Home / Berita / Parlementarial / Pemerintah

Senin, 26 Januari 2026 - 10:01 WIB

Komisi I DPRA Soroti Desa Terisolir di Aceh Utara Pasca Bencana

REDAKSI

Ketua Komisi I DPRA, Muharuddin, apresiasi upaya pemulihan pascabencana di Aceh Utara, tapi soroti masih ada desa terisolir karena akses jalan terputus. Minta pemerintah daerah percepat membuka akses jalan dan beri bantuan kepada masyarakat setempat, Senin 26/1/2026.

Ketua Komisi I DPRA, Muharuddin, apresiasi upaya pemulihan pascabencana di Aceh Utara, tapi soroti masih ada desa terisolir karena akses jalan terputus. Minta pemerintah daerah percepat membuka akses jalan dan beri bantuan kepada masyarakat setempat, Senin 26/1/2026.

Banda Aceh – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Muharuddin, mengapresiasi upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Utara pada akhir November 2025.

Meskipun demikian, ia menyoroti masih adanya desa yang terisolir akibat akses jalan yang terputus.

“Kami melihat penanganan dan pemulihan wilayah bencana banjir di Kabupaten Aceh Utara secara umum sudah cukup bagus.

Namun, masih ada yang perlu percepatan seperti desa masih terisolir karena terputusnya akses,” kata Muharuddin di Banda Aceh, Senin (26/1/2026).

Baca Juga :  Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh Hadiri Rakor Pemerintah Pusat dan Daerah

Muharuddin menjelaskan bahwa terisolasinya desa-desa tersebut menghambat penyaluran bantuan dan pemulihan ekonomi masyarakat setempat.

Ia meminta pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah-langkah untuk membuka kembali akses jalan yang terputus.

“Akses jalan sangat penting untuk menghubungkan desa-desa terisolir dengan pusat pemerintahan dan wilayah lainnya.

Baca Juga :  ASN Dishub Aceh Sumbang 59 Kantong Darah, Wujud Nyata Kepedulian Sosial

Tanpa akses jalan, masyarakat akan kesulitan untuk mendapatkan bantuan dan melakukan aktivitas ekonomi,” ujarnya.

Selain itu, Muharuddin juga meminta pemerintah daerah untuk memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang tinggal di desa-desa terisolir.

Ia mengatakan bahwa masyarakat tersebut membutuhkan bantuan pangan, air bersih, dan fasilitas kesehatan.

“Pemerintah harus memastikan bahwa masyarakat di desa-desa terisolir mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan. Jangan sampai mereka merasa diabaikan,” katanya.

Baca Juga :  Buka Lokakarya, Wakil Ketua TP-PKK Aceh Besar Akan Terus Mendorong Perempuan Sebagai Motor Penggerak Dimasyarakat

Muharuddin berharap pemerintah daerah dapat segera mengatasi masalah desa terisolir ini agar proses pemulihan pascabencana di Aceh Utara dapat berjalan dengan lancar dan merata.

“Kami akan terus memantau perkembangan pemulihan pascabencana di Aceh Utara.

Kami berharap pemerintah daerah dapat bekerja keras untuk mengatasi semua masalah yang ada,” pungkas Muharuddin. [Adv]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Pj Gubernur Safrizal Cek Layanan dan Kebersihan Samsat Banda Aceh

Aceh Besar

Waspada Penipuan di Medsos, Nama Bupati Aceh Besar Dicatut!

Berita

Polisi Amankan Pelaku Pungli di Merduati yang Dikendalikan Napi di LP Meulaboh

Berita

Biaya Haji 2025 Turun, Ini Nominal yang Disepakati

Parlementarial

DPRA dan Pemerintah Aceh Bahas Sengketa 4 Pulau Masuk Sumut

Berita

DPMPTSP Aceh Sesuaikan Program Kegiatan dengan Visi dan Misi Pemerintah Aceh 2025 – 2030

Berita

Pemkab Aceh Besar Dukung Pembangunan Jalan Jantho-Keumala

Aceh

Sekda Aceh: Rakor dan Pameran Kriya Dekranasda Momentum Memperkuat Kerja Sama dan Pengembangan Kerajinan