Banda Aceh – Masyarakat Aceh diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap beredarnya akun Facebook palsu yang mengatasnamakan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem.
Akun palsu dengan nama “Muzakir Manaf” tersebut diketahui menyebarkan informasi bohong terkait penyaluran bantuan kepada masyarakat. Dalam modusnya, akun itu menghubungi warga melalui pesan Facebook dan meminta pemenuhan sejumlah persyaratan tertentu, yang diduga kuat bertujuan untuk melakukan penipuan.
Kepala Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Aceh, Akkar Arafat, menegaskan bahwa akun tersebut bukan akun resmi Gubernur Aceh maupun Pemerintah Aceh.
Ia meminta masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi atau tawaran bantuan yang disampaikan melalui media sosial, terlebih jika disertai permintaan data pribadi.
“Pemerintah Aceh tidak pernah melakukan penyaluran bantuan atau meminta persyaratan bantuan melalui media sosial. Jika ada akun yang mengatasnamakan pimpinan pemerintah dan menawarkan bantuan, itu dipastikan hoaks,” tegas Akkar.
Akkar juga mengimbau masyarakat untuk mengabaikan dan tidak menanggapi pesan dari akun palsu tersebut maupun akun serupa yang mencatut nama pejabat pemerintah.
Menurutnya, seluruh program bantuan resmi Pemerintah Aceh disalurkan melalui mekanisme dan jalur resmi sesuai ketentuan yang berlaku, bukan melalui komunikasi pribadi di media sosial.
“Jika menemukan akun mencurigakan, masyarakat diharapkan segera melaporkannya dan tidak memberikan data pribadi apa pun,” tambahnya.
Pemerintah Aceh berharap masyarakat semakin waspada agar tidak menjadi korban penipuan digital yang memanfaatkan nama dan jabatan pejabat daerah. []
Editor: Redaksi













