Home / Berita

Rabu, 22 Januari 2025 - 04:29 WIB

SAPA Desak Pemerintah Aceh dan DPRA Segera Evaluasi APBA 2025

Redaksi

Ketua SAPA Fauzan Adami

Ketua SAPA Fauzan Adami

NEWSOFACEH.COM – Penundaan pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) tahun 2025 menuai kritik keras dari Ketua Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) Fauzan Adami.

Fauzan menilai penundaan APBA 2025 bisa  mengorbankan kesejahteraan masyarakat Aceh

Karena itu ia  mendesak Pemerintah Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) untuk segera menindaklanjuti evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan mengesahkan APBA 2025 tanpa penundaan lebih lanjut.

Hasil evaluasi Kemendagri yang diterima Pemerintah Aceh pada awal Januari 2025 menyoroti perlunya pemangkasan anggaran perjalanan dinas demi mengutamakan kegiatan prioritas.

Namun, hingga kini, APBA 2025 belum juga disahkan, memunculkan kekhawatiran besar di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Pangdam IM Terima Audiensi Kepala Perwakilan BPK Aceh

Menurutnya, penundaan ini tidak hanya merugikan rakyat, tetapi juga menghambat pembangunan yang telah direncanakan.

“Pemerintah Aceh dan DPRA harus segera membahas kembali APBA, mengevaluasi kegiatan yang tidak produktif, dan memastikan anggaran dialokasikan untuk sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur,” tegas Fauzan kepada Media ini, Rabu malam (22/1/2025).

SAPA menilai bahwa keterlambatan pengesahan APBA akan berdampak serius, terutama pada terhambatnya pembangunan infrastruktur penting seperti jalan, jembatan, fasilitas kesehatan, dan pendidikan.

Hal ini berpotensi membatasi akses masyarakat terhadap layanan dasar yang sangat dibutuhkan, mengganggu pelayanan publik, serta melemahkan perekonomian Aceh.

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Seulawah 2024 di Aceh

Fauzan juga mengingatkan Penjabat Gubernur Aceh bahwa APBA 2025 harus fokus pada kesejahteraan rakyat, bukan kepentingan politik.

Hal itu penting di ingatkan agar penjabat gubernur tidak meninggalkan catatan buruk selama masa kepemimpinannya.

“APBA 2025 harus menjadi alat untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, bukan sekadar dokumen formal yang mengakomodasi kepentingan politik,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa setiap program dalam APBA harus benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat.

Fauzan Adami: gunakan anggaran  secara bijak dan seluruh proses harus diawasi

SAPA mendesak agar anggaran yang tidak produktif segera dievaluasi dan dialihkan untuk kepentingan masyarakat.

Baca Juga :  Begini Respons Polda Aceh soal Pelemparan Bus di Indrapuri

Lebih lanjut, SAPA menyerukan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran.

“Setiap sen dari APBA harus digunakan secara bijak, dan seluruh prosesnya harus diawasi agar tidak ada penyimpangan. Pemerintah dan DPRA harus menunjukkan keberpihakan mereka kepada rakyat,” tambah Fauzan.

SAPA meminta pengesahan APBA 2025 dilakukan segera agar pembangunan di Aceh tidak terhambat.

Fauzan juga  menegaskan bahwa rakyat Aceh tidak boleh menjadi korban dari tarik-ulur kepentingan politik yang tidak produktif.

“Pemerintah dan DPRA harus segera menyelesaikan pembahasan APBA ini. Rakyat membutuhkan kepastian, bukan penundaan yang justru mengorbankan kesejahteraan mereka,” demikian tutupnya.

 

Share :

Baca Juga

Berita

Peringati Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, Bupati Aceh Besar Ikut Tanam Manggrove

Berita

Bangga! Kontingen Aceh Raih 8 Medali di Peparpenas 2025, Aceh Besar Jadi Penyumbang Terbesar

Berita

Polisi Pastikan Arus Lalu Lintas ke Tempat Wisata Aman dan Lancar

Berita

Polsek Kuta Alam Tangkap Pengutip Sumbangan yang Mengatasnamakan Dayah

Berita

Gubernur Aceh dalam Kondisi Sehat dan Baik

Aceh Besar

Kejari Aceh Besar Gelar Kampanye Anti Korupsi di SMA Negeri Modal Bangsa

Berita

Pemkab Aceh Besar Apresiasi Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih

Berita

Idul Adha, Wisata Iboih Sabang Ditutup Selama Dua Hari