah seorang putra terbaik Aceh yang telah mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Aceh. (*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Wagub Fadhlullah: Muswil Momentum Strategis Meneguhkan Komitmen Perjuangan Partai

Dinsos Aceh

Pemerintah Aceh dan Dinsos Aceh Serahkan Bantuan Logistik Bencana ke Aceh Timur

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Terima Bantuan Kementerian Agama untuk Penanganan Dampak Banjir dan Longsor

Berita

Korban Banjir Aceh Terima Bantuan Rp2,5 Miliar dari PT Tiara Marga Trakindo

Pemerintah Aceh

Pj Gubernur Aceh Pantau Pelayanan RSUDZA & Besuk Muslem Ulka Wartawan Korban Tabrak Lari

Pemerintah Aceh

Wakil Gubernur Aceh Kukuhkan Pengurus Aceh Australian Alumni Periode 2025–2028

Daerah

Bunda PAUD Aceh: Luar Biasa Anak-Anak Bunda di Pulo Aceh

Daerah

Tinjau Lokasi Konservasi Gajah di Aceh Tengah, Mualem Komitmen Atasi Konflik Manusia-Satwa Liar