Home / Hukrim

Jumat, 3 Januari 2025 - 08:09 WIB

4 Warga yang Bantu Serka Holmes Bunuh Eks TNI Jadi Tersangka

REDAKSI

MEDAN, – Polisi telah menetapkan empat warga sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan mantan prajurit TNI, Andreas Sianipar (44).

Keempat tersangka tersebut beraksi bersama Serka Holmes, yang diduga sebagai otak dari kejahatan ini. Kepala Polrestabes Medan, Kombes Gidion Arif Setyawan, mengungkapkan identitas keempat tersangka, yaitu CJS (23), MFIH (25), FA (37), dan F (45).

Gidion menjelaskan peran masing-masing pelaku dalam aksi keji tersebut.

“CJS berperan menjemput paksa korban dan membawanya ke rumah Holmes. MFIH memukul, menendang, hingga menebas kaki korban menggunakan parang panjang,” kata Gidion dalam konferensi pers di Polrestabes Medan pada Jumat (3/1/2025).
Gidion menjelaskan, FA terlibat dengan memukul dada korban berkali-kali dan membantu Holmes mengikat kaki dan tangan korban.

Baca Juga :  Polsek Kuta Alam Tangkap Pengutip Sumbangan yang Mengatasnamakan Dayah

“Kemudian F yang kemarin subuh kita tangkap, perannya melakukan pemukulan menggunakan tangan dan selang,” ucap Gidion.

Saat ini, keempat tersangka telah ditahan di Satreskrim Polrestabes Medan dan disangkakan dengan Pasal 170 Ayat 3 dan Subs Pasal 333 Ayat 3 KUHPidana, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Baca Juga :  Gagalkan Transaksi Narkoba, Polres Aceh Tamiang Ringkus Satu Tersangka dan Kokain Dua Kilogram

Sebelumnya, Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen Rio Firdianto, mengonfirmasi bahwa Serka Holmes juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Andreas.

Holmes disangkakan Pasal 340 KUHP dan saat ini ditahan di Pomdam I/BB untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga :  Vonis Ringan 20 Tahun Polisi Kurir 141 Kg Ganja ke Sumbar Bikin Jaksa Banding

Peristiwa yang menimpa Andreas terjadi pada 8 Desember 2024, ketika ia diculik dari Desa Paya Geli, Deli Serdang, dan dibawa ke kediaman Holmes.

Korban kemudian dianiaya hingga tewas, dan jenazahnya dibawa ke Kabupaten Labuhanbatu Utara. Jenazah Andreas ditemukan pada Sabtu (21/12/2024) dalam kondisi mengenaskan, terikat dan dimasukkan ke dalam sumur tua yang ditutup dengan bebatuan serta tandan buah sawit, dengan mata dan mulut dilakban.

Share :

Baca Juga

Hukrim

. Merasa Difitnah, Almuniza Kamal Tempuh Jalur Hukum terhadap Modus Aceh

Hukrim

Mantan Kades dan Caleg DPRD Jadi Buronan Dalam Kasus Penyelundupan 45 Bungkus Sabu di Aceh Timur

Berita

Ternyata Pembobol Toko Elektronik di Lambaro Juga Sikat Motor Warga Sebelumnya

Hukrim

Bareskrim Ungkap Kasus Penipuan Trading, Korban Alami Kerugian Rp105 M

Hukrim

Polresta Banda Aceh Tangkap Pemerkosa Anak di Bawah Umur

Berita

TNI AL Jelaskan soal Senpi Oknum Anggota dalam Penembakan Bos Rental Mobil

Daerah

Polres Bener Meriah Ungkap Kasus Curanmor, Pelaku Diringkus Kurang dari Tiga Jam

Hukrim

Ungkap Kasus Curanmor, Polresta Banda Aceh Amankan 6 Unit Motor Curian