Banda Aceh – Suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan mewarnai kegiatan Khatam Alquran, tausyiah, serta buka puasa bersama yang digelar Pengadilan Tinggi Banda Aceh pada Senin (9/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pengadilan Tinggi Banda Aceh ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan nilai-nilai spiritual di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh keluarga besar Pengadilan Tinggi Banda Aceh, mulai dari para Hakim Tinggi, Hakim Ad Hoc, Panitera, jajaran kesekretariatan hingga para keluarga mereka. Acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat Ramadhan yang sarat dengan nilai ibadah, kepedulian, serta persaudaraan.
Ketua Panitia Pelaksana, H. Firmansyah, SH, MH, dalam keterangannya kepada awak media menjelaskan bahwa kegiatan khataman Alquran tidak hanya dilaksanakan di Pengadilan Tinggi Banda Aceh, tetapi juga secara serentak di seluruh Pengadilan Negeri yang ada di wilayah Aceh.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat nilai religius di lingkungan peradilan sekaligus menghidupkan tradisi membaca Alquran selama bulan Ramadhan.
“Acara khataman Alquran ini dilakukan secara serentak, baik di Pengadilan Tinggi Banda Aceh maupun di seluruh Pengadilan Negeri di Aceh. Pada akhir kegiatan, seluruh warga pengadilan secara bersama-sama membaca lima surat terakhir dalam Alquran,” ujar Firmansyah.
Selain khataman Alquran, kegiatan juga diisi dengan tausyiah yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Muhammad Yasir Yusuf, MA, Guru Besar Ekonomi Islam UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang juga dikenal sebagai ulama dan Ketua Dewan Syariah Bank Aceh.
Dalam tausyiahnya, Prof. Yasir Yusuf menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menekankan pentingnya bersedekah, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah. Ia menjelaskan bahwa sedekah tidak hanya memberikan manfaat bagi orang yang menerima, tetapi juga membawa banyak kebaikan bagi orang yang memberi.
“Bershadaqah bukan sekadar membantu orang lain. Lebih dari itu, sedekah memberikan banyak faedah bagi orang yang memberi, baik dalam bentuk keberkahan hidup, ketenangan hati, maupun pahala yang berlipat ganda,” jelasnya dalam tausyiah tersebut.
Para peserta yang hadir tampak menyimak tausyiah dengan penuh perhatian. Pesan-pesan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh aparatur peradilan untuk terus meningkatkan kepedulian sosial serta memperkuat nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Nursyam, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada panitia serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan seperti ini tidak hanya dilaksanakan pada bulan Ramadhan, tetapi juga dapat terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan khataman Alquran ini. Semoga tradisi tadarus Alquran dapat terus kita lanjutkan, tidak hanya di bulan Ramadhan, tetapi juga di bulan-bulan lainnya,” ujar Nursyam.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini sangat penting dalam membangun lingkungan kerja yang harmonis, penuh kebersamaan, serta dilandasi nilai-nilai spiritual yang kuat.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Momentum tersebut dimanfaatkan oleh seluruh keluarga besar Pengadilan Tinggi Banda Aceh untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan di bulan suci Ramadhan.
Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen Pengadilan Tinggi Banda Aceh dalam membangun lingkungan kerja yang tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas peradilan, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan.(**)
Editor: Dahlan













