Home / Aceh

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:08 WIB

Perkuat Aksesibilitas, Prodi Kesejahteraan Sosial Terima Wakaf Al-Qur’an Braille dari UPTD Panti Sosial Disabilitas Beujroh Meukarya

REDAKSI

Wakil Dekan 1 FDK UIN Ar-Raniry, Dr. Mahmuddin, M.Si (tengah) secara simbolis menerima bantuan Mushaf Al-Qur’an Braille dari Kepala UPTD PSAAD Beujroh Meukarya Dinsos Aceh, Farid Wajdi, Aks, M.Si (kanan) didampingi Ketua Prodi Kesos, T. Zulyadi, Ph.D (kiri) di Ruang Laboratorium Prodi Kesos, Banda Aceh, Jumat (5/6/2026).

Wakil Dekan 1 FDK UIN Ar-Raniry, Dr. Mahmuddin, M.Si (tengah) secara simbolis menerima bantuan Mushaf Al-Qur’an Braille dari Kepala UPTD PSAAD Beujroh Meukarya Dinsos Aceh, Farid Wajdi, Aks, M.Si (kanan) didampingi Ketua Prodi Kesos, T. Zulyadi, Ph.D (kiri) di Ruang Laboratorium Prodi Kesos, Banda Aceh, Jumat (5/6/2026).

Banda Aceh — (Ar-Raniry), Program Studi (Prodi) Kesejahteraan Sosial (Kesos) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Ar-Raniry menerima bantuan Mushaf Al-Qur’an Braille dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Panti Sosial Asuhan Anak dan Disabilitas (PSAAD) Beujroh Meukarya Dinas Sosial Aceh pada Jum’at, 5/6/2026 di Ruang Laboratorium (Lab.) Prodi Kesos FDK UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Dekan FDK UIN Ar-Raniry Prof.Dr. Kusmawati Hatta, M.Pd melalui Wakil Dekan 1 Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Mahmuddin, M.Si mengatakan bantuan Al-Qur’an Braille sangat mendukung sarana pembelajaran yang inklusif, khususnya bagi mahasiswa penyandang disabilitas sensorik netra, juga menjadi referensi akademik dalam kajian aksesibilitas pelayanan sosial dan kolaborasi inklusif.

Baca Juga :  Dapur SPPG Kodam IM Gelar Bimtek Higiene Sanitasi Pangan untuk Tingkatkan Kualitas Makanan Bergizi Gratis 

Dr. Mahmuddin, menambahkan kami sangat mengapresiasi atas kepedulian yang diberikan oleh UPTD Beujroh Meukarya, bantuan Al-Qur’an Braille ini bukan sekadar media ibadah, tetapi juga simbol dari pemenuhan hak-hak pendidikan bagi penyandang disabilitas dan penunjang laboratorium prodi, pungkasnya.

Ketua Prodi Kesos T. Zulyadi, Ph.D, menyampaikan rasa syukur dan menekankan pentingnya fasilitas ini bagi kurikulum dan praktik keilmuan Kesos sebagai prodi yang mempelajari pilar-pilar inklusi sosial, kami berkomitmen untuk terus mengawal isu-isu disabilitas. Wakaf Al-Qur’an Braille dapat mempermudah aksesibilitas di sektor akademis, sehingga mahasiswa disabilitas netra kini memiliki fasilitas yang lebih baik untuk memperdalam Al-Qur’an, ini sejalan dengan visi kami melahirkan lulusan yang peka terhadap keadilan sosial, ungkapnya.

Baca Juga :  Wagub dan Sekda Aceh Saksikan Penganugerahan Gelar Kehormatan untuk Tito Karnavian dari Wali Nanggroe

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Aceh Budi Afrizal, S.KM., M.KM yang diwakili oleh Kepala UPTD Panti Sosial Disabilitas Beujroh Meukarya Farid Wajdi, Aks,M.Si menyatakan bahwa penyerahan ini merupakan bagian dari misi panti untuk memperluas kemaslahatan fasilitas yang mereka kelola. Kami berharap Al-Qur’an Braille ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh civitas akademika, baik untuk kegiatan ibadah mahasiswa disabilitas netra maupun sebagai bahan edukasi bagi mahasiswa Kesos yang nantinya akan berkiprah sebagai praktisi pelayan sosial bagi masyarakat.

Farid Wajdi menambahkan bantuan ini agar dapat bermanfaat antara lain : Meningkatkan ketersediaan literasi keagamaan yang aksesibel di lingkungan kampus, Penguatan kompetensi mahasiswa sebagai media belajar langsung dalam memahami alat bantu (assistive technology) bagi penyandang disabilitas. dan Sinergi kelembagaan, untuk mempererat hubungan kemitraan antara dunia akademik (kampus) dan praktisi lapangan (Dinas Sosial/Panti Sosial) dalam isu-isu inklusi sosial, ” ungkapnya.

Baca Juga :  Wagub Fadhlullah Tinjau Jembatan Bailey Kuta Blang, Progres Capai 98 Persen

Prosesi penyerahan secara simbolik ini dihadiri oleh pimpinan FDK, Prodi Kesos serta perwakilan dari pihak UPTD Panti Sosial Disabilitas Beujroh Meukarya kemudian diakhiri dengan foto bersama dan diskusi penjajakan kerja sama lebih lanjut terkait program magang (praktikum) mahasiswa serta kolaborasi riset mengenai penanganan penyandang disabilitas di Aceh. [ ]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Wali Nanggroe aceh

Buka Mubes MAA 2026, Wali Nanggroe: Pemulihan Aceh Tak Cukup Fisik, Adat Fondasinya

Aceh

Aceh Catat Investasi Rp4,16 Triliun pada Triwulan III 2025

Aceh

Jembatan Krueng Tingkeum Terapkan Sistem Buka-Tutup Setiap Satu Jam

Aceh

persiapan Rakernas dan HUT ke-79 SPS Rampung, Gubernur Aceh akan Terima Anugerah Awards

Aceh

Ketua Dewan Pembina YJI Aceh Imbau Masyarakat Ikut SJS di Car Free Day

Aceh

Sawah Seluas 89.582 Hektare di Aceh Terdampak Banjir, Kerugian Capai Rp1,1 Triliun

Aceh

Sekda Aceh Perintah Seluruh SKPA Turun ke Lapangan

Aceh

Sekda Nasir Optimis Kader Muda Seudang Mampu Lanjutkan Estafet Perjuangan Partai Aceh