Home / Berita

Sabtu, 29 November 2025 - 06:42 WIB

Ketua TP PKK Aceh Marlina Terjebak Banjir Dua Hari di SPBU Simpang Seunuddon

REDAKSI

Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Marlina Muzakir terjebak banjir di area SPBU Panteu Breuh, Simpang Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, selama dua hari sejak Rabu (26/11/2025) hingga Jumat (28/11/2025). Ia tidak sendirian. Plt Kepala Dinas Sosial Aceh Chaidir beserta rombongan juga ikut terjebak.

Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Marlina Muzakir terjebak banjir di area SPBU Panteu Breuh, Simpang Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, selama dua hari sejak Rabu (26/11/2025) hingga Jumat (28/11/2025). Ia tidak sendirian. Plt Kepala Dinas Sosial Aceh Chaidir beserta rombongan juga ikut terjebak.

Aceh Utara — Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Marlina Muzakir terjebak banjir di area SPBU Panteu Breuh, Simpang Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, selama dua hari sejak Rabu (26/11/2025) hingga Jumat (28/11/2025). Ia tidak sendirian. Plt Kepala Dinas Sosial Aceh Chaidir beserta rombongan juga ikut terjebak.

Awalnya Marlina bersama rombongan bergerak dari Banda Aceh menuju Lhokseumawe pada Selasa (25/11/2025). Mereka menyalurkan bantuan tanggap darurat untuk korban banjir di sejumlah titik. Pada Rabu, rombongan kembali menyalurkan bantuan ke Lhoksukon, Aceh Utara, dan ke Julok, Aceh Timur.

Baca Juga :  Polres Aceh Timur Gelar Acara Syukuran HUT Satpam ke-44, Ini Pesan dan Harapan Kapolres

Namun, saat perjalanan pulang menuju Banda Aceh, mereka tidak dapat lagi melintas setelah jalan nasional Banda Aceh–Medan di kawasan Alue Ie Puteh, Kecamatan Baktiya, terendam air hingga 2,1 meter.

“Kami terpaksa menginap di SPBU karena itu lokasi yang lebih tinggi dan aman. Tidak ada lagi akses jalan yang bisa dilewati,” ujar Marlina, Jumat.

Selama dua hari tertahan, kondisi rombongan semakin memprihatinkan. Persediaan logistik menipis dan belum ada bantuan luar yang bisa menjangkau lokasi tersebut. “Keadaan sangat darurat. Stok makanan makin sedikit. Warga di sekitar sini juga banyak yang kesulitan,” tuturnya.

Baca Juga :  Gubernur Mualem Tegaskan Komitmen Sukseskan Koperasi Desa Merah Putih di Aceh

Pada Jumat siang, rombongan akhirnya berhasil keluar dari lokasi terjebak. Mereka menumpang sebuah mobil tangki pengangkut crude palm oil (CPO) yang memiliki bodi lebih tinggi sehingga dapat menerobos banjir di jalur tersebut. Marlina duduk di bagian depan kendaraan, sementara anggota rombongan lainnya berada di atas tangki.

Baca Juga :  Irjen Dr. Achmad Kartiko Pimpin Upacara Sertijab Wakapolda Aceh 

Saat melewati genangan banjir yang masih tinggi, Marlina tak kuasa menahan tangis. “Saya benar-benar cemas melihat kondisi di lapangan. Banyak ibu dan anak yang membutuhkan bantuan segera,” katanya.

“Mohon penanganan segera karena banjir di kawasan ini masih sangat tinggi,” ujarnya.

Rombongan kini telah tiba di kawasan Geudong dan melanjutkan perjalanan menuju Lhokseumawe untuk berkoordinasi dengan tim penanganan bencana.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Polsek Kuta Alam Tangkap Pengutip Sumbangan yang Mengatasnamakan Dayah

Berita

Anggota DPRA Bunda Salma Ingatkan Ketua DPRD Sumut Erni A Sitorus Prihal 4 Pulau di Aceh Singkil

Berita

Mualem Sambut Kepala BP Haji, Usulkan Penambahan Kuota Haji dan Penerbangan Umrah Langsung dari Aceh

Berita

Plt Kajati Aceh Terima Audiensi FKUB, Perkuat Toleransi dan Harmoni Beragama di Aceh

Berita

Imigrasi Sabang Jalin Kerja Sama dengan Media NOA untuk Perkuat Publikasi Pelayanan

Berita

Begini Respons Polda Aceh soal Pelemparan Bus di Indrapuri

Berita

Bupati Aceh Besar Gelar Open House di Ajuen Lam Hasan

Berita

Pemerintah Aceh Resmikan Layanan Fetomaternal dan Rehabilitasi Anak Berkebutuhan Khusus di RSIA