Home / Hukrim

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Polres Nagan Raya Tangkap AS (23), Tersangka Kasus Kekerasan dan Pencabulan Terhadap Anak

REDAKSI

Personel Polres Nagan Raya menangkap seorang pemuda berinisial AS (23), warga Kecamatan Tadu Raya, atas dugaan kekerasan dan pencabulan terhadap anak.

Personel Polres Nagan Raya menangkap seorang pemuda berinisial AS (23), warga Kecamatan Tadu Raya, atas dugaan kekerasan dan pencabulan terhadap anak.

Nagan Raya – Personel Polres Nagan Raya, Aceh, menangkap seorang pemuda berinisial AS (23), warga Kecamatan Tadu Raya. AS ditangkap karena diduga terlibat dalam tindakan kekerasan dan pencabulan terhadap anak di wilayah hukum Nagan Raya.

Kasat Reskrim Polres Nagan Raya AKP Muhammad Rizal mengonfirmasi penahanan tersangka pada Rabu. “Saat ini, pelaku sudah kami tahan di rutan Polres Nagan Raya,” ujar AKP Muhammad Rizal.

AS kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan disangkakan melanggar Pasal 76E jo Pasal 82 ayat (1) jo Pasal 76C jo Pasal 80 ayat (1) UU Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Baca Juga :  Mantan Kades dan Caleg DPRD Jadi Buronan Dalam Kasus Penyelundupan 45 Bungkus Sabu di Aceh Timur

Kronologi Kejadian

Penyelidikan mengungkapkan bahwa tersangka diduga mencabuli dan melakukan kekerasan terhadap korban yang masih berstatus pelajar berusia 17 tahun. Hubungan keduanya bermula saat saling kenal melalui aplikasi WhatsApp pada Oktober 2024.

Selama menjalin hubungan, AS diduga beberapa kali mengajak korban bertemu dan membawanya ke area perkebunan sawit di Babah Rot, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya. Di lokasi tersebut, tersangka diduga berulang kali melakukan tindakan tidak senonoh serta meram perbuatan itu menggunakan ponsel miliknya.

Baca Juga :  Vonis Ringan 20 Tahun Polisi Kurir 141 Kg Ganja ke Sumbar Bikin Jaksa Banding

Tak hanya pencabulan, tersangka juga melakukan tindak kekerasan serta mengancam akan menyebarkan rekaman video tersebut apabila korban menolak diajak bertemu.

Aksi pengancaman berlanjut hingga Minggu, 2 Agustus 2026, sekitar pukul 10.00 WIB. Tersangka menghubungi korban melalui seorang temannya dan meminta korban datang menemui AS di Tugu Buah Naga Kompleks Perkantoran Suka Makmue.

Penganiayaan dan Pelaporan ke Polisi

Lantaran merasa takut atas ancaman pelaku, korban mendatangi lokasi pertemuan dengan didampingi seorang temannya. Saat bertemu, korban diduga mengalami kekerasan fisik berupa pemukulan dan penampar oleh tersangka. Selain itu, AS juga diduga mendorong sepeda motor hingga mengenai tubuh korban.

Baca Juga :  Tim Jatanras Polda Aceh Berhasil Meringkus Tiga Pembobol Toko Grosir Sinar Arun 2

Atas kejadian tersebut, korban bersama temannya melaporkan tindakan penganiayaan dan pencabulan itu ke Polres Nagan Raya. Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit PPA Sat Reskrim Polres Nagan Raya langsung melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan.

“Kasus ini masih kami lakukan penyidikan lebih lanjut,” tutup AKP Muhammad Rizal.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Hukrim

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Tolak Praperadilan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Hukrim

Eks Pejabat Kemenpan Jalani Sidang Perdana Kasus Korupsi Perjadin Fiktif

Hukrim

Warga Bireuen Dipanggil Polisi Terkait Dugaan Penganiayaan dan Pembakaran di Kebun Sawit

Hukrim

4 Warga yang Bantu Serka Holmes Bunuh Eks TNI Jadi Tersangka

Hukrim

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme, Ada Temuan Latihan Tembak

Hukrim

Tim Star Reborn Polres Lhokseumawe Amankan Enam Sepeda Motor Remaja di Keude Cunda

Hukrim

Ibu Rumah Tangga di Aceh Singkil Diserang Perampok Saat Memasak, Emas 45 Gram Raib

Hukrim

Penanganan Dugaan Korupsi Bansos BRA TA 2023 di Aceh Utara Masih dalam Pendalaman Saksi