Home / Ekbis

Sabtu, 25 April 2026 - 22:17 WIB

Harga Emas di Lhokseumawe Naik Rp 51.000 Per Mayam, Transaksi Didominasi Warga yang Menjual

REDAKSI

Suasana aktivitas di Toko Emas London, Jalan Perniagaan, Lhokseumawe, Sabtu (25/4/2026). Dalam sepekan terakhir, tren transaksi didominasi oleh warga yang menjual kembali emas mereka di tengah kenaikan harga yang mencapai Rp 7.449.000 per mayam untuk jenis emas murni.

Suasana aktivitas di Toko Emas London, Jalan Perniagaan, Lhokseumawe, Sabtu (25/4/2026). Dalam sepekan terakhir, tren transaksi didominasi oleh warga yang menjual kembali emas mereka di tengah kenaikan harga yang mencapai Rp 7.449.000 per mayam untuk jenis emas murni.

Lhokseumawe – Harga komoditas emas di Kota Lhokseumawe terpantau mengalami kenaikan pada Sabtu (25/4/2026) hari ini jika dibandingkan dengan harga pada satu hari sebelumnya.

​Selain pergerakan harga, tren transaksi di masyarakat dalam sepekan terakhir menunjukkan fenomena di mana jumlah warga yang menjual emas lebih tinggi dibandingkan dengan yang membeli.

Baca Juga :  Upaya Bank Sampah Generasi Millenial Bersihkan Sampah Plastik di Kawasan Wisata Lampuuk

​Mori, seorang pedagang emas di Toko London, Jalan Perniagaan Lhokseumawe, mengonfirmasi adanya kenaikan harga untuk jenis emas murni maupun emas london. Kenaikan tercatat sebesar Rp 17.000 per gram atau setara dengan Rp 51.000 per mayam.

​Berikut adalah perbandingan rincian harga emas antara Jumat (24/4) dan Sabtu (25/4/2026):

Baca Juga :  Bank Indonesia: Kebijakan DHE SDA Sudah Datangkan Devisa Rp 374,94 Triliun

Jenis Emas Harga Jumat (24/4/2026) Harga Sabtu (25/4/2026) Selisih

Emas Murni Rp 7.398.000 /mayam Rp 7.449.000 /mayam + Rp 51.000

Emas London Rp 6.898.000 /mayam Rp 6.949.000 /mayam

​Berbeda dengan emas murni dan london yang fluktuatif, jenis emas 22 atau emas paon cenderung memiliki harga yang tetap. Nilai jual emas jenis ini sangat bergantung pada kerumitan bentuk dan model perhiasannya.​Kisaran Harga Emas Paon: Rp 2.200.000 hingga Rp 3.000.000 per gram.

Baca Juga :  M. Hendra Supardi Jadi Plt. Direktur Utama Bank Aceh

Catatan Transaksi: Dalam sepekan terakhir, pedagang mencatat aktivitas pasar lebih banyak didominasi oleh masyarakat yang melepas (menjual) koleksi emas mereka dibandingkan masyarakat yang melakukan pembelian baru.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Ekbis

Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara

Ekbis

Hari Ini 5 Juni, BSI Cairkan Dividen Rp1,51 Triliun, Naik 44%

Daerah

DPMG Aceh Dorong BUMG Optimalkan Dana Desa Capai Swasembada Pangan

Ekbis

​CEO Samira Travel Bakar Semangat Ratusan Mitra di Aceh, Bagikan Tiket Umroh Gratis

Aceh Besar

Kelola Limbah Kelapa di Pesisir Pantai, Kolaborasi PT Solusi Bangun Andalas dan Bank Sampah Generasi Milenial Raih Subroto Award 2025

Berita

Akademisi USK: Kenaikan Pertamax Dipicu Geopolitik Global, Pemerintah Perlu Perkuat Transportasi Publik dan Dukung UMKM

Aceh

Tuntutan Kemandirian Energi dan Ekonomi Aceh Pasca-Banjir dan Longsor: PAMI Desak Pemerintah Ambil Langkah Strategis

Ekbis

Dari Aceh ke Asia Tenggara: PT Solusi Bangun Andalas Raih 1st Runner Up ASEAN Mineral Awards 2025