Home / Parlementarial

Senin, 18 Mei 2026 - 16:39 WIB

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Jadi Keynote Speaker Seminar Internasional di UIN SU

REDAKSI

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Musriadi Aswad jadi pembicara utama di International Joint Seminar & Call For Papers 2026 Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam UIN Sumatera Utara, Senin (18/5/2026).

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Musriadi Aswad jadi pembicara utama di International Joint Seminar & Call For Papers 2026 Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam UIN Sumatera Utara, Senin (18/5/2026).

Banda Aceh — Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Musriadi Aswad, menjadi pembicara utama (keynote speaker) dalam kegiatan International Joint Seminar & Call For Papers 2026 yang digelar di Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI) UIN Sumatera Utara, Senin (18/5/2026).

Seminar internasional tersebut mengangkat tema: “Suara Anak Muda: Membangun Pendidikan Demokrasi Indonesia Melalui Gagasan Inovatif, Humanis, dan Religius.”

Kegiatan ini menjadi forum ilmiah internasional yang mempertemukan akademisi, dosen, peneliti, mahasiswa, praktisi, dan pemerhati sosial. Tujuan utamanya adalah untuk bertukar gagasan serta hasil penelitian dalam membangun pendidikan demokrasi yang inklusif, progresif, dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan serta religiusitas.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Perjuangkan Hunian Aman dan Layak bagi Warga

Dalam seminar tersebut, Dr. Musriadi menyampaikan gagasan terkait pentingnya peran generasi muda dalam menjawab tantangan pendidikan Indonesia di era digital melalui komunikasi, inovasi, serta penguatan nilai humanis dan religius.

“Generasi muda saat ini memiliki peran strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa, khususnya dalam menghadapi tantangan pendidikan di tengah perkembangan teknologi dan era digital,” kata politisi PAN ini.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada kecerdasan akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, memperkuat komunikasi, serta menanamkan nilai-nilai humanis dan religius kepada generasi muda.

“Anak muda harus menjadi motor perubahan. Mereka harus mampu menghadirkan inovasi, membangun komunikasi yang baik, dan tetap menjunjung tinggi nilai moral serta religius di tengah perkembangan zaman,” ujar Musriadi.

Baca Juga :  Rapat Koordinasi Komisi II DPRA: Fokus Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Aceh

Selain Musriadi, seminar internasional yang dipandu oleh Januari Riki Efendi (mahasiswa Magister Pemikiran Politik Islam FUSI UIN Sumatera Utara) ini juga menghadirkan sejumlah akademisi dan tokoh pendidikan dari dalam dan luar negeri, di antaranya:

  1. Aminuddin (Direktur Pusat Kajian Politik dan Pemerintahan [Puskapol] FUSI UIN Sumatera Utara)
  2. Ridwan Nasution (Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Sumatera Utara)
  3. Jalaluddin (Wakil Rektor Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh)
  4. S Maartandan Supplah & Naufal Rifqi Nasution (Akademisi Universiti Utara Malaysia)
Baca Juga :  Ketua DPRA Dampingi Mendagri Tito Karnavian Bahas Percepatan Pemulihan Pascabencana di Aceh

Panitia seminar menjelaskan bahwa kegiatan ini juga membuka Call For Papers bagi para peneliti dan akademisi dengan berbagai subtema multidisipliner, mulai dari:

  1. Ilmu politik dan pendidikan
  2. Al-Qur’an dan hadis
  3. Kewarganegaraan, hukum, dan HAM
  4. Komunikasi digital
  5. Ekonomi syariah dan lingkungan hidup

Peserta seminar akan memperoleh berbagai manfaat seperti sertifikat internasional, kesempatan publikasi ilmiah, hingga penghargaan Best Paper Award. Panitia juga memberikan fasilitas publikasi gratis bagi penulis yang melakukan kolaborasi lintas negara.

Melalui forum ilmiah internasional ini, panitia berharap dapat melahirkan berbagai gagasan konstruktif dalam membangun masa depan pendidikan demokrasi Indonesia yang lebih inovatif, humanis, dan religius.(*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Viral Kasur Berbelatung, Bunda Salma Desak Manajemen RSUD Cut Meutia Segera Berbenah

Parlementarial

Polemik Anggaran JKA 2026: DPRA Desak Program Tetap Jalan, Pemerintah Aceh Mulai Batasi Kepesertaan

Parlementarial

Komisi I DPRA dan SMSI Aceh Bangun Kolaborasi Penguatan Informasi Publik

Berita

DPRA Tetapkan 12 Raqan Prioritas 2025, Gubernur Tegaskan Komitmen Jawab Kebutuhan Masyarakat

Parlementarial

Pemerintah Aceh dan DPRA Sepakati Ranqan RPJMA 2025-2029 Diqanunkan

Parlementarial

Ketua DPRA Pimpin Kunjungan ke BPK RI Aceh, Tekankan Tata Kelola Keuangan Daerah yang Akuntabel

Parlementarial

Ketua DPRA dan Plt Sekda Bahas Sumbatan Realisasi APBA 2025

Daerah

Seluruh Fraksi DPRK Aceh Besar Sepakat Raqan RPJMD Tahun 2025-2029 Ditetapkan Jadi Qanun