Home / Aceh / Pemerintah

Senin, 3 November 2025 - 14:58 WIB

Sekda M Nasir: Masa Depan Aceh Berada di Bahu Kokoh para Pemuda

REDAKSI

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA., menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Aceh masa bakti 2025–2028, yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Minggu (2/10/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA., menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Aceh masa bakti 2025–2028, yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Minggu (2/10/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Jiwa-jiwa muda yang banyak menghadapi halangan dan rintangan, akan menemukan jalan kematangan, membuat mentalnya semakin kuat, membentuk bahu yang kokoh. Dan, di sanalah masa depan Aceh dititipkan.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Aceh M Nasir, saat membacakan sambutan Gubernur Aceh pada pelantikan pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Aceh periode 2025-2028, di Anjong Mon Mata komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Minggu (2/11/2025) malam.

“Ketika banyak menghadapi halangan dan rintangan, maka jiwa-jiwa muda ini akan menemukan kematangan yang semakin kuat dan kokoh. Untuk itu, Hipmi harus kuat menghadapi tantangan agar di masa mendatang siap menjadi leader, karena masa depan Aceh berada di bahu-bahu kokoh para pemuda,” ujar Sekda.

Baca Juga :  Ketua DPRK Pimpin Paripurna Pelantikan Bupati dan Wabup Aceh Besar Periode 2025-2030

Dalam sambutannya, Sekda mengungkapkan, kepemimpinan pasangan Mualem-Dek Fadh telah diberi target oleh Presiden Prabowo Subianto, yaitu di 5 tahun pemerintahannya, kemiskinan Aceh harus berada di angka 6,7 persen dan pertumbuhan ekonomi 6,8 persen.

“Kami yakin, dengan hadirnya Hipmi dan kolaborasi kita di masa mendatang, maka target Pak Presiden yang diberikan kepada Pemerintahan Mualem-Dek Fadh akan mampu kita jawab dengan keberhasilan, Insya Allah,” ucap M Nasir.

Pada kesempatan tersebut, Sekda juga mengajak Hipmi untuk turut menyukseskan program Makan Bergizi Gratis yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto.

M Nasir menjelaskan, pada 2026 akan ada 840 dapur MBG di Aceh, dengan potensi peredaran uang mencapai Rp7 triliun lebih. Dengan potensi ini, maka Aceh membutuhkan sangat banyak sumber daya.

Baca Juga :  Ikuti Rakor Inflasi, Pemkab Aceh Besar Terima Arahan Kemendagri RI

“Jika tidak dikelola secara industri, secara baik dan masif, maka kita tidak akan mampu mencukupi berbagai kebutuhan dapur MBG. Perlu diingat, kita sudah tidak punya peluang dengan Sumatera Utara, karena mereka akan mencukupi kebutuhan dapur MBG yang mencapai 1.700 dapur di 2026. Karena itu, Hipmi harus hadir,” imbau Sekda.

Sekda mencontohkan, dari sisi kebutuhan telur saja, saat ini Aceh membutuhkan hampir 3 juta butir per hari yang hampir keseluruhannya selama ini kita pasok dari Sumut. Dengan asumsi 1.700 dapur, maka kebutuhan Sumut akan meningkat, maka kemungkinan provinsi tetangga itu akan menghentikan pasokannya ke Aceh.

“Kebutuhan dapur MBG ini tentu membutuhkan keterlibatan semua pihak. Karena itu, Hipmi harus hadir di sini, berkolaborasi dengan Pemerintah dan semua entitas yang ada dalam upaya menyukseskan berbagai program pembangunan, termasuk penataan pertambangan rakyat, sehingga upaya menyejahterakan masyarakat bisa segera terwujud,” kata Sekda.

Baca Juga :  Darwati A. Gani Puji Polda Aceh atas Keberhasilan Mengungkap Kasus TPPO Anak Jaringan Internasional

Sebelumnya, Ketua BPD HIPMI Aceh Said Rizki Saifan, Dalam sambutannya mengapresiasi dukungan Pemerintah Aceh serta menegaskan dukungan dan kesiapan berkolaborasi bersama Gubernur selaku Kepala Pemerintahan Aceh, dalam melaksanakan program pembangunan demi menciptakan lapangan kerja, menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Bumi Serambi Mekah.

Sementara itu, Ketua Umum BPP Hipmi Akbar Himawan Bukhari, dalam sambutannya mengaku optimis, kepemimpinan Ketum Saifan mampu berkontribusi nyata dan mendukung setiap program pembangunan di Aceh. []

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh

Kapolda Aceh Konsolidasi dengan Mualem Pasca Aksi Demonstrasi

Aceh

Rapat Darurat Penanganan Banjir Aceh: Komisi VIII DPR RI Desak Penetapan Status Bencana Nasional

Parlementarial

Polemik Anggaran JKA 2026: DPRA Desak Program Tetap Jalan, Pemerintah Aceh Mulai Batasi Kepesertaan

Aceh

Empat Siswa Aceh Raih Prestasi Nasional di FLS3N, Plt. Kadisdik Aceh: Ini Bukti Anak Kita Mampu Bersaing

Pemerintah

152 Ribu Warga Aceh Menganggur, Lulusan Kampus dan SMK Paling Terdampak

Aceh

Disdik Aceh Sosialisasikan Hasil Survei Persepsi Anti Korupsi dan Kualitas Pelayanan

Aceh

Darwati A. Gani Puji Polda Aceh atas Keberhasilan Mengungkap Kasus TPPO Anak Jaringan Internasional

Pemerintah

Presiden RI Rangkul dan Jabat Tangan Mualem di Istana Kepresidenan