Home / Berita / Pemerintah Aceh

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:54 WIB

Korban Banjir Aceh Terima Bantuan Rp2,5 Miliar dari PT Tiara Marga Trakindo

REDAKSI

Sekda Aceh M. Nasir, S.IP, MPA menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp 2,5 miliar dari PT Tiara Marga Trakindo (TMT) di Kantor Gubernur Aceh, Rabu (14/1/2026). Bantuan tersebut akan dikelola Human Initiative melalui berbagai program penanganan korban banjir di Aceh. Selain dana tunai, TMT juga menyalurkan bantuan sandang dan pangan bagi warga terdampak.

Sekda Aceh M. Nasir, S.IP, MPA menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp 2,5 miliar dari PT Tiara Marga Trakindo (TMT) di Kantor Gubernur Aceh, Rabu (14/1/2026). Bantuan tersebut akan dikelola Human Initiative melalui berbagai program penanganan korban banjir di Aceh. Selain dana tunai, TMT juga menyalurkan bantuan sandang dan pangan bagi warga terdampak.

Banda Aceh — Korban banjir di Aceh menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar dari PT Tiara Marga Trakindo (TMT). Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, di Kantor Gubernur Aceh, Rabu (14/1/2026).

Bantuan yang disalurkan melalui organisasi kemanusiaan Human Initiative ini akan digunakan untuk membentuk berbagai program penanganan korban banjir di sejumlah wilayah Aceh. Dalam kesempatan ini TMT juga memberikan bantuan sandang dan pangan bagi masyarakat terdampak.

Baca Juga :  Pemerintah Mulai Drop Bantuan dari Udara ke Wilayah Banjir Aceh

Bantuan diserahkan oleh Perwakilan Manajemen TMT Group, Iwan Hermawan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Perwakilan TMT Group Anggun Fariza, Branch Head Trakindo Aceh Fikri Mukhlis, Vice President Human Initiative Romi Ardiansyah, serta Vice President Human Initiative Andjar Radite.

Dalam arahannya, Sekda Aceh M. Nasir menyampaikan apresiasi atas kepedulian dunia usaha dan lembaga kemanusiaan dalam membantu masyarakat Aceh yang terdampak banjir. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Aceh terus mengajak organisasi masyarakat sipil (CSO) dan dunia usaha untuk berpartisipasi aktif dalam penanganan dampak bencana.

Baca Juga :  Sekda Aceh Lakukan Pembinaan Pada PKN Tingkat II 2025

“Kami mengajak perusahaan-perusahaan untuk merevisi program CSR-nya, dari kegiatan rutin menjadi kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi bagi korban banjir,” kata M. Nasir.

Sekda juga menjelaskan progres penanganan bencana yang tengah dilakukan Pemerintah Aceh. Menurutnya, tantangan utama saat ini adalah proses pembersihan pascabanjir karena keterbatasan lokasi pembuangan lumpur yang memadai. Ia menyebutkan jumlah rumah rusak akibat banjir di Aceh mencapai sekitar 145 ribu unit, dengan data yang masih terus bergerak naik turun.

Baca Juga :  Yonif 117/KY Latihan Menembak Reaksi, Danrem 012/TU Tekankan Profesionalisme Prajurit

Mengingat bulan Ramadan yang semakin dekat, M. Nasir berharap TMT dan Human Initiative dapat berpartisipasi dalam pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak. Selain itu, ia juga mendorong adanya program cash for work bagi korban banjir yang belum memperoleh bantuan uang harian dari pemerintah.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga kemanusiaan sangat dibutuhkan agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan tepat sasaran.[]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Ketua DPRK Irwansyah Terima NU Banda Aceh, Sepakat Razia Adil & Dakwah Digital untuk Gen Z

Daerah

Wagub Fadhlullah Kunjungi Masyarakat Terdampak Banjir di Takengon

Berita

Bunda PAUD Aceh Sosialisasikan Pola Makan Sehat B2SA di Aceh Selatan

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Lepas Kontingen TSA ke Sumut National Taekwondo Championship 2026

Berita

Hadiri Haul ke-4 Abu Usman Pedeung, Mualem Siap Bantu Pembangunan Masjid Seribu Tiang 

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh: MBG Adalah Pondasi Pembangunan SDM dan Pengentasan Ketimpangan

Pemerintah Aceh

Kak Na: Pasar Murah Menjaga Stabilitas Harga dan Meningkatkan Daya Beli Masyarakat

Berita

Wakil Bupati Aceh Besar Serahkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di KBJ