Home / Daerah

Kamis, 9 April 2026 - 14:52 WIB

Prajurit Kodam IM bantu Penanganan Banjir yang merendam Dua Kecamatan di Pidie Jaya

REDAKSI

Aliran Krueng Meureudu yang meluap merendam permukiman warga di Kabupaten Pidie Jaya pada Rabu (08/04/2026) malam.

Aliran Krueng Meureudu yang meluap merendam permukiman warga di Kabupaten Pidie Jaya pada Rabu (08/04/2026) malam.

Pidie Jaya – Intensitas curah hujan yang tinggi di wilayah pegunungan menyebabkan aliran Krueng Meureudu kembali meluap dan merendam permukiman warga di Kabupaten Pidie Jaya, Rabu (08/04/2026) malam. Peristiwa tersebut mulai terpantau sekitar pukul 20.00 WIB dengan ketinggian air bervariasi antara 40 hingga 70 sentimeter.

Banjir melanda dua kecamatan, yakni Kecamatan Meurah Dua dan Kecamatan Meureudu. Meski genangan air sempat merendam sejumlah desa, kondisi terkini dilaporkan mulai berangsur surut. Hingga saat ini, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun kerugian material yang signifikan.

Di Kecamatan Meurah Dua, desa-desa yang terdampak meliputi Desa Pante Beurne dengan ketinggian air mencapai sekitar 70 cm, Desa Dayah Husen, Desa Meunasah Mancang, Desa Meunasah Raya, Desa Meunasah Bie, Desa Beuringin, serta Desa Geunteng dengan ketinggian air berkisar antara 50 hingga 70 cm. Seluruh wilayah tersebut saat ini menunjukkan tren penurunan debit air.

Baca Juga :  Dua Kandidat Bersaing Ketat di Pilchiksung Gampong Jruek Bak

Sementara itu, di Kecamatan Meureudu, banjir merendam Desa Meunasah Lhok, Desa Beurawang, Desa Mayang Cut, Desa Meunasah Krueng, Desa Manyang Lancok, serta Desa Masjid Tuha. Ketinggian air di wilayah ini berkisar antara 40 hingga 70 cm dan juga dilaporkan mulai surut.

Dampak banjir juga dirasakan pada akses transportasi, khususnya di jalur lintas nasional Medan–Banda Aceh tepatnya di Desa Meunasah Krueng, Kecamatan Meureudu. Hingga saat ini, jalan tersebut belum dapat dilalui oleh kendaraan roda dua dan roda empat, sementara kendaraan besar seperti truk masih dapat melintas dengan kehati-hatian.

Dalam upaya penanganan, personel TNI dari Yonif TP 857/GG telah berada di lokasi untuk membantu membersihkan material yang terbawa arus banjir serta mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan dan kecelakaan. Kehadiran aparat di lapangan juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang terdampak.

Baca Juga :  Lewat Cukur Gratis, Satgas Damai Cartenz Jalin Kedekatan dengan Anak-anak di Lanny Jaya

Selain itu, aparat gabungan terus memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Masyarakat diminta untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila debit air kembali meningkat, guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Koordinasi juga terus dilakukan antara TNI, Polri, dan tim SAR untuk menempatkan personel di titik-titik rawan banjir. Langkah ini diambil sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan terjadinya peningkatan debit air dalam waktu dekat.

Banjir yang terjadi kali ini tidak hanya disebabkan oleh tingginya curah hujan di daerah hulu, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi Krueng Meureudu yang mengalami pendangkalan akibat sedimentasi dan endapan lumpur. Hal ini menyebabkan kapasitas tampung sungai berkurang, sehingga air lebih mudah meluap ke permukiman warga.

Baca Juga :  Bocah 10 Tahun Hilang Terseret Arus di Pantai Batee Puteh, Tim Gabungan Lakukan Pencarian Hingga Malam

Sehubungan dengan kondisi tersebut, diharapkan pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah strategis melalui normalisasi sungai, penutupan aliran-aliran baru yang tidak terkendali, serta pembersihan saluran air dan sisa-sisa lumpur di kawasan permukiman. Upaya ini dinilai penting guna meminimalisir risiko banjir serupa di masa mendatang.

Situasi di lokasi saat ini terus dipantau oleh aparat terkait, sementara masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan kondisi cuaca dan debit air sungai.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh

Terus Bergerak Bantu Pemulihan, Solusi Bangun Andalas Kerahkan Alat Berat untuk Pembersihan Area Terdampak Banjir

Daerah

Mualem Pantau Langsung Distribusi Bantuan ke Aceh Utara, Sebut Kebutuhan Helikopter

Daerah

Warga Leupung Hidupkan KDKMP dengan Ragam Kegiatan Sosial dan Religi

Berita

Ada Dukungan Pemodal di Balik Masih Adanya Petani Ganja di Aceh

Daerah

Lantik Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang, Gubernur Aceh Dorong Pengembangan Kawasan Pelabuhan dan Perdagangan 

Daerah

Pemerintah Aceh dan Pemkab Bireuen Perkuat Sinergi Tangani Dampak Sosial Pasca Banjir

Daerah

Prajurit Kodam IM evakuasi Lansia di Bener Meriah

Berita

Khanduri Jazz 2025 Meriahkan Banda Aceh, Rayakan International Jazz Day dan Perdamaian