Bireuen — Kepolisian Resor (Polres) Bireuen bersama jajaran Polsek melaksanakan kegiatan gotong royong pemulihan pascabencana banjir bandang di SD Negeri 11 Kutablang, Desa Keurumbok, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Minggu (18/1/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut difokuskan pada pembersihan lingkungan sekolah yang terdampak banjir bandang. Personel Polres Bireuen dan Polsek jajaran bahu-membahu membersihkan lumpur yang menutupi halaman sekolah, ruang-ruang kelas, serta fasilitas pendukung lainnya agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan aman dan nyaman.
Gotong royong ini dipimpin oleh Kasat Polairud Polres Bireuen AKP Slamet Rizki selaku ketua tim, dengan melibatkan sejumlah pejabat dan personel Polres Bireuen, personel Polsek Peusangan, serta didukung pihak sekolah, termasuk kepala sekolah dan dewan guru SD Negeri 11 Kutablang.
Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani, S.I.K., M.Med.Kom., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam membantu pemulihan fasilitas umum, khususnya sarana pendidikan pascabencana.
“Sekolah adalah tempat membangun masa depan generasi muda. Karena itu, Polri hadir untuk memastikan lingkungan pendidikan segera pulih dan siap digunakan kembali. Kami ingin anak-anak bisa kembali belajar dengan aman dan nyaman meskipun baru saja terdampak bencana,” ujar Kapolres.
Ia menegaskan, Polres Bireuen akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, pihak sekolah, serta masyarakat dalam mendukung proses pemulihan pascabencana, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Bireuen.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong royong. Dengan kebersamaan, proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan bantuan jajaran kepolisian. Kehadiran Polres Bireuen dinilai sangat membantu mempercepat pemulihan lingkungan sekolah yang sebelumnya tertutup lumpur akibat banjir bandang.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Gotong royong ini menjadi wujud komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan pascabencana. (*)
Editor: Dahlan












