Home / Aceh Besar / Pemerintah

Kamis, 22 Mei 2025 - 17:37 WIB

Wabup Aceh Besar Sambut Wamendagri Bima Arya pada Musdesus di Bueng Sidom

REDAKSI

Wabup Aceh Besar Drs. Syukri A. Jalil menyambut kedatangan Wamendagri Bima Arya Sugiarto dalam agenda Musdesus Sosialisasi dan Pembentukan Koperasi Merah Putih di Komplek Masjid Gampong Bueng Sidom, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (22/5/2025). FOTO/PROKOPIM ACEH BESAR

Wabup Aceh Besar Drs. Syukri A. Jalil menyambut kedatangan Wamendagri Bima Arya Sugiarto dalam agenda Musdesus Sosialisasi dan Pembentukan Koperasi Merah Putih di Komplek Masjid Gampong Bueng Sidom, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (22/5/2025). FOTO/PROKOPIM ACEH BESAR

Sosialisasi dan Pembentukan Koperasi Merah Putih

Kota Jantho — Wakil Bupati (Wabup) Aceh Besar Drs. Syukri A. Jalil menyambut kedatangan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto dalam agenda Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Sosialisasi dan Pembentukan Koperasi Merah Putih (KMP) di Kantor Keuchik Bueng Sidom, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (22/5/2025).

Kehadiran Wamendagri di Bumi Aceh Besar disambut dengan penuh khidmat dan kearifan lokal. Upacara penyambutan dilakukan secara adat dengan prosesi Peumulia Jamee atau memuliakan tamu, sebuah tradisi khas Aceh yang mencerminkan penghormatan tinggi kepada tamu penting.

Usai mengukuhkan Pengurus Koperasi Merah Putih Gampong Bueng Sidom, Wamendagri Bima Arya menyampaikan, koperasi ini merupakan program strategis pemerintah pusat untuk membangun ekonomi kerakyatan dari desa.

“Koperasi Merah Putih ini bukan sekadar lembaga ekonomi, tapi simbol kemandirian desa. Jika dikelola dengan baik, koperasi ini bisa menjadi tulang punggung perekonomian rakyat,” ujar Bima Arya.

Baca Juga :  Antisipasi Bencana, BPBD Aceh Besar Siagakan Personel di 10 Pos Damkar

Ia juga menyarankan agar pengurus koperasi menyusun perencanaan usaha sesuai potensi lokal dan mengajukan bantuan langsung ke kementerian terkait.

“Saya ingin koperasi ini tidak hanya menjadi tempat simpan pinjam, tapi juga menjadi laboratorium inovasi desa. Mari kita manfaatkan potensi gampong secara maksimal,” tegasnya.

Wamendagri turut menekankan bahwa proses legalisasi koperasi harus segera dilakukan, dan dapat difasilitasi oleh pemerintah kabupaten melalui dukungan dana daerah.

“Pemerintah pusat siap mendukung, tapi proses harus cepat. Legalitas harus segera dituntaskan agar koperasi bisa langsung bergerak, karena Presiden akan meulanching KMP ini secara serentak pada 31 Mei mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Besar Drs. Syukri A. Jalil mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas kunjungan Wamendagri ke daerahnya.

“Kunjungan ini bukan hanya bentuk perhatian pusat, tapi juga energi baru bagi pembangunan gampong kita,” ujar Syukri.

Ia menegaskan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih merupakan momentum penting dalam membangkitkan ekonomi berbasis komunitas.

Baca Juga :  Syech Muharram Apresiasi Peran MAA dalam Pelestarian Adat Aceh

“Kami percaya, jika gampong kuat, maka negara pun akan kuat. Koperasi ini adalah jalan kita bersama menuju kesejahteraan rakyat,” katanya penuh semangat.

“Kita ingin koperasi ini jadi milik bersama. Bukan hanya tempat simpan uang, tapi tempat tumbuhnya mimpi dan kesejahteraan masyarakat gampong,” tambah Syukri.

Mengusung tema “Kopdes Bangkit, Warga Sejahtera”, acara Musdesus ini menjadi titik awal pembentukan Koperasi Merah Putih di tingkat gampong sebagai bentuk implementasi Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025.

“Kami berharap KMP ini tidak hanya menjadi tempat simpan pinjam, tapi juga pusat inovasi ekonomi gampong. Mari kita kelola potensi lokal menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan,” lanjut Syukri.

Wabup Aceh Besar juga mengajak seluruh masyarakat dan perangkat gampong untuk menyambut program ini dengan semangat gotong royong.

“Inilah saatnya kita buktikan bahwa gampong bisa menjadi motor penggerak pembangunan. Jangan ragu untuk berinisiatif, karena pemerintah hadir untuk mendukung,” tegasnya.

Baca Juga :  Asisten III Sekdakab Aceh Besar Hadiri Buka Puasa Bersama di Meunasah An-Nikmah Aron

Hal senada juga disampaikan Camat Blang Bintang Kamil Zuhri, S.STP., M.Si., ia mengatakan, pembentukan KMP adalah amanah langsung dari Presiden RI dan akan menjadi wadah ekonomi produktif yang menyentuh langsung masyarakat desa. Nama koperasi akan dibahas bersama secara partisipatif.

Dengan semangat kolaborasi antara pusat dan daerah, KMP diharapkan menjadi titik balik bangkitnya ekonomi desa. Gampong Bueng Sidom menjadi pionir perubahan, membawa harapan bagi masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Aceh Besar.

Kegiatan ditutup dengan dialog terbuka antara Wamendagri dan warga, serta penandatanganan berita acara pembentukan koperasi.

Turut hadir mendampingi Wabup Aceh Besar dalam acara ini antara lain Asisten I dan II Setdakab Aceh Besar, Kepala DPMG Aceh, Kadiskopukmdag Aceh Besar, Kadis Dukcapil, Kadispora, Kadis PUPR, Kadis DPMPTSP, Kadisdikbud, Inspektur Aceh Besar, serta Forkopimcam Blang Bintang, para Geuchik, perangkat gampong, pendamping desa, dan warga Gampong Bueng Sidom.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Pencairan SPM Tertahan di BPKD Lhokseumawe, Plt Kepala BPKD : Arahan Walikota

Aceh Besar

Nelayan Pulo Aceh Hilang Saat Melaut di Perairan Aceh Besar, Pencarian Masih Berlangsung

Aceh Besar

Wujudkan Lumbung Pangan Nasional, Aceh Besar Gelar Rapat Turun Sawah MT Gadu dan Rendengan Tahun 2025/2026

Aceh Besar

Camat Darul Imarah Kembali Salurkan 1.680 Tabung Melon LPG 3 Kg

Parlementarial

Komisi II DPRA Rumuskan Rencana Aksi Cepat Penanganan Pasca-Bencana Hidrometeorologi di Aceh

Pemerintah

Tim EMT Dinkes Aceh Layani 64 Warga Desa Lumut Aceh Tengah

Aceh Besar

Tim Diskominfo Aceh Besar Latih Operator DPMG dan DLH Terkait E-Office

Aceh Besar

Untuk Mudah Masyarakat Buat Pengaduan, Satpol PP dan WH Aceh Besar Luncurkan Call Center