Home / Pemko Banda Aceh

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Siswa Banda Aceh Ikut Gerakan Tobat Ekologis Sekolah Adiwiyata

REDAKSI

Perwakilan siswa SD SMP SMA hingga MAN Banda Aceh ikut Gerakan Tobat Ekologis bertajuk Mengawali Langkah Bersama untuk Sekolah Berbudaya Lingkungan daring via Zoom Senin 12/10/2026.

Perwakilan siswa SD SMP SMA hingga MAN Banda Aceh ikut Gerakan Tobat Ekologis bertajuk Mengawali Langkah Bersama untuk Sekolah Berbudaya Lingkungan daring via Zoom Senin 12/10/2026.

Banda Aceh – Perwakilan siswa-siswi SD, SMP, SMA, hingga MAN di Kota Banda Aceh mengikuti Gerakan Tobat Ekologis bertajuk “Mengawali Langkah Bersama untuk Sekolah Berbudaya Lingkungan” secara dare melalui Zoom, Senin (12/10/2026).

Kegiatan nasional yang dipusatkan di Jakarta ini berlangsung secara hybrid dan merupakan bagian dari Program Sekolah Adiwiyata, hasil kerja sama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dengan Kementerian Pendidikan Dasar Menengah dan Kementerian Agama.

Program ini menjadi wahana implementasi Gerakan Tobat Ekologis di lingkungan sekolah. Tobat ekologis yang dimaknai bukan sebagai kegiatan tambahan atau deklarasi simbolik, melainkan proses perubahan warga sekolah untuk mengenali dan mengakui kondisi lingkungan, menghentikan perilaku yang merusak, membenahi sistem dan tata kelola, melakukan aksi pemulihan, serta membudayakan perubahan melalui lima aspek Adiwiyata.

Baca Juga :  PPID Kota Banda Aceh Ikuti Pendampingan Penguatan Kelembagaan dari Diskominsa Aceh

Sasaran kegiatan utama ini adalah sekolah/madrasah yang masih berada pada Level 0 di Sistem Informasi Adiwiyata (SIDIA), agar memperoleh intervensi pelatihan secara masif.

Di Kota Banda Aceh, kegiatan juga didampingi langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Jalaluddin, Plh Asisten II Sekdako Arisman, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulaiman Bakri, Sekretaris DLHK3 Kota Banda Aceh Arie Januar, jajaran DLHK3, serta guru pendamping dari sejumlah sekolah.

Baca Juga :  Berbagi Ie Bu Peudah, Pemko Banda Aceh Semarakkan Ramadhan

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Jalaluddin mendampingi dan menyemangati para siswa. Siswa juga berkesempatan melangsungkan tanya jawab dengan menteri terkait hal apa yang telah dilakukan di sekolah masing-masing dalam berbudaya lingkungan.

Sementara itu, Sekretaris Utama KLH, Rosa Vivien Ratnawati, dalam laporannya menyampaikan bahwa tobat ekologis merupakan langkah bersama untuk mendorong perubahan perilaku di sekolah.

“Tobat ekologis adalah langkah bersama mendorong perubahan perilaku dari sekolah. Penguatan budaya lingkungan perlu dibangun, terutama bagi sekolah yang belum pernah mengikuti program Adiwiyata. Ini tentang membangun komitmen dan aksi nyata secara bertahap,” kata Rosa.

Baca Juga :  Peringati HUT TNI AU dan HUT Kota Banda Aceh, 1000 Paket Pangan Murah Disediakan

Menurutnya, Adiwiyata adalah proses perubahan perilaku terhadap lingkungan yang mencakup sanitasi kebersihan, pemilahan sampah, dan penumbuhan kesadaran.

Adapun pasca kegiatan ini, setiap sekolah diwajibkan menyusun dan membudayakan rencana aksi yang meliputi lima aspek, yakni kebersihan dan sanitasi, pengelolaan sampah, penanaman dan pelestarian keanekaragaman hayati, serta penghematan dan konservasi energi dan udara. (Hu)

Penulis: Tika Fitri Lestari

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Illiza Tinjau UMKM Capli Sambal Ijo, Dukung Produk Lokal Tembus Pasar Nasional

Pemko Banda Aceh

Festival Pasar Aceh Usung Tagline ‘Waktunya Kembali ke Pasar’ dan Beri Panggung untuk Disabilitas

Pemko Banda Aceh

Illiza Pimpin Rakor Persiapan Festival QRIS Pasar Atjeh Sambut HUT RI ke-80

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Launching Pasar 1001 Malam, Ajak Belanja Produk Lokal

Pemko Banda Aceh

CINTAKAH PADA MAS TUKIMAN: Disdukcapil Banda Aceh Serahkan KK dan KTP Baru Usai Akad Nikah

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh dan BBPVP Jalin MoU Kerja Sama

Pemko Banda Aceh

Illiza Buka FGD Literasi Keuangan dan Ekonomi Hijau di Komunitas KamiKita

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Illiza Buka Festival Kenduri Laot 2026 di Ulee Lheue, Ajak Masyarakat Jaga Laut dan Majukan Ekonomi Nelayan