Home / Pendidikan

Senin, 4 Mei 2026 - 19:45 WIB

Asisten I Tegaskan: Lulusan SMKN 3 Wajib Siap Bersaing, Tak Cukup Sekadar Lulus

REDAKSI

Asisten I Sekdakab Aceh Besar Farhan AP, menghadiri kegiatan penyerahan lulusan SMK Negeri 3 Banda Aceh kepada pemerintah daerah serta perayaan Festival DWADYANIFITY di Aula SMKN 1, 2, dan 3 Banda Aceh, kawasan Lhong Raya, Banda Raya, Senin (4/5/2026). FOTO/MC ACEH BESAR

Asisten I Sekdakab Aceh Besar Farhan AP, menghadiri kegiatan penyerahan lulusan SMK Negeri 3 Banda Aceh kepada pemerintah daerah serta perayaan Festival DWADYANIFITY di Aula SMKN 1, 2, dan 3 Banda Aceh, kawasan Lhong Raya, Banda Raya, Senin (4/5/2026). FOTO/MC ACEH BESAR

Banda Aceh — Bupati Aceh Besar diwakili Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Aceh Besar Bidang Tata Pemerintahan, Keistimewaan, dan Kesejahteraan Rakyat, Farhan AP, menegaskan bahwa lulusan SMK harus memiliki kesiapan dan daya saing, tidak hanya sekadar lulus secara administratif.

Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan penyerahan lulusan SMK Negeri 3 Banda Aceh kepada pemerintah daerah yang dirangkaikan dengan perayaan Festival DWADYANIFITY di Aula SMKN 1, 2, dan 3 Banda Aceh, kawasan Lhong Raya, Banda Raya, Senin (4/5/2026).

Baca Juga :  Disdik Aceh Batasi Penggunaan Gawai di SMA, SMK, dan SLB Demi Sekolah Lebih Disiplin dan Fokus

“Kami menekankan bahwa lulusan SMK tidak cukup hanya memiliki ijazah. Mereka harus siap kerja, adaptif, serta mampu bersaing di tengah dinamika dunia kerja yang terus berkembang,” ujar Farhan AP.

Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi Membangun Generasi” tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif.

Dalam kegiatan itu, jumlah lulusan yang diserahkan terdiri dari 176 siswa asal Banda Aceh, 130 siswa dari Aceh Besar, serta 18 siswa lainnya berasal dari berbagai kabupaten/kota di Aceh.

Baca Juga :  Kadisdik Aceh Laporkan Progres Pemulihan Pendidikan Pascabencana kepada Mualem

Farhan juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen mendukung penguatan pendidikan vokasi agar mampu menjawab kebutuhan dunia kerja.

“Anak-anak kita adalah aset masa depan. Dengan sinergi yang kuat, kita optimis mereka dapat tumbuh menjadi generasi mandiri, inovatif, dan berdaya saing tinggi,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan, Sumber Daya Alam dan Kerja Sama, Dr. Husnan, ST, MP, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, Staf Ahli Wali Kota Banda Aceh Bidang Perekonomian, Keuangan, dan Pembangunan, serta sejumlah pejabat lainnya, dewan guru, dan para siswa.

Baca Juga :  Kemendikdasmen, Kadisdik Aceh: Pendidikan Paling Cepat Kemajuannya Pascabencana

Kegiatan berlangsung meriah melalui Festival DWADYANIFITY yang menampilkan kreativitas siswa sebagai bentuk ekspresi seni dan inovasi generasi muda, sekaligus mempererat kebersamaan antar pelajar di lingkungan sekolah.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Razi pimpin Kompi C 116 perisai chakti UNADA Banda Aceh

Aceh Besar

Hadapi Ramadhan, Besok Aceh Besar akan Liburkan Satuan Pendidikan 

Pendidikan

UIN Ar-Raniry Wisuda 2.060 Lulusan, Termasuk Mahasiswa Korea Selatan dan Mahasiswa Program Double Degree

Aceh

Disiplin dan Integritas, Fondasi Memajukan Pendidikan Aceh

Pendidikan

Disdik Aceh Batasi Penggunaan Gawai di SMA, SMK, dan SLB Demi Sekolah Lebih Disiplin dan Fokus

Pendidikan

Disdik Aceh Gelar Tryout TKA, Tingkatkan Kesiapan Siswa Menghadapi Ujian dan Tantangan Global

Pendidikan

Duek Pakat IV Jadi Momentum Penguatan Mutu Pendidikan Aceh

Pendidikan

Disdik Aceh Percepat Rehabilitasi Sekolah Terdampak Bencana