Aceh Tamiang – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Nora Idah Nita, SE, MM, menyuarakan keprihatinan mendalam atas lambatnya penyaluran bantuan bagi korban banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Ia mendesak pemerintah untuk segera mencairkan dana bantuan, terutama bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Nora menegaskan bahwa masyarakat tidak bisa menunggu lebih lama lagi, mengingat dampak bencana yang terjadi beberapa bulan lalu telah melumpuhkan sendi-sendi kehidupan warga.
“Kita berharap bantuan dana ini bisa segera dicairkan. Masyarakat sangat membutuhkan uluran tangan untuk memperbaiki rumah dan memenuhi kebutuhan harian. Apalagi, sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadan,” ujar Nora Idah Nita, Kamis (29/1/2026).
Politisi Partai Demokrat ini juga memberikan perhatian khusus bagi warga yang selama ini mengontrak atau menyewa rumah. Menurutnya, kelompok ini sering kali terlewatkan dalam skema bantuan, padahal mereka termasuk dalam kategori masyarakat kurang mampu yang terdampak parah.
“Warga yang menyewa rumah umumnya adalah masyarakat ekonomi lemah. Banyak perabotan mereka rusak atau hanyut terbawa arus. Mereka juga perlu dibantu dengan skema kompensasi yang sesuai,” jelas sosok yang dijuluki Srikandi Partai Demokrat tersebut.
Pemulihan Ekonomi Menjelang Ramadan dan Lebaran
Bencana banjir tidak hanya merusak fisik bangunan, tetapi juga mematikan mata pencaharian warga. Nora mengingatkan bahwa momentum menjelang Ramadan dan Idul Fitri akan meningkatkan beban ekonomi masyarakat jika bantuan tidak segera turun.
Ia mempertanyakan efektivitas alokasi anggaran yang ada, mengingat sudah dua bulan berlalu namun realisasinya belum dirasakan secara maksimal oleh warga terdampak.
“Kita tahu ada banyak anggaran dari pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota lain untuk Aceh Tamiang. Namun, sudah lebih dari dua bulan berjalan, dampaknya belum terasa maksimal bagi masyarakat kita,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Nora berharap pemerintah dapat memotong jalur birokrasi yang menghambat dan mempercepat realisasi bantuan. Sinergi antar-tingkatan pemerintah diharapkan menjadi kunci agar pemulihan kehidupan warga Aceh Tamiang dapat segera terwujud. [Adv]
Editor: Redaksi













