Home / Pemerintah

Minggu, 18 Januari 2026 - 09:56 WIB

Tim EMT Dinkes Aceh Layani 64 Warga Desa Lumut Aceh Tengah

REDAKSI

Tim Emergency Medical Team (EMT) Terpadu Dinas Kesehatan Aceh memberikan pelayanan kesehatan kepada warga Desa Lumut, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (17/1/2026), sebagai upaya memastikan akses layanan kesehatan hingga ke wilayah terpencil.

Tim Emergency Medical Team (EMT) Terpadu Dinas Kesehatan Aceh memberikan pelayanan kesehatan kepada warga Desa Lumut, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (17/1/2026), sebagai upaya memastikan akses layanan kesehatan hingga ke wilayah terpencil.

Aceh Teungah — Komitmen Pemerintah Aceh dalam memastikan akses layanan kesehatan yang merata hingga ke wilayah terpencil kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Tim Emergency Medical Team (EMT) Terpadu Dinas Kesehatan Aceh, khususnya Tim 2 Aceh Tengah, melaksanakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Desa Lumut, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, pada Sabtu (17/1/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 64 warga dari berbagai kelompok usia mendapatkan layanan kesehatan secara langsung dan terpadu. Pelayanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan dasar, serta konsultasi medis sesuai dengan keluhan yang dialami masyarakat setempat.

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal Buka Festival Kopi Koetaradja

Selain pelayanan medis, tim EMT juga memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif. Edukasi yang disampaikan mencakup penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pencegahan penyakit menular, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak hanya itu, masyarakat Desa Lumut juga memperoleh layanan gizi dan kesehatan lingkungan. Tim kesehatan memberikan penyuluhan terkait pemenuhan gizi seimbang, khususnya bagi anak-anak, ibu hamil, dan lansia, serta mengedukasi warga tentang pentingnya sanitasi lingkungan guna mencegah berbagai penyakit berbasis lingkungan.

Baca Juga :  Ketua DPR Aceh Dukung Penuh Upaya Gubernur Tambah Kuota Haji: “Ini Soal Pelayanan Umat”

Berdasarkan hasil pemeriksaan, keluhan kesehatan yang paling banyak ditemukan pada warga antara lain Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), gastritis, artritis, serta dermatitis. Kondisi tersebut dinilai berkaitan dengan faktor cuaca, pola makan, aktivitas fisik, serta kondisi lingkungan masyarakat di wilayah pedesaan dan perbukitan.

Kegiatan pelayanan kesehatan ini merupakan bagian dari komitmen Dinas Kesehatan Aceh dalam memastikan layanan kesehatan tetap hadir dan dapat diakses oleh masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di daerah terpencil dan sulit dijangkau. Melalui program EMT Terpadu, Dinkes Aceh berupaya menjamin kesinambungan layanan kesehatan, terutama dalam situasi darurat maupun kondisi geografis yang menantang.

Baca Juga :  Kanwil Kemenkum Aceh Gelar Sosialisasi Indeks Reformasi Hukum

Dinas Kesehatan Aceh juga menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mendukung program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) serta memperkuat pelayanan promosi dan pencegahan kesehatan (Promkes) di seluruh wilayah Aceh.

Dengan adanya pelayanan ini, diharapkan derajat kesehatan masyarakat Desa Lumut dapat terus meningkat, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan demi kualitas hidup yang lebih baik.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Bupati Aceh Tengah Lantik Khairmansyah sebagai Asisten II Perekonomian dan Pembangunan

Pemerintah

Razia Jam Kerja, Satpol PP & WH Aceh Jaring 13 ASN Nongkrong di Warung Kopi

Parlementarial

DPRA Minta Pemerintah Aceh Perjuangkan PengembalianTanah Blang Padang

Aceh Besar

Pj Bupati Tanam Padi dengan Rice Transplanter di Gampong Bueng

Daerah

Plt Sekda Buka Musrenbang RKPD Kabupaten Aceh Besar 2026

Parlementarial

Anggota DPRA Bunda Salma: Pengawalan Transparan Kasus PT BMU Wajib Dilakukan

Parlementarial

DPRK Banda Aceh Berupaya Mewujudkan Rumah Layak untuk Sang Juru Parkir

Pemerintah

Pj Gubernur Safrizal Buka Festival Kopi Koetaradja