Home / Daerah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Kodim 0108/Agaa bersama Warga, kebut Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Pulobiang Aceh Tenggara 

REDAKSI

Gotong royong antara Babinsa (TNI) dan masyarakat dalam percepatan pembangunan jembatan gantung perintis.

Gotong royong antara Babinsa (TNI) dan masyarakat dalam percepatan pembangunan jembatan gantung perintis.

KUTACANE – Bintara Pembina Desa (Babinsa) bersama masyarakat bergotong royong mempercepat pembangunan jembatan gantung perintis di Desa Pulobiang, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur guna meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Pembangunan jembatan gantung tersebut diharapkan dapat mempermudah akses penghubung antara Desa Pulobiang dan Desa Kuta Ujung, yang selama ini menjadi jalur penting bagi aktivitas sehari-hari masyarakat. Saat ini, pengerjaan telah memasuki tahap penggalian dan pemasangan mal pondasi di sisi seberang sungai sebagai bagian penting dalam proses konstruksi jembatan.

Baca Juga :  Wali Kota Subulussalam HRB Dijadwalkan Isi Ceramah Maulid Nabi di Aceh Singkil

Babinsa setempat, Serma Alpa Simon Bangun, mengatakan bahwa keterlibatan personel TNI dalam kegiatan tersebut merupakan wujud pendampingan terhadap pembangunan di wilayah binaan sekaligus upaya mendorong semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Kehadiran kami di lokasi merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami bersama warga berupaya agar setiap tahapan pekerjaan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar sesuai dengan perencanaan teknis,” ujar Serma Alpa Simon Bangun.

Baca Juga :  Bunda Salma Serap Aspirasi Warga Langkahan Saat Reses III Tahun 2025

Menurutnya, pembangunan jembatan gantung ini memiliki arti penting bagi masyarakat, terutama dalam menunjang mobilitas warga serta memperlancar akses transportasi antardesa. Dengan tersedianya jembatan tersebut, diharapkan aktivitas masyarakat, termasuk distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok, dapat berlangsung lebih mudah dan efisien.

Selain mendukung kelancaran transportasi, keberadaan jembatan gantung ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan sosial antarmasyarakat serta membuka peluang peningkatan perekonomian warga di kedua desa.

Baca Juga :  Pangdam Iskandar Muda Resmi Buka Pendidikan Dasar Militer dan Pelatihan Manajerial SPPI Batch 3 di Rindam IM

“Kami berharap pembangunan jembatan gantung ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga Desa Pulobiang dan Desa Kuta Ujung. Kami juga berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan pembangunan di wilayah binaan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, pembangunan jembatan gantung perintis ini diharapkan dapat berjalan lancar hingga selesai, sehingga nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana penghubung yang mendukung aktivitas sosial dan perekonomian di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

3.242 PPPK Paruh Waktu Resmi Dilantik, Bupati Aceh Tengah Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik

Daerah

Investor Malaysia Tinjau Sabang, Rencana Bangun Hub Bunkering Internasional

Daerah

Satgas Gulbencal Bangun Jembatan Bailey di Desa Lot Bener, Kecamatan Bener Kelipah, Bener Meriah

Daerah

Bupati Aceh Besar Hadiri CDD Bandara SIM

Aceh

Jembatan Krueng Tingkeum Terapkan Sistem Buka-Tutup Setiap Satu Jam

Berita

Ada Dukungan Pemodal di Balik Masih Adanya Petani Ganja di Aceh

Daerah

Balai Syura dan UN Women Gelar Pelatihan Kepemimpinan Perempuan untuk Aksi Iklim Inklusif

Daerah

Polsek Kuta Alam Tangkap Pengutip Sumbangan yang Mengatasnamakan Dayah