Home / Daerah / Pendidikan

Senin, 5 Januari 2026 - 23:18 WIB

Peusijuek Awali Hari Pertama Sekolah Siswa SMA Negeri 1 Matangkuli Pascabanjir

REDAKSI

Ketua Komite SMA Negeri 1 Matangkuli, Tgk. H. Ismail Ishak, saat memimpin prosesi peusijuek (tepung tawar) pada hari pertama sekolah Semester II di Matangkuli, Aceh Utara, Senin (5/1/2026).

Ketua Komite SMA Negeri 1 Matangkuli, Tgk. H. Ismail Ishak, saat memimpin prosesi peusijuek (tepung tawar) pada hari pertama sekolah Semester II di Matangkuli, Aceh Utara, Senin (5/1/2026).

Aceh Utara — SMA Negeri 1 Matangkuli kembali menggelar pembelajaran tatap muka secara normal setelah terdampak banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada 26 November 2025 lalu. Banjir tersebut sempat menggenangi lingkungan sekolah dengan endapan lumpur cukup tebal, menyebabkan aktivitas belajar mengajar terhenti sementara.

Memasuki hari pertama sekolah Semester II Tahun Pelajaran 2025–2026, Senin (5/1/2026), aktivitas pendidikan di SMA Negeri 1 Matangkuli diawali dengan pelaksanaan peusijuek bagi seluruh warga sekolah. Kegiatan ini menjadi simbol rasa syukur sekaligus doa bersama agar proses pembelajaran pascabencana dapat berjalan lancar dan penuh keberkahan.

Antusiasme tersebut tercermin dari tingkat kehadiran siswa yang mencapai sekitar 94 persen dari total 565 siswa, sementara kehadiran guru dan tenaga kependidikan mencapai 100 persen. Kondisi ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan, ketangguhan, dan tekad seluruh warga SMA Negeri 1 Matangkuli untuk bangkit dan melanjutkan pendidikan di tengah keterbatasan pascabencana.

Baca Juga :  Pangdam Iskandar Muda Menerima Audiensi PT. Indolok Bakti Utama

Peusijuek berlangsung khidmat dengan rangkaian dzikir, shalawat, serta doa yang dipimpin oleh Tgk. H. Ismail Ishak, ayahanda Walid Landing sekaligus Ketua Komite SMA Negeri 1 Matangkuli. Dalam tausiahnya, Tgk. Ismail menekankan pentingnya sikap ridha dan keikhlasan dalam menghadapi musibah. Menurutnya, setiap bencana merupakan ketentuan Allah SWT dan mengandung pelajaran berharga bagi siapa saja yang mau mengambil hikmah.

“Musibah adalah bagian dari takdir Allah. Dengan ridha dan iman yang kuat, setiap cobaan akan menjadi jalan kebaikan,” ujarnya, seraya mengutip doa yang dikenal dalam bulan Rajab.

Baca Juga :  PT PEMA Jalin Silaturahmi dan Sinergitas dengan POLDA Aceh

Kepala SMA Negeri 1 Matangkuli, Khairuddin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur karena sekolah dapat kembali beroperasi pada awal semester meskipun masih dalam keterbatasan. Ia menjelaskan bahwa seluruh ruang kelas sudah dapat digunakan, namun beberapa di antaranya belum memiliki fasilitas belajar yang memadai.

“Sejumlah kelas terpaksa melaksanakan pembelajaran di lantai karena kursi dan meja rusak akibat terendam banjir,” jelas Khairuddin.

Ia menjelaskan, secara umum SMA Negeri 1 Matangkuli tidak mengalami kerusakan bangunan berat. Kerusakan hanya terjadi pada beberapa lantai ruang kelas. Meski demikian, semangat siswa untuk kembali belajar tetap tinggi. Sejumlah siswa terlihat hadir tanpa mengenakan seragam lengkap, bahkan ada yang menggunakan sandal karena sepatu mereka rusak atau hilang akibat banjir.

Baca Juga :  Ada Dukungan Pemodal di Balik Masih Adanya Petani Ganja di Aceh

Ia juga mengajak seluruh warga sekolah untuk terus bersyukur dan saling menguatkan atas kondisi yang ada, karena SMA Negeri 1 Matangkuli masih diberi kesempatan untuk kembali melaksanakan pembelajaran meskipun dalam keterbatasan pascabanjir.

“Menurutnya, rasa syukur tersebut semakin bermakna ketika melihat masih banyak sekolah lain yang hingga saat ini belum dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar akibat kerusakan bangunan yang cukup parah maupun proses pembersihan lingkungan sekolah yang belum sepenuhnya selesai,” tutupnya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Aceh Besar Hadiri CDD Bandara SIM

Daerah

Kasad Kirim Bantuan Personel dan Peralatan Zeni untuk Percepatan Pemulihan Banjir Aceh

Daerah

Wagub Aceh Salurkan Bantuan Logistik Darurat Bencana untuk Pidie dan Bireuen

Berita

Pangdam Iskandar Muda Tinjau Lokasi Peternakan Bersama Wakil Gubernur Aceh

Berita

Sahuti Instruksi Gubernur, Kepala DPMPTSP Aceh Galang Bantuan Kemanusiaan Buat Palestina

Daerah

KIP Nagan Raya Geser Penetapan Bupati dan Wabup Terpilih pada 8 Januari 2025, Awalnya Dipercepat

Daerah

Liga 4 Aceh 2025: Aceh Barat Siap Lahirkan Pemain Sepak Bola Berbakat

Daerah

Puluhan Mahasiswa di Bireuen Gelar Aksi Damai, Desak Pemerintah Tetapkan Aceh Bencana Nasional