Home / Banda Aceh

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:45 WIB

Wali Kota Banda Aceh Pimpin Apel Pembaiatan 218 Personel Satpol PP/WH PPPK

REDAKSI

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal bertindak sebagai Pembina Apel Pembaiatan dan Penyematan Baret kepada 218 personel Satpol PP/WH PPPK di Taman Bustanussalatin, Sabtu (7/2/2026).

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal bertindak sebagai Pembina Apel Pembaiatan dan Penyematan Baret kepada 218 personel Satpol PP/WH PPPK di Taman Bustanussalatin, Sabtu (7/2/2026).

Banda Aceh — Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, bertindak sebagai Pembina Apel Pembaiatan dan Penyematan Baret bagi 218 personel Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP/WH) Kota Banda Aceh yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Taman Bustanussalatin, Banda Aceh, Sabtu (7/2/2026), dan menjadi penanda resmi dimulainya pengabdian para personel Satpol PP/WH PPPK dalam mendukung penegakan peraturan daerah serta pelaksanaan syariat Islam di Ibu Kota Provinsi Aceh.

Dalam amanatnya selaku pembina apel, Wali Kota Illiza menegaskan bahwa pembaiatan dan penyematan baret bukan sekadar seremonial, melainkan ikrar moral dan tanggung jawab besar yang harus diemban oleh setiap anggota Satpol PP/WH.

Baca Juga :  Sinergi Warga, Polisi, dan Dinsos Aceh Selamatkan Anak Terlantar di Banda Aceh

“Pembaiatan ini adalah titik awal pengabdian. Baret yang disematkan bukan hanya simbol kehormatan, tetapi juga komitmen untuk bekerja dengan disiplin, integritas, dan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Illiza.

Wali Kota juga mengingatkan bahwa Satpol PP/WH memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban umum, ketenteraman masyarakat, serta menegakkan qanun dan peraturan daerah di Kota Banda Aceh.

Baca Juga :  92 Pejabat Eselon III Pemko Banda Aceh Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya

Menurutnya, kehadiran 218 personel PPPK yang telah melalui proses pembekalan dan pelatihan internal selama tiga pekan terakhir diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelembagaan Satpol PP/WH dalam menjalankan tugas-tugasnya secara profesional dan humanis.

“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama. Oleh karena itu, jaga sikap, etika, dan kehormatan institusi di mana pun bertugas. Laksanakan penegakan aturan dengan cara yang persuasif, adil, dan bermartabat,” pesan Illiza di hadapan seluruh peserta apel.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Satpol PP/WH dengan unsur pemerintah daerah lainnya, aparat penegak hukum, serta masyarakat dalam mewujudkan Banda Aceh sebagai kota yang tertib, religius, dan berdaya saing.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Kecamatan se-Kota Banda Aceh Resmi Dilantik

Apel pembaiatan dan penyematan baret tersebut berlangsung tertib dan penuh semangat. Para personel Satpol PP/WH yang dibaiat tampak menunjukkan kesiapan fisik dan mental untuk mengemban tugas negara, seiring dengan harapan besar pemerintah kota agar kehadiran mereka mampu memberi dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat Banda Aceh.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam memperkuat sumber daya aparatur yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik, sejalan dengan semangat Banda Aceh Kota Kolaborasi.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Pohon Tumbang di Sejumlah Titik Banda Aceh, BPBD Lakukan Penanganan Cepat

Banda Aceh

Cuaca Panas dan Angin Kencang Picu Risiko Karhutla di Aceh, BNPB Catat Eskalasi Titik Api di Nagan Raya

Banda Aceh

Cuaca Ekstrem Rusak Rumah Warga, TRC BPBD Banda Aceh Gerak Cepat Lakukan Asesmen

Banda Aceh

Di Balik Secangkir kopi Aceh, Ampon Bram dan Jurnalis Bahas Politik Nasional hingga Narkoba

Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Buka BSI Fest Ramadan 1447 H di Masjid Raya Baiturrahman

Banda Aceh

1.000 Mustahik Lulus Bantuan Modal Usaha 2025, Baitul Mal Banda Aceh: Lewat Batas Waktu Dianggap Gugur

Banda Aceh

Digugurkan Tanpa Surat Resmi, Kuasa Hukum Anita Surati Pansel JPT Pratama Aceh

Banda Aceh

BPBD: Banda Aceh Miliki Risiko Bencana Tinggi, Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan