Home / Pemerintah / Sosial

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Haji Uma dan Perantau Aceh di Malaysia Galang Rp12,9 Juta untuk Pulangkan Warga Aceh Timur yang Sakit

REDAKSI

Anggota DPD RI asal Aceh H. Sudirman atau Haji Uma bersama komunitas perantau Aceh di Malaysia memfasilitasi pemulangan Khalil bin Zakaria, warga Gampong Seuneubok Rawang, Aceh Timur yang menderita sakit paru-paru.

Anggota DPD RI asal Aceh H. Sudirman atau Haji Uma bersama komunitas perantau Aceh di Malaysia memfasilitasi pemulangan Khalil bin Zakaria, warga Gampong Seuneubok Rawang, Aceh Timur yang menderita sakit paru-paru.

BANDA ACEH – Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma, bersama komunitas perantau Aceh di Malaysia kembali memfasilitasi pemulangan warga asal Aceh Timur yang mengalami sakit paru-paru.

Warga yang dibantu tersebut adalah Khalil bin Zakaria, warga Gampong Seuneubok Rawang, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur. Khalil diketahui telah bekerja sebagai operator ekskavator di sebuah proyek konstruksi di Malaysia selama kurang lebih tujuh tahun.

Proses pemulangan dan pengobatan Khalil terealisasi berkat penggalangan dana yang dilakukan oleh Haji Uma bersama tiga komunitas perantau, yaitu Group Aceh Bersatu (GAB), Group Aceh Meutuah (GAM), dan Group Koper. Dari aksi solidaritas ini, terkumpul total bantuan sebesar Rp12.945.000. Setiap pihak—Haji Uma, GAB, GAM, dan Group Koper—masing-masing memberikan kontribusi sebesar Rp4.315.000.

Baca Juga :  DPRA Audiensi BPK Aceh: Perkuat Sinergi Awasi APBA Agar Transparan & Akuntabel

Dana yang terkumpul alokasikan untuk:

  • Biaya utama pemulangan Khalil: Rp8.630.000
  • Biaya penjemputan dari Kuantan menuju Kuala Lumpur: Rp2.157.000
  • Uang pegangan selama perjalanan: Rp2.157.000

Keberadaan Khalil sebagai anggota aktif di GAB, GAM, dan Group Koper turut mempermudah proses koordinasi serta penggalangan dana bantuan hingga kepulangannya dapat terlaksana secara lancar.

Baca Juga :  DPRA Gelar RDPU, Bahas Rancangan Qanun Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat

Khalil mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Setibanya di Aceh, Khalil langsung dirujuk ke RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh agar segera mendapatkan penanganan medis yang intensif dan optimal. Pendampingan rujukan ke rumah sakit dilakukan langsung oleh Irwandy, staf Haji Uma di Banda Aceh.

Baca Juga :  BPBD Aceh Tamiang Percepat Finalisasi Data BNBA Tahap III Bantuan Stimulan Rumah

Haji Uma bersama komunitas masyarakat Aceh di Malaysia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban Khalil beserta keluarganya. Ia menegaskan bahwa rasa solidaritas antarsesama perantau Aceh merupakan kekuatan penting dalam membantu warga yang tengah menghadapi kesulitan di luar negeri.

Atas bantuan tersebut, Fitriani selaku adik kandung Khalil menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah memfasilitasi kepulangan sang kakak hingga mendapatkan perawatan medis di Aceh.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Tim Pemerintah Pusat Tinjau Kerusakan Banjir Hidrometeorologi di Pidie Jaya

Banda Aceh

Banggar DPRK Usulkan Anggaran Internet dan CCTV untuk SD-SMP di APBD 2027

Pemerintah

Wali Nanggroe Terima Audiensi KPI Aceh, Dukung Regulasi Penyiaran Digital

Sosial

Sambut HUT Ke-81 RI, Keimigrasian Aceh Kumpulkan 37 Kantong Darah Lewat Bakti Sosial

Daerah

Subuh Berjamaah, Cara Pj Wali Kota Almuniza Ajak Warga Makmurkan Masjid

Pemerintah

Plt Kadisdik Aceh Laporkan Sejumlah Program Strategis kepada Gubernur Aceh Usai Takziah

Aceh Besar

Camat Husaini Dorong Sekolah Jadi Ruang Nyaman Belajar dan Ramah Anak

Nasional

BNPB Catat Banjir dan Longsor Terjadi di Sejumlah Daerah, Aceh Masih Terdampak Terparah