Langsa — Aksi pencurian kembali menyasar Sekretariat KNPI Kota Langsa yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Langsa Kota. Dalam aksi kali ini, kawanan maling tidak hanya menggasak sejumlah aset berharga, tetapi juga merusak berbagai fasilitas gedung organisasi kepemudaan tersebut.
Peristiwa pembobolan ini diduga kuat terjadi pada Kamis (4/6/2026) malam. Pelaku dilaporkan berhasil membawa kabur seluruh jaringan instalasi listrik, lampu penerangan, hingga pintu kaca berbingkai aluminium di bagian tengah gedung.
Sudah Tiga Kali Kemalingan
Wakil Ketua KNPI Kota Langsa, Raja Saputra, mengungkapkan rasa herannya atas kejadian tersebut pada Jumat (5/6/2026). Ia menyebutkan bahwa aksi pencurian di gedung tersebut bukanlah yang pertama kali terjadi.
“Pencurian kabel dan instalasi listrik ini sudah terjadi tiga kali. Sebelumnya kursi dan sejumlah aset lainnya juga pernah hilang,” kata Raja.
Raja menambahkan, jaringan listrik yang baru dipasang sekitar dua pekan lalu itu sebenarnya berada di posisi yang relatif sulit dijangkau. Namun, pelaku tetap mampu membongkarnya.
“Ini menunjukkan pelakunya cukup berpengalaman. Semua kabel yang tertanam dan lampu penerangan disapu bersih,” ujarnya.
Fasilitas Dirusak dan Dijarah
Keluhan senada juga disampaikan oleh Wakil Sekretaris KNPI Kota Langsa, Riduan SPd (akrab disapa Kevin). Ia menjelaskan bahwa hampir seluruh fasilitas yang baru diperbaiki selalu berakhir menjadi sasaran penjarahan.
Beberapa fasilitas yang pernah dan baru saja hilang meliputi:
Kabel listrik dan alat pengaman arus.
Perabotan gedung.
Jaringan pipa air (tandon dan mesin pompa sempat diamankan pengurus).
Pintu dan perlengkapan kamar mandi di bagian belakang gedung.
“Bukan hanya mencuri, mereka juga merusak berbagai fasilitas yang ada di gedung KNPI,” tegas Kevin.
Ketua KNPI Minta Polisi Usut Tuntas
Merespons kejadian yang terus berulang ini, Ketua KNPI Kota Langsa, Dr. Rizki Maulana, mengecam keras tindakan para pelaku. Ia menegaskan bahwa fasilitas yang dirusak merupakan aset milik pemuda Kota Langsa yang aktif digunakan untuk kegiatan organisasi dan kemahasiswaan.
“Kalau seluruh jaringan listrik dicuri, bagaimana gedung ini bisa digunakan kembali? Padahal fasilitas ini sering dimanfaatkan organisasi kepemudaan dan mahasiswa untuk berbagai kegiatan,” sesal Rizki.
Pihak KNPI Kota Langsa pun meminta aparat kepolisian untuk bergerak cepat mengusut tuntas kasus ini dan segera menangkap pelaku yang telah meresahkan tersebut.
“Kasus ini sudah pernah kami laporkan. Kami berharap polisi dapat segera mengungkap dan menangkap para pelakunya agar kejadian serupa tidak terus berulang,” pungkas Rizki.
Editor: Redaksi









