Banda Aceh — Semangat solidaritas sosial masyarakat Kota Banda Aceh terus ditunjukkan melalui aksi kepedulian terhadap korban bencana di berbagai daerah. Pada Desember 2025 lalu, Dinas Sosial Kota Banda Aceh turut mendampingi penyerahan amanah bantuan dari warga kepada masyarakat terdampak bencana sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan.
Bantuan yang dihimpun dari masyarakat tersebut terdiri dari kebutuhan pokok, pakaian layak pakai, perlengkapan harian, hingga bantuan logistik lainnya yang dibutuhkan korban terdampak bencana.
Kepala Dinas Sosial Kota Banda Aceh, Dra. Sukmawati, M.AP mengatakan, keterlibatan pemerintah dalam pendampingan penyaluran bantuan bertujuan memastikan amanah masyarakat dapat tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran.
“Solidaritas sosial masyarakat Banda Aceh sangat tinggi. Kami hadir untuk mendampingi proses penyaluran bantuan agar bantuan yang dititipkan warga dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Sukmawati.
Menurutnya, kepedulian sosial masyarakat menjadi kekuatan penting dalam membantu proses pemulihan korban bencana, terutama pada masa tanggap darurat ketika kebutuhan logistik meningkat.
Ia menjelaskan, Dinas Sosial tidak hanya berperan dalam penanganan bantuan pemerintah, tetapi juga memfasilitasi berbagai bentuk bantuan kemanusiaan dari masyarakat maupun komunitas sosial yang ingin menyalurkan bantuan secara terorganisir.
“Bantuan dari masyarakat merupakan bentuk gotong royong yang harus dijaga. Pemerintah berupaya memastikan proses distribusi berjalan tertib, transparan, dan benar-benar menyentuh masyarakat terdampak,” katanya.
Dalam proses penyaluran bantuan, Dinsos Banda Aceh juga berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah tujuan, relawan kemanusiaan, serta lembaga sosial lainnya agar distribusi bantuan berjalan lancar.
Sukmawati menilai budaya saling membantu yang tumbuh di tengah masyarakat Banda Aceh menjadi modal sosial penting dalam menghadapi berbagai kondisi darurat dan bencana.
Menurutnya, solidaritas sosial tidak hanya meringankan beban korban secara materi, tetapi juga memberikan dukungan moral bagi masyarakat yang sedang mengalami musibah.
Selain mendampingi penyaluran bantuan, Dinas Sosial Banda Aceh juga terus mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama, terutama bagi kelompok rentan dan masyarakat terdampak bencana.
Pemerintah Kota Banda Aceh berharap semangat kebersamaan dan gotong royong yang terus tumbuh di tengah masyarakat dapat menjadi contoh positif dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat di berbagai situasi.
“Nilai kemanusiaan dan solidaritas harus terus dijaga. Ketika masyarakat saling membantu, maka proses pemulihan pascabencana akan menjadi lebih kuat dan cepat,” tambah Sukmawati.
Dinsos Banda Aceh memastikan akan terus mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan sosial dan membangun kepedulian masyarakat secara berkelanjutan. (ADV)
Editor: Redaksi









