Home / Ekbis

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:33 WIB

Semen Indonesia Perkuat Pasokan di Aceh, Direktur Operasi Tinjau Langsung Fasilitas Produksi dan Distribusi

REDAKSI

Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari (kedua dari kiri) bersama Direktur PT Solusi Bangun Andalas, Edi Sarwono (ketiga dari kiri) dan Direktur Operasi PT Semen Padang, Andria Delfa (kanan) saat melakukan kunjungan di packing plant Lhokseumawe, Aceh, pada Jumat (7/8/2026).

Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari (kedua dari kiri) bersama Direktur PT Solusi Bangun Andalas, Edi Sarwono (ketiga dari kiri) dan Direktur Operasi PT Semen Padang, Andria Delfa (kanan) saat melakukan kunjungan di packing plant Lhokseumawe, Aceh, pada Jumat (7/8/2026).

Jakarta — PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperkuat keandalan operasional pabrik dan jaringan distribusi guna merespons peningkatan kebutuhan serta tekanan pasokan semen di wilayah Aceh. Langkah strategis ini diambil untuk memastikan kelancaran pasokan bahan bangunan bagi masyarakat maupun proyek pembangunan daerah.

​Sebagai bagian dari konsolidasi operasional tersebut, Direktur Operasi SIG Reni Wulandari melakukan peninjauan lapangan secara langsung ke fasilitas PT Solusi Bangun Andalas di Lhoknga dan Lhokseumawe, serta packing plant PT Semen Padang di Malahayati. Peninjauan ini didampingi oleh Direktur PT Solusi Bangun Andalas Edi Sarwono dan Direktur Operasi PT Semen Padang Andria Delfa.

Baca Juga :  Saham PT Adhi Karya Melonjak Naik

​Reni Wulandari menegaskan bahwa lonjakan permintaan semen di Aceh memerlukan penguatan sinergi di seluruh lini operasional dan rantai pasok perusahaan.

​”Selain mengoptimalkan fasilitas produksi dan distribusi di wilayah Aceh, SIG juga memperkuat koordinasi dengan distributor dan mitra logistik guna menjaga distribusi berjalan secara tertib dan efisien,” ujar Reni dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Baca Juga :  BSI Aceh Siapkan 41 Cabang Weekend Banking Selama Februari 2025

​Guna mengantisipasi hambatan pasokan, manajemen menerapkan mekanisme pemantauan ketersediaan stok secara berkala serta evaluasi harian sebagai dasar pengambilan keputusan operasional di lapangan.

​Komitmen menjaga ketersediaan produk ini juga berlaku di tengah situasi pascabencana banjir yang sempat melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada akhir 2025. Kendati industri sempat menghadapi tantangan pasokan serta fluktuasi harga bahan bakar, SIG tetap memprioritaskan pemenuhan kebutuhan semen di berbagai titik penjualan.

​”Sebagai perusahaan BUMN, kami memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi mendukung agenda pembangunan pemerintah, serta memenuhi kebutuhan pembangunan masyarakat. Hal itu kami lakukan dengan memastikan operasional yang andal dan pasokan semen yang berkualitas,” tutur Reni.

Baca Juga :  Layanan Operasional Bank Aceh Tutup Selama Libur Lebaran Idul Fitri 1446 H

​Sebagai induk holding BUMN semen nasional, SIG saat ini menaungi enam anak usaha produsen semen, yaitu PT Semen Padang, PT Semen Gresik, PT Semen Tonasa, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, dan Thang Long Cement Company di Vietnam.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Ekbis

Tiga Pemuda Lhokseumawe Rintis Budidaya Lele Tradisional Berawal dari Hobi

Ekbis

Realisasi Anggaran TKD Pascabanjir Aceh Tenggara Masih Rendah, Baru Capai 25,85 Persen

Bsi

Perkuat Jejak Global di Arab Saudi, BSI Matangkan Operasional Kantor Cabang Luar Negeri Untuk Perkuat Ekosistem Haji dan Umrah Indonesia

Daerah

Regional CEO BSI Aceh Lakukan Kunjungan Silaturrahmi kepada Ketua MPU Aceh

Ekbis

Harga Gabah di Aceh Utara Melonjak Jadi Rp 7.800 per Kilogram

Ekbis

Heboh Kasus Minyakita, Anggota DPRA Minta Pemerintah Aceh Sidak Pasar

Ekbis

Harga Emas Antam Anjlok Rp50.000 per Gram pada 22 April 2026

Ekbis

Strategi Transformasi dan Optimalisasi Operational Excellence, Bawa Solusi Bangun Indonesia Bukukan Laba Rp659 Miliar di Tengah Tekanan Industri