Home / Parlementarial

Rabu, 1 April 2026 - 22:50 WIB

Teror Begal Bersajam di Jalur Banda Aceh–Krueng Raya, Anggota DPRA Desak Patroli Intensif

REDAKSI

Anggota DPR Aceh, Eddi Shadiqin, SH, saat memberikan keterangan terkait meningkatnya angka kriminalitas di wilayah Aceh Besar dan Banda Aceh yang mengancam keselamatan warga.

Anggota DPR Aceh, Eddi Shadiqin, SH, saat memberikan keterangan terkait meningkatnya angka kriminalitas di wilayah Aceh Besar dan Banda Aceh yang mengancam keselamatan warga.

Banda Aceh – Aksi kriminalitas kembali menghantui masyarakat Aceh. Kali ini, serangkaian kejadian pembegalan, perampokan, hingga penganiayaan dilaporkan terjadi di kawasan Jalan Malahayati, jalur lintas Banda Aceh–Krueng Raya. Peristiwa tersebut berlangsung pada akhir pekan, tepatnya Sabtu malam hingga dini hari, sekitar pukul 01.00 hingga 03.00 WIB.

Rentetan aksi kejahatan ini disebut terjadi di sejumlah titik rawan, mulai dari wilayah Ujong Kareung hingga Alu Lambideng. Warga yang melintas di jalur tersebut mengaku resah, terutama karena pelaku beraksi dengan cara yang terbilang nekat dan membahayakan keselamatan korban.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat setempat, pelaku diduga berjumlah dua orang. Keduanya menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Vixion dan membawa senjata tajam berupa parang. Dalam menjalankan aksinya, pelaku disebut tidak hanya mengincar harta benda, tetapi juga tak segan melukai korban demi melancarkan aksi mereka.

Baca Juga :  DPR Aceh Dukung Langkah Mualem Gaet Investasi dari Uni Emirat Arab

Modus operandi yang digunakan pun terbilang terencana. Korban diduga telah dibuntuti sejak dari kawasan kampus BP2IP di Ujong Batee. Setelah menemukan momen yang tepat di lokasi yang relatif sepi, pelaku kemudian melakukan penyergapan dan merampas kendaraan, uang, serta telepon genggam milik korban.

Kondisi ini mendapat sorotan serius dari Anggota DPR Aceh daerah pemilihan Banda Aceh–Aceh Besar–Sabang, Eddi Shadiqin, SH. Ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya aksi kriminalitas di wilayah tersebut yang dinilai telah mengganggu rasa aman masyarakat.

Baca Juga :  DPRA Resmi Menetapkan Peraturan tentang Kode Etik serta Tata Cara Beracara Badan Kehormatan

Menurutnya, kejadian ini tidak boleh dianggap sepele. Jika tidak segera ditangani secara serius, dikhawatirkan akan menimbulkan ketakutan yang lebih luas di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang kerap melintas di jalur tersebut pada malam hari.

“Kita sangat prihatin. Aksi kriminal seperti ini harus segera ditindak tegas. Jangan sampai masyarakat merasa tidak aman di daerahnya sendiri,” tegasnya.

Eddi juga mendesak pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum untuk segera mengambil langkah konkret. Ia menilai peningkatan patroli keamanan, terutama pada jam-jam rawan, menjadi hal yang sangat mendesak untuk dilakukan.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengawasan di titik-titik yang selama ini dikenal rawan tindak kejahatan. Dengan kehadiran aparat secara intensif, diharapkan dapat menekan ruang gerak pelaku kriminal.

Baca Juga :  Stok BBM Banda Aceh–Aceh Besar Aman, DPRK Pastikan Jutaan Liter Tersedia di Terminal Krueng Raya

Tak hanya itu, Eddi turut mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat bepergian pada malam hingga dini hari. Ia menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Keselamatan harus menjadi prioritas bersama. Diperlukan sinergi antara masyarakat dan aparat agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.

Hingga saat ini, masyarakat berharap adanya langkah cepat dan nyata dari pihak berwenang guna meningkatkan keamanan di sepanjang jalur Banda Aceh–Krueng Raya. Dengan pengamanan yang lebih maksimal, diharapkan aktivitas warga dapat kembali berjalan normal tanpa dibayangi rasa takut.(**)

Editor: redaksi

Share :

Baca Juga

Kesehatan

DPRA Lakukan Sidak di RSUDZA,Temukan Ruangan Rusak dan Dokter Mangkir

Parlementarial

Ketua DPRK Irwansyah Audiensi HTMG USK, Dorong Riset Geofisika untuk Mitigasi Bencana Banda Aceh

Aceh

Krisis BBM Aceh Memuncak: DPRA Desak Boikot Pertamina dan Gantikan dengan Petronas

Berita

Ketua DPRK Irwansyah Terima NU Banda Aceh, Sepakat Razia Adil & Dakwah Digital untuk Gen Z

Berita

Komisi VII DPRA Perkuat Baitul Mal Aceh Dengan Perubahan Qanun

Parlementarial

Ketua DPRK Irwansyah Dampingi Gubernur Lepas Kloter Pertama Haji Aceh

Keagamaan

Ketua DPRK Banda Aceh Terima Audiensi PCNU, Perkuat Sinergi Kawal Syariat Islam dan Pembangunan Kota Banda Aceh

Parlementarial

Komisi 1 DPRA Minta Pemerintah Diraja Malaysia Usut Tuntas Kasus Penembakan Warga Aceh