Home / Internasional / Pemerintah Aceh

Senin, 13 Oktober 2025 - 21:38 WIB

Gubernur Mualem Paparkan Potensi Investasi di Forum ASEAN–Tiongkok

REDAKSI

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, di dampingi Dirut. PT. PEMA Mawardi Nur serta TIM DPMPTSP menghadiri serta memaparkan serangkaian peluang investasi strategis Aceh di hadapan para investor Tiongkok & Asean pada Forum Konferensi Pengembangan kerja sama pangan & Pertanian China (Henan) - ASEAN 2025 di Zhengzhou, Tiongkok, Senin, (13 Okt 2025). Foto : Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, di dampingi Dirut. PT. PEMA Mawardi Nur serta TIM DPMPTSP menghadiri serta memaparkan serangkaian peluang investasi strategis Aceh di hadapan para investor Tiongkok & Asean pada Forum Konferensi Pengembangan kerja sama pangan & Pertanian China (Henan) - ASEAN 2025 di Zhengzhou, Tiongkok, Senin, (13 Okt 2025). Foto : Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Tiongkok – Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, memaparkan berbagai peluang investasi strategis di Aceh di hadapan para investor dari Tiongkok dan negara-negara ASEAN dalam ajang China (Henan)-ASEAN Food and Agricultural Cooperation Development Conference 2025 yang digelar di Zhengzhou, Senin, 13/10.

Dalam forum internasional tersebut, Mualem, sapaan akrab Gubernur Aceh menekankan pentingnya kolaborasi konkret antarnegara dalam memperkuat ketahanan pangan dan investasi berkelanjutan. Salah satu agenda utama acara itu adalah penandatanganan Nota Kesepahaman antara Badan Usaha Milik Daerah Aceh yaitu PT Pembangunan Aceh (PEMA), dengan perusahaan teknologi asal Henan, Zhongke Holdings Green Technology Co., Ltd.

Baca Juga :  Pertama dalam Sejarah, Aceh Tuan Rumah Indonesia Fencing Championship

Kemitraan tersebut difokuskan pada pembangunan kawasan industri unggas dan telur canggih berteknologi tinggi serta ramah lingkungan di Aceh. Proyek ini disebut sebagai langkah nyata Pemerintah Aceh untuk memperkuat kemandirian pangan sekaligus membuka lapangan kerja baru di sektor pertanian modern.

“Konferensi ini bukan hanya tempat berdiskusi, tetapi katalisator untuk bertindak. Hari ini, kita bergerak dari dialog menuju kemitraan konkret,” ujar Mualem.

Gubernur menyebut proyek kerja sama ini sebagai “contoh cemerlang dari kolaborasi bermanfaat” yang diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas, transfer teknologi, serta memperluas jejaring ekonomi Aceh di tingkat internasional.

Selain sektor agribisnis, Mualem juga memanfaatkan forum tersebut untuk memperkenalkan potensi sumber daya alam Aceh yang melimpah, seperti emas, tembaga, besi, dan batu bara, serta peluang investasi di industri minyak dan gas bumi yang telah menjadi salah satu pilar ekonomi utama Aceh.

Baca Juga :  Wagub Fadhlullah Minta Dukungan Komisi IX DPR RI untuk Penguatan Layanan Kesehatan di Aceh

Menurutnya, posisi geografis Aceh yang strategis—berada di jalur utama pelayaran internasional dan pintu masuk barat Indonesia—menjadi nilai tambah besar bagi para investor asing.

“Kemitraan ini menawarkan gerbang strategis menuju pasar Indonesia dan ASEAN yang lebih luas bagi para mitra dari Tiongkok,” ujar Mualem.

Mualem juga menegaskan bahwa Pemerintah Aceh berkomitmen untuk menciptakan iklim investasi yang sehat, transparan, dan berkelanjutan, dengan dukungan penuh dari regulasi dan kebijakan pemerintah pusat.

Baca Juga :  Badan Gizi Nasional Bakal Dirikan SPPG di Wilayah 3T di Setiap Kabupaten/Kota di Aceh 

Gubernur menyebut pihaknya akan terus memperkuat kolaborasi lintas negara. “Mari kita terus membangun jembatan kerja sama, inovasi, dan persahabatan ini demi kemajuan bersama,” ujarnya.

Dalam kunjungan kerja ini, Gubernur ikut didampingi oleh sejumlah pejabat dan delegasi bisnis utama dari Aceh. Antara lain Rahmadhani dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, Staf Ahli Gubernur Aceh Teuku Irsyadi, Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (PEMA) Mawardi Nur, serta Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh Muhammad Iqbal. []

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Buka Puasa di Rumah Dinas Sekda Aceh Berlangsung Hangat, Gubernur Mualem dan Wakapolda Turut Hadir

Pemerintah Aceh

Satgas Luruskan Klaim Huntara Aceh Rampung 100 Persen, Realisasi Baru 19,9 Persen

Nasional

Perkuat Kolaborasi, Ketua PKK Aceh Kunjungi Dirjen Bina Adwil Kemendagri

Pemerintah Aceh

Audiensi dengan Sekjen Kemenkeu, Gubernur Mualem: Kita Minta Tambahan Anggaran

Berita

Akun Fb Palsu Atas Namakan Ketua PKK Aceh, Masyarakat Diminta Berhati-Hati 

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Dorong Purna Praja IPDN Tegakkan Nilai Kekhususan Aceh

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Sambut Tim BPK, Tegaskan Komitmen Pemerintah pada Transparansi dan Akuntabilitas ‎

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Minta Tambahan Sapi Meugang Jelang Lebaran