Home / Ekonomi

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:07 WIB

Kinerja Keuangan BSI Tumbuh Positif Sepanjang 2025

Redaksi

Paparan kinerja keuangan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang tahun 2025, disampaikan dalam pemaparan kepada awak media.(6/2/2026).

Paparan kinerja keuangan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang tahun 2025, disampaikan dalam pemaparan kepada awak media.(6/2/2026).

Jakarta — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatatkan kinerja keuangan yang tumbuh positif sepanjang tahun 2025. Hal tersebut tergambar dalam paparan kinerja keuangan perseroan yang disampaikan kepada awak media, sebagaimana terlihat dalam slide bertajuk “Kinerja Keuangan BSI Tumbuh Positif di 2025”.

Dalam paparan tersebut, BSI menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten pada sejumlah indikator utama keuangan, baik dari sisi aset, pembiayaan, dana pihak ketiga (DPK), hingga laba bersih, Jum’at, 6 Februari 2026.

Kinerja positif ini mencerminkan ketahanan bisnis BSI di tengah dinamika perekonomian nasional serta keberhasilan strategi transformasi dan penguatan layanan perbankan syariah.

Baca Juga :  Waspada Gebyar Undian Berhadiah, Bank Aceh Imbau Nasabah Jaga Kerahasiaan Data Pribadi dan Abaikan Pesan Hoax

Secara umum, BSI mencatat peningkatan pada total aset yang menunjukkan semakin kuatnya posisi perseroan sebagai bank syariah terbesar di Indonesia. Pertumbuhan aset ini ditopang oleh ekspansi pembiayaan yang selektif dan berkualitas, sejalan dengan prinsip kehati-hatian (prudential banking) serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

Dari sisi penyaluran pembiayaan, BSI terus mendorong pembiayaan ke sektor-sektor produktif, termasuk pembiayaan UMKM, pembiayaan konsumer, serta pembiayaan korporasi yang memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Langkah ini tidak hanya memperkuat kinerja keuangan perseroan, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi syariah secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Lepas Ekspor Perdana 1.200 Ton Jagung ke Malaysia

Sementara itu, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) juga menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Kepercayaan masyarakat terhadap BSI tercermin dari meningkatnya dana tabungan, giro, dan deposito yang dihimpun sepanjang 2025. Peningkatan DPK ini menjadi fondasi penting bagi BSI dalam menjaga likuiditas serta memperluas penyaluran pembiayaan ke berbagai sektor.

Dari sisi profitabilitas, BSI juga mencatatkan peningkatan laba yang sejalan dengan pertumbuhan bisnis dan efisiensi operasional. Optimalisasi digital banking, penguatan layanan berbasis teknologi, serta peningkatan kualitas layanan kepada nasabah menjadi faktor pendukung dalam menjaga kinerja laba tetap solid.

Manajemen BSI menegaskan bahwa capaian kinerja positif di 2025 merupakan hasil dari strategi bisnis yang berfokus pada pertumbuhan berkelanjutan, penguatan fundamental perusahaan, serta konsistensi dalam menerapkan nilai-nilai perbankan syariah. Selain aspek bisnis, BSI juga terus memperkuat kontribusi sosial melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Baca Juga :  Pedagang Curhat ke Wagub Fadhlullah: Harga Bergerak Naik, Daya Beli Berkurang

Ke depan, BSI optimistis dapat melanjutkan tren pertumbuhan positif dengan terus mendorong inovasi produk dan layanan, memperluas ekosistem ekonomi syariah, serta memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan. Dengan fundamental yang kuat, BSI menargetkan dapat terus memberikan nilai tambah bagi nasabah, pemegang saham, dan masyarakat luas.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Ekonomi

BSI Perkuat Pemulihan Pascabencana Lewat Pembangunan Hunian di Aceh, Sumut, dan NTB

Ekonomi

Harga Emas Terkoreksi Usai Trump Lunakkan Sikap soal Greenland

Ekonomi

“Transaksi QRIS di Aceh Tumbuh Pesat, Capai Rp1,98 Triliun hingga September 2025”

Ekonomi

Harga Emas di Banda Aceh Tembus Rp8,1 Juta per Mayam, Minat Pembeli Tetap Stabil

Ekonomi

16 Juta Anggota Muhammadiyah Kini Bisa Bayar Iuran Lewat BYOND by BSI

Ekonomi

Suplai Ayam dari Medan ke Aceh Normal, Harga Masih Fluktuatif

Berita

Presiden Prabowo Lepas Ekspor Perdana 1.200 Ton Jagung ke Malaysia

Ekonomi

Pangdam Iskandar Muda Terima Audiensi Direktur Utama Bank Aceh di Makodam IM