Home / Peristiwa

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Tragedi Lapangan Hijau di Aceh Timur: Tiga Pemain Tersambar Petir, Satu Remaja Tewas

REDAKSI

Tragedi terjadi di lapangan bola Gampong Pante Panah, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, Senin (24/8/2026) sore.

Tragedi terjadi di lapangan bola Gampong Pante Panah, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, Senin (24/8/2026) sore.

ACEH TIMUR – Suasana sorak-sorai pertandingan sepak bola antar dusun di Gampong Pante Panah, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, mendadak berubah menjadi duka mendalam. Tiga orang pemain menjadi korban sambaran petir saat tengah bertanding di lapangan pada Senin (24/8/2026) sore

Camat Pante Bidari, Darkasyi, pada Selasa (25/8/2026) menjelaskan bahwa pertandingan awalnya berjalan normal tanpa kendala. Namun, cuaca tiba-tiba memburuk menjelang petang.

Baca Juga :  Mahasiswa USK Ditemukan Gantung Diri di Asrama, Polisi Lakukan Olah TKP

Berikut adalah kronologi dari kejadian nahas tersebut:

Perubahan Cuaca: Sekitar pukul 17.45 WIB, langit di atas gampong tertutup awan mendung yang disusul oleh hujan turun beserta petir.

Sambaran Petir: Petir menyambar area lapangan dan secara langsung menghantam tiga pemain yang sedang berada di tengah permainan. Sambaran tersebut terjadi sangat cepat sehingga tidak dapat dihindari oleh para korban.

Baca Juga :  Mahasiswi asal Abdya Ditemukan Tewas Gantung Diri di Darussalam Aceh Besar

Kepanikan di Lapangan: Insiden ini seketika menghentikan jalannya pertandingan. Penonton dan warga setempat panik, namun segera bergotong royong membantu proses evakuasi korban ke rumah sakit terdekat.

Identitas dan Kondisi Korban

Diketahui, ketiga korban merupakan warga asli Gampong Pante Panah. Berikut adalah rincian kondisi para korban:

1. Aril Ramdan (17 tahun) – Meninggal Dunia. Korban tewas seketika di lokasi kejadian sesaat setelah tersambar petir. “Aril masih berusia remaja, dia jadi korban dalam kejadian nahas ini,” tutur Darkasyi.

Baca Juga :  Tiga Rumah Ludes Terbakar di Bireuen Dini Hari, 5 KK Kehilangan Harta Benda

2. Syawal Fazli (26 tahun) – Luka-luka.

3. Halim Wahidin (22 tahun) – Luka-luka.

Terkait kondisi korban selamat, Camat Darkasyi memastikan bahwa keduanya telah ditangani oleh tenaga medis profesional.

“Sampai saat ini kedua pemain masih dirawat di RSUD Zubir Mahmud, dengan perawatan intensif,” tutupnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Waspada Cuaca “Galau”, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Masa Pancaroba

Peristiwa

Polsek Baitussalam komitmen Tangani Kasus Pencurian dan Pengancaman

Daerah

Aspal Jembatan Kembar Peureulak Terancam Ambruk, Warga Khawatir Keselamatan Pengguna Jalan

Peristiwa

PWI Siapkan Langkah Hukum Terkait Insiden di Lapangan Bumigas Tanah Luas

Aceh Besar

Liburan Berujung Duka, Remaja Aceh Besar Hilang di Laut

Internasional

Pagi Ini Mindanao Filipina Berguncang 7,8 SR: Indonesia Masuk Zona Peringatan Tsunami

Peristiwa

Gempa Tektonik M5,8 Guncang Flores NTT, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Daerah

Polres Pidie Jaya dan Tim Gabungan Temukan Santri yang Hanyut di Jangka Buya