Home / Daerah / Tni-Polri

Minggu, 28 Desember 2025 - 12:11 WIB

Satgas Gulbencal Bangun Jembatan Bailey di Desa Lot Bener, Kecamatan Bener Kelipah, Bener Meriah

REDAKSI

Dandim 0119/Bener Meriah, Letkol Inf Ahmad Fauzi, saat memberikan instruksi terkait persiapan pembangunan jembatan Bailey di Bener Meriah, Sabtu (27/12/2025).

Dandim 0119/Bener Meriah, Letkol Inf Ahmad Fauzi, saat memberikan instruksi terkait persiapan pembangunan jembatan Bailey di Bener Meriah, Sabtu (27/12/2025).

Bener Meriah — Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) melaksanakan pembangunan jembatan darurat tipe Bailey sebagai upaya pemulihan akses transportasi masyarakat pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Bener Meriah. Jembatan tersebut dibangun untuk menghubungkan Desa Lot Bener, Kecamatan Bener Kelipah, dengan Desa Bener Pepanyi, Kecamatan Permata, pada Sabtu (27/12/2025).

Komandan Kodim 0119/Bener Meriah, Letkol Inf Ahmad Fauzi, mengatakan bahwa pembangunan jembatan Bailey ini merupakan langkah cepat dalam menanggapi dampak bencana alam yang menyebabkan terputusnya akses penghubung antarwilayah. Kondisi tersebut sebelumnya sangat menghambat mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta aktivitas perekonomian warga setempat.

Baca Juga :  SPS Aceh Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

“Pembangunan jembatan ini dilakukan sebagai upaya pemulihan akses transportasi dan mobilitas masyarakat pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang merusak jembatan penghubung antara Desa Lot Bener Kecamatan Bener Kelipah dengan Desa Bener Pepanyi Kecamatan Permata,” ujar Dandim.

Lebih lanjut dijelaskan, jembatan Bailey yang dibangun bersifat sementara dan difungsikan sebagai pengganti jembatan permanen yang rusak parah akibat terjangan banjir bandang. Pekerjaan pembangunan jembatan ini dilaksanakan oleh personel Yonzipur 3/YW yang tergabung dalam Satgas Gulbencal.

Baca Juga :  Pembangunan Jembatan Bailey Teupin Reudep yang menghubungkan Bireuen - Aceh Utara Capai 99 %

Dalam proses pengerjaannya, pembangunan jembatan melibatkan sinergi antara TNI, unsur pemerintah daerah, serta dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat penyelesaian pembangunan sehingga jembatan segera dapat dimanfaatkan oleh warga.

Dandim juga menyampaikan bahwa meskipun saat ini progres pembangunan masih berada pada tahap awal atau nol persen, Satgas Gulbencal di lapangan terus melakukan persiapan secara intensif. Persiapan tersebut meliputi pembangunan landasan jembatan, penataan lokasi, serta penyiapan peralatan dan material pendukung lainnya.

Baca Juga :  Pangdam Iskandar Muda Tegaskan Komitmen Kawal Program Makan Bergizi Gratis di Aceh

“Satgas di lapangan terus bekerja dan mempersiapkan segala kebutuhan teknis agar proses pembangunan jembatan dapat berjalan dengan lancar dan sesuai rencana,” tambahnya.

Dengan dibangunnya jembatan Bailey ini, diharapkan akses antar kecamatan dapat kembali normal, sehingga aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial, dapat berjalan kembali seperti sediakala.

“Kami berharap keberadaan jembatan Bailey ini dapat mempercepat pemulihan perekonomian masyarakat pascabencana, serta mendukung kelancaran aktivitas warga dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Letkol Inf Ahmad Fauzi.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

Kapolri Apresiasi Perilisan Lagu ‘Mudik Aman, Keluarga Nyaman’

Aceh

Pangdam Iskandar Muda dan Kajati Aceh Perkuat Sinergi untuk Aceh Damai dan Maju

Aceh Besar

Pagar Meunasah Ruyong Ambruk Tergerus Hujan Deras

Daerah

Mualem Buka Aceh Perkusi 2025

Daerah

Warga Aceh Timur Geger, Temukan Rembesan Solar Muncul dari Perut Bumi Usai Banjir

Berita

Bertambah! Sudah 73 Motor Pemudik Titip di Polsek Jajaran, Ini Pesan dari Polresta Banda Aceh

Daerah

Kodim 0116/Nagan Raya Percepat Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Blang Meurandeh, Nagan Raya.

Aceh Besar

Pelayanan Publik Makin Diminati, MPP Aceh Besar Ramai di Awal 2026