Home / Aceh

Senin, 29 Desember 2025 - 15:33 WIB

Pemerintah Aceh Pastikan Sekolah Aktif Kembali 5 Januari 2026

REDAKSI

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, memberikan keterangan terkait kesiapan sekolah menyambut semester genap tahun ajaran 2025/2026 yang akan dimulai serentak pada 5 Januari 2026.

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, memberikan keterangan terkait kesiapan sekolah menyambut semester genap tahun ajaran 2025/2026 yang akan dimulai serentak pada 5 Januari 2026.

Banda Aceh – Pemerintah Aceh memastikan seluruh aktivitas Belajar Mengajar (PBM) semester genap tahun ajaran 2025/2026 akan dimulai secara serentak pada 5 Januari 2026. Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menegaskan bahwa kendala infrastruktur akibat bencana meteorologi tidak boleh menjadi alasan terhentinya hak pendidikan anak-anak Aceh.

Berdasarkan data terbaru dari Posko Penanganan Bencana Meteorologi Pemerintah Aceh, tercatat dari 555 unit SMA di seluruh Aceh, sebanyak 214 unit terdampak banjir dan tanah longsor. Wilayah terdampak paling signifikan meliputi Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Utara, Kota Langsa, dan Aceh Tamiang.

Baca Juga :  Marak Hoaks saat Bencana Aceh, Komdigi Imbau Masyarakat Laporkan Setiap Dugaan Informasi Palsu

“Kondisi di lapangan memang menantang, di mana ada 78 unit sekolah yang masuk kategori rusak berat. Namun, saya instruksikan agar proses belajar mengajar tetap dilaksanakan. Pendidikan harus hadir sebagai pemberi kepastian di tengah situasi bencana,” ujar Sekda Aceh, M. Nasir, dalam keterangannya, Senin, 29 Desember 2025.

M. Nasir menambahkan, aktivitas sekolah bukan sekadar transfer ilmu, melainkan faktor krusial dalam proses pemulihan psikologis siswa yang menjadi korban bencana.

“Kehadiran siswa di sekolah akan membantu mereka kembali ke ritme hidup normal, yang merupakan bagian penting dari pemulihan pascabencana,” tambahnya.

Baca Juga :  Kodam Iskandar Muda Gelar Sidang Pemilihan Calon Bintara PK TNI AD Gelombang II TA 2025

Senada dengan hal tersebut, Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh sekaligus Juru Bicara Posko Penanganan Bencana, Murthalamuddin, telah mengeluarkan instruksi resmi kepada seluruh kepala sekolah tingkat SMA di Aceh.

“Bagi sekolah yang mengalami kerusakan berat sehingga ruang kelas tidak dapat digunakan, kami instruksikan untuk menggunakan sarana darurat. PBM tidak boleh berhenti. Kami telah meminta para kepala sekolah untuk memastikan ketersediaan tempat belajar sementara agar siswa tetap bisa masuk sesuai jadwal,” jelas Murthalamuddin.

Baca Juga :  BPKA Ajak Pemilik Kendaraan Bermotor di Aceh Mutasi ke Plat BL

Guru Sebagai psikologi sosial atau MHPSS metal heart and psikososial support Lebih lanjut, Murthalamuddin menekankan bahwa peran guru pada awal masuk sekolah nanti akan difokuskan pada pemulihan psikis siswa. Para tenaga pendidik diminta untuk tidak langsung membebani siswa dengan materi pelajaran yang berat, melainkan menggunakan pendekatan persuasif.

“Guru memiliki peran ganda saat ini, yakni sebagai pendidik sekaligus pendamping psiko sosial bagi siswa. Kami mendorong para guru mengedepankan pendekatan persuasif dan merangkul siswa secara psikologis agar semangat belajar mereka kembali pulih,” pungkasnya.[]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh

Kak Ana Apresiasi Produk Kerajinan Dekranasda Aceh Timur 

Aceh

Serikat Pekerja Semen Andalas Salurkan Donasi bagi Korban Banjir dan Longsor di Sejumlah Wilayah Aceh

Aceh

Pemerintah Gelar Rapat Koordinasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Infrastruktur Pascabencana Aceh

Aceh

PT. Solusi Bangun Andalas Gelar FKM 2025, Ajak Masyarakat Evaluasi dan Tingkatkan Program CSR

Aceh

Melalui medan sulit selama tiga hari, Personel TNI dan PLN Distribusikan Genset Ke Desa terpencil Sikundo, Aceh Barat

Aceh

RSUDZA Sukses Jalankan Operasi Cerebrovascular Pertama di Aceh, Sekda Apresiasi Dukungan Menkes RI

Aceh

2,5 Ton Logistik dan RON Bantuan Mabes Polri untuk Aceh Tiba di Bandara SIM

Aceh

Ketua Dewan Pembina YJI Aceh Imbau Masyarakat Ikut SJS di Car Free Day