LANGSA – Kemeriahan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Langsa yang digelar di Lapangan Merdeka Langsa, Sabtu (17/10/2026). Rangkaian acara diawali dengan upacara bendera sejak pagi hari yang diikuti oleh ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Langsa.
Usai upacara, kemeriahan berlanjut dengan pertunjukan seni dari Sanggar Seni Banda Beutari. Seratusan penari tingkat SMP sukses memukau hadirin melalui penampilan tari Ratoeh Jaroe secara massal. Mengenakan busana bernuansa khas Aceh, para siswa tampil kompak dan serentak di tengah lapangan, yang dipadukan dengan peragaan busana kreasi.
Selain panggung seni dan budaya, peringatan seperempat abad Kota Langsa ini juga diisi dengan peluncuran program unggulan “Langsa Juara”, salah satunya menghadirkan fasilitas nikah gratis bagi warga.
Harapan Warga untuk Kemajuan dan Lapangan Kerja
Di momen bersejarah ini, masyarakat yang hadir turut menyampaikan beragam harapan untuk kemajuan kota tempat tinggal mereka.
Zulfadli, salah seorang warga Langsa, berharap bertambahnya usia kota dapat menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah untuk membenahi sektor pembangunan dan memperkuat kualitas pelayanan publik.
“Harapan kita tentu Langsa semakin maju. Pembangunan yang masih kurang bisa dibenahi dan pelayanan kepada masyarakat juga semakin baik. Di usia 25 tahun ini semoga Langsa bisa lebih berkembang,” ungkap Zulfadli .
Nada optimisme serupa disampaikan oleh warga lainnya, Putri. Ia menekankan pentingnya pembukaan peluang kerja baru seiring dengan bertumbuhnya Kota Langsa, terutama demi masa depan generasi muda.
“Kita ingin Langsa semakin maju, kotanya nyaman dan masyarakatnya juga semakin sejahtera. Yang paling penting, mudah-mudahan ke depan semakin banyak lapangan pekerjaan untuk anak-anak muda di Langsa,” tuturnya.
Sekilas Sejarah dan Potensi Kota Langsa
Perjalanan Kota Langsa sebagai daerah otonom bermula dari pemekaran Kabupaten Aceh Timur berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2001.
Dalam kurun waktu 25 tahun perjalanannya, Langsa kini telah berkembang menjadi kota yang menaungi 5 kecamatan dan 66 gampong. Kota ini terus tumbuh bersama masyarakatnya yang memiliki latar belakang beragam.
Terletak di pesisir timur Aceh serta berbatasan langsung dengan Kabupaten Aceh Timur dan Kabupaten Aceh Tamiang, posisi geopolitik Kota Langsa sangat strategis karena dilintasi jalur utama penghubung Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.
Penulis: Tika Fitri Lestari
Editor: Dahlan









