Home / Peristiwa

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:37 WIB

Pencarian Warga Banda Aceh yang Tenggelam di Pantai Lhok Ketapang Belum Membuahkan Hasil

REDAKSI

Tim SAR gabungan masih mencari Juanda (19), warga Syiah Kuala Banda Aceh, yang tenggelam di Pantai Lhok Ketapang, Peukan Bada, Aceh Besar.

Tim SAR gabungan masih mencari Juanda (19), warga Syiah Kuala Banda Aceh, yang tenggelam di Pantai Lhok Ketapang, Peukan Bada, Aceh Besar.

ACEH BESAR — Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap Juanda (19), seorang warga Syiah Kuala, Banda Aceh, yang dilaporkan tenggelam di Pantai Lhok Ketapang, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar. Memasuki hari ketiga pencarian pada Selasa (25/8/2026), keberadaan korban hingga kini belum ditemukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh, Al Hussain, menjelaskan bahwa operasi SAR hari ketiga dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan membagi tim ke dalam dua sektor guna memperluas area penyisiran.

Baca Juga :  Warga Banda Raya ditemukan Gantung Diri, Polisi Pasang Police Line di TKP

Tim pertama bergerak menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dengan melakukan penyisiran paralel sejauh dua mil laut ke arah barat-barat laut dari titik lokasi terakhir korban terlihat (Last Known Position/LKP). Sekitar pukul 11.30 WIB, penyisiran dilanjutkan dari LKP menuju arah barat hingga perairan Lange, lalu diperluas kembali pada pukul 14.00 WIB melingkupi perairan Pulau Nasi hingga perairan Pulau Bunta.

Sementara itu, tim kedua melakukan penyisiran di sepanjang garis pantai dan memaksimalkan pemantauan udara menggunakan drone hingga radius 1,5 kilometer dari titik kejadian.

Baca Juga :  Bayi Perempuan Mungil Ditemukan di Teras Rumah,Warga Aceh Barat Berdatangan Untuk Mengadopsi

Kendati operasi penyisiran telah diperluas di wilayah darat, laut, dan udara, pencarian yang berlangsung hingga pukul 17.30 WIB tersebut belum membuahkan hasil.

“Tim SAR gabungan menghentikan sementara pencarian dan kembali ke Posko Ulee Lheue. Pencarian akan dilanjutkan kembali esok hari, dengan terus memperluas area penyisiran,” ujar Al Hussain.

Baca Juga :  Hujan Deras Rendam 2 Desa di Simeulue dan Angin Kencang Rusak Rumah, BPBD Lakukan Pendataan

Peristiwa tenggelamnya korban bermula saat Juanda bersama tujuh rekannya melakukan aktivitas berkemah di Pantai Lhok Ketapang sejak Ahad (23/8/2026). Pada hari yang sama sekitar pukul 11.50 WIB, saat korban sedang membersihkan diri dan bersiap untuk pulang, ia terseret arus laut yang cukup kuat.

Rekan-rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan darurat dengan melempar dan menarik korban menggunakan tali, namun kuatnya hempasan arus membuat upaya penyelamatan tersebut tidak berhasil.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Peristiwa

TNI, Damkar, BPBD dan Warga Padamkan Kebakaran 13 Ruko di Aceh Selatan.

Berita

Wanita ODGJ di Syiah Kuala Ini Tinggal bersama Jasad Suaminya yang Telah Membusuk Beberapa Hari

Peristiwa

Kebakaran Hanguskan Lima Ruang SDN 5 Kuta Makmur, Kerugian Capai Rp650 Juta

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Simeulue, 17 Rumah Rusak dan BPBD Turunkan Tim Penanganan

Peristiwa

Puluhan Murid SD dan TK di Simpang Mamplam Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis

Peristiwa

Dua Rumah dan Satu Kios Terbakar di Sukaramai, Diduga Karena Korsleting Listrik

Berita

Kapolresta Banda Aceh Pimpin Razia, 30 Sepmor dan 10 Botol Miras Diamankan

Peristiwa

OPS Keselamatan Seulawah 2025: Dirlantas POLDA Aceh Bagikan Helm, Layanan Kesehatan Gratis, dan Tes Urine Para Sopir