Home / Banda Aceh

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:48 WIB

Peukan Raya Ramadhan 1447 H Digelar di Eks Pasar Aceh Lama

Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan rencana pelaksanaan Peukan Raya Ramadhan 1447 H yang akan digelar di eks lahan Pasar Aceh lama pada 27 Februari–13 Maret 2026.(16/2/2026)

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan rencana pelaksanaan Peukan Raya Ramadhan 1447 H yang akan digelar di eks lahan Pasar Aceh lama pada 27 Februari–13 Maret 2026.(16/2/2026)

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh akan menggelar Peukan Raya Ramadhan 1447 H pada 27 Februari hingga 13 Maret 2026 di eks lahan Pasar Aceh Shopping Center (PAS) yang telah clean and clear pascapembongkaran.

Selama 15 hari pelaksanaan, kegiatan ini dibagi dalam tiga kategori utama, yakni Peukan Raseuki, Peukan Khanduri, dan Peukan Silaturahmi.

Peukan Raseuki menjadi pusat aktivitas niaga yang terbagi dalam dua zona utama, yaitu Peukan Takjil serta Peukan Raya yang menghadirkan UMKM kuliner dan nonkuliner dengan berbagai kebutuhan Ramadhan dan Hari Raya.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Gelar Gerakan Pangan Murah, Siapkan 3.000 Paket Sembako

Sementara itu, Peukan Khanduri menghadirkan atraksi dan festival budaya seperti Tradisi Teumok Khanduri Ramadhan (berbagi takjil langsung dari belanga), kolaborasi Dzikir Dalael dan Tarian Sufi, kolaborasi Nasyid dan Perkusi Nusantara, serta beragam atraksi budaya lainnya.

Adapun Peukan Silaturahmi menawarkan rangkaian kegiatan kreatif dan kolaboratif berupa pertunjukan, permainan, hingga diskusi ringan yang dapat menjadi pilihan aktivitas ngabuburit bagi masyarakat setiap harinya.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengatakan Peukan Raya Ramadhan merupakan inisiatif strategis dalam mendorong pemulihan ekonomi sekaligus memperkuat ekosistem usaha masyarakat pada momentum bulan suci.

Baca Juga :  Bahas Syariat Islam, MPU Silaturahmi dengan Wali Kota Banda Aceh

Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan di bekas lahan Pasar Aceh lama dirancang sebagai pusat aktivitas ekonomi rakyat dengan menghimpun pedagang takjil dan pelaku UMKM dalam satu ruang niaga terintegrasi di jantung kota.

“Peukan Raya Ramadhan merupakan festival ekonomi berbasis masyarakat dengan semangat Khanduri–Raseuki–Silaturahmi. Ini menjadi perayaan Ramadhan yang mengintegrasikan budaya lokal dengan penguatan ekonomi umat,” ujarnya, Senin (16/2/2026).

Illiza menambahkan, meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat selama Ramadhan serta semangat berbagi dan kebersamaan menjadikan festival ini bukan sekadar ruang transaksi, tetapi juga ruang solidaritas ekonomi.

Baca Juga :  Wali Kota Banda Aceh Pimpin Apel Pembaiatan 218 Personel Satpol PP/WH PPPK

Sebagai bentuk komitmen pemberdayaan UMKM, Pemerintah Kota Banda Aceh menyediakan 100 los pameran gratis bagi UMKM kuliner yang lolos proses kurasi. Seleksi dilakukan secara bertahap dan terukur guna memastikan kualitas dan kesiapan pelaku usaha.

Registrasi dibuka secara daring melalui tautan bit.ly/UMKM-PRRAMADHAN2026 mulai 18 Februari 2026 pukul 22.00 WIB.

Peukan Raya Ramadhan 2026 diharapkan menjadi katalis kebangkitan ekonomi Kota Banda Aceh dengan menghidupkan kembali pusat perdagangan, meningkatkan perputaran transaksi, serta memperkuat ketahanan UMKM sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Forkopimda Banda Aceh Serukan Larangan Perayaan Tahun Baru 2026

Banda Aceh

Satpol PP dan WH Aceh Tertibkan Gepeng di Sejumlah Wilayah Banda Aceh

Banda Aceh

Pasar Murah Daging Meugang Banda Aceh Digelar 15–18 Februari, Harga Rp140 Ribu/Kg

Banda Aceh

Sinergi Warga, Polisi, dan Dinsos Aceh Selamatkan Anak Terlantar di Banda Aceh

Banda Aceh

Banda Aceh Raih UHC Awards 2026, Illiza Tegaskan Kesehatan Fondasi Pembangunan Kota

Banda Aceh

Ketua TP PKK Kecamatan se-Kota Banda Aceh Resmi Dilantik

Banda Aceh

SAPA Soroti Anggaran Publikasi Pokir DPRK Banda Aceh Rp4,5 Miliar

Banda Aceh

Seruan Bersama Forkopimda Banda Aceh Sambut Ramadhan 1447 H