Banda Aceh — Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Banda Aceh bekerjasama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Aceh melaksanakan kegiatan kolaborasi Sosialisasi Tehnis Pengumpulan Uang atau Barang Pada Aksi Sosial Masyarakat, dilaksanakan pada Senin, 15 Juni 2026 di Aula FDK UIN Ar-Raniry.
Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Ar-Raniry Prof. Dr. Kusmawati Hatta, M.Pd, dalam sambutannya mengatakan Kegiatan Sosialisasi ini penting untuk menjelaskan mekanisme tehnis pengumpulan uang, barang dan dana sosial, bagaimana kita harus bersikap, berprilaku dan berjuang, sudah ada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang menjadi regulasi, perlu kita pahami bersama. Perwakilan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) yang hadir nantinya dapat menyampaikan kepada teman-teman lain agar mampu mengimplementasikan dengan baik nantinya agar tidak ada kesalahpahaman di lapangan.
Prof. Kusmawati menambahkan kita perlu bersikap cerdas, dengan kondisi saat ini yang sedang tidak baik-baik saja. Orang boleh mengungkapkan apa saja ke media sosial yang mungkin info tidak tersampaikan secara baik dan benar, untuk itu kebenaran informasi menjadi penting ditanyakan kepada ahlinya (expert), sebagaimana islam menjelaskan sesuatu yang ditempatkan bukan pada tempatnya maka tunggulah kehancurannya, “kehadiran Dinas Sosial di sini untuk membuka ruang sosialisasi dan diskusi tentang tehnis pengumpulan uang dan barang pada kegiatan sosial di masyarakat”, pungkasnya.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Aceh Budi Afrizal, S.KM., M.KM., dalam pembukaan acaranya mengatakan bahwa Sosialisasi ini dilakukan agar kegiatan sosial yang dilakukan masyarakat nanti sesuai dengan prosedur yang ada. “Terkait dengan pengumpulan uang dan barang pada bencana, ini memang menjadi tupoksinya Dinsos Aceh, tujuannya untuk menertibkan kegiatan kemasyarakatan, yang memang nampaknya baik tetapi kalau tidak terpantau ini akan berakibat terjadinya berbagai macam permasalahan sosial yang baru”. Pungkasnya
Budi Afrizal menambahkan “pengumpulan uang dan barang merupakan salah satu partisipasi masyarakat dalam mewujudkan kepedulian sosial dan semangat gotong royong, banyak yang menggalang dana tetapi tidak terdata, sehingga tidak ada laporan resminya, sehingga rentan terhadap praktik penipuan yang mengatasnamakan kegiatan sosial dan penggalangan dana, yang dapat merugikan masyarakat”, pungkasnya.
Ketua Panitia Cut Aja Nurullah, S.H., M.M.. Kabid pemberdayaan sosial dalam laporannya mengatakan bahwa “pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini bertujuan; Pertama, untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan mahasiswa mengenai mekanisme pengumpulan barang atau uang agar dapat dilaksanakan secara tertib, transparan dan akuntabel sesuai dengan peraturan yang berlaku, kedua meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait informasi yang benar sehingga terhindar dari penyalahgunaan atau penipuan yang mengatasnamakan kegiatan sosial, Ketiga, meningkatkan kualitas pelayanan publik khususnya pelayanan pemberian rekomendasi dan penertiban titik pengumpulan uang dan barang oleh Dinas Sosial Aceh”, pungkasnya.
Kegiatan ini diikuti oleh unsur pimpinan FDK UIN Ar-Raniry, Dinsos Aceh, para pemateri yaitu Safriani, S. Psi., MM (Dinsos Aceh), Ipda Nurul SH, (Densus 88 Polda Aceh), dan Dr. Sabirin, MSi, (Akademisi). Perwakilan peserta dari Mahasiswa FDK terdiri dari mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Bimbingan dan Konseling Islam, Manajemen Dakwah, Pengembangan Masyarakat Islam, Kesejahteraan Sosial dan Prodi Manajemen Haji dan Umrah, kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan diakhir dengan foto bersama. [ ]
Editor: Redaksi









