Home / Aceh

Kamis, 16 April 2026 - 10:06 WIB

Jubir Pemerintah Aceh, Nurlis: Soal Gubernur Mualem, Humam Bohongi Publik!

REDAKSI

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr. Nurlis Effendi, saat memberikan keterangan pers di Banda Aceh, Rabu (15/4/2026).

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr. Nurlis Effendi, saat memberikan keterangan pers di Banda Aceh, Rabu (15/4/2026).

Banda Aceh – Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr Nurlis Effendi, mengecam Humam Hamid yang membuat pernyataan bohong kepada Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem). “Humam sedang memainkan politik Kuda Troya, membohongi publik,” kata Nurlis di Banda Aceh, Rabu malam (15 April 2026).

Pernyataan Nurlis menjawab pertanyaan wartawan berkaitan dengan video Humam yang beredar di media sosial itu. Di situ, Humam menuding Gubernur Aceh tidak sepenuhnya incharge dan tidak memonitor penuh mengenai perkembangan JKA. Humam mengatakan, “ini bunuh diri, bunuh diri politik, baik untuk gubernur maupun Partai Aceh”.

Baca Juga :  Kapolda Aceh: Kehadiran Polri di Tengah Bencana Adalah Simbol Kehadiran Negara

Menurut Nurlis, pernyataan Humam itu tidak benar. “Postur bahasa dalam pernyataannya seolah-olah sedang membawa kebenaran. Padahal, ia sedang membunuh karakter gubernur, dan membunuh karakter Partai Aceh,” kata Nurlis.

Apalagi, kata Nurlis, dalam video itu Humam menyebutkan bertemu di sebuah tempat yang nggak disebutkan namanya. Mestinya dia sebutkan tempat pertemuannya itu, dan sama siapa saja dia di situ. “Jadi seolah-olah tempat yang dirahasiakan. Di sini saja sudah mulai aneh,” kata Nurlis.

Baca Juga :  Tiba di Polda Aceh, Brigjen Marzuki Ali Basyah Disambut Tarian Ranup Lampuan

Humam, menurut Nurlis, membangun narasi imajiner. “Itulah yang saya katakan tadi sebagai politik Kuda Troya, ia berimajinasi seolah-olah masuk ke dalam hendak berbuat baik tapi tujuannya menyerang Mualem dan Partai Aceh,” kata Nurlis lagi.

Nurlis menjelaskan bahwa Kuda Troya adalah salah satu cerita paling terkenal dalam mitologi Yunani, dan menjadi simbol tipu daya terbesar dalam sejarah. “Konteks umumnya itu merujuk pada metode atau strategi politik penyusupan dengan cara licik,” katanya.

Baca Juga :  Pangdam Iskandar Muda Dorong Sinergi TNI dan Pemerintah dalam Perencanaan Pembangunan Aceh

Menurut Nurlis, dalam konteks Humam, yang terjadi adalah ia berusaha mendekati Mualem dan seolah-olah berniat baik. “Lalu di hadapan publik ia bertindak sebaliknya,” kata Nurlis.

Jadi, Nurlis sangat menyayangkan sikap Humam. Ia menilai Humam belum bisa move on dari politik Pilkada yang lalu. “Sudahlah, mari kita sama-sama membangun Aceh yang lebih baik. Hentikanlah mengadu domba, hentikanlah provokasi yang tidak produktif untuk membangun Aceh,” kata Nurlis. []

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh

Yayasan Buddha Tzu Chi Bangun 1.000 Rumah untuk Korban Bencana Aceh

Aceh

BPKA Ajak Pemilik Kendaraan Bermotor di Aceh Mutasi ke Plat BL

Aceh

Semarak HUT ke-53, Bank Aceh Kumpulkan 1.648 Kantong Darah

Aceh

Dinas Peternakan Aceh Pastikan Stok Hewan Kurban Aman Jelang Meugang Iduladha 1447 H

Aceh

370 Warga Dievakuasi ke Banda Aceh Menggunakan KM Express Bahari 2F

Aceh

Bangkit dari Lumpur Banjir, Pendidikan Aceh Harus Tetap Berjalan

Aceh

Biddokkes Polda Aceh Gelar Pelatihan BTCLS dan Peningkatan Kemampuan Food Safety

Aceh

Peringatan HKSJ Digelar di Aceh, Pemerintah Aceh Komitmen Perkuat Sistem Layanan Kesehatan Jiwa