Home / Pemko Banda Aceh

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:42 WIB

Wali Kota Banda Aceh Sambut Silaturahmi Kajari, Bahas Program Jaga Desa dan Penguatan Sadar Hukum

REDAKSI

Pemko Banda Aceh & Kejari perkuat sinergi lewat silaturahmi di Pendopo. Program Jaga Desa siap jalan Juli & forum isu hukum direncanakan untuk gampong akuntabel, Kamis 11/06/2026.

Pemko Banda Aceh & Kejari perkuat sinergi lewat silaturahmi di Pendopo. Program Jaga Desa siap jalan Juli & forum isu hukum direncanakan untuk gampong akuntabel, Kamis 11/06/2026.

Banda Aceh– Pemerintah Kota Banda Aceh menerima kunjungan silaturahmi jajaran Kejaksaan Negeri Banda Aceh di Pendopo Wali Kota, Rabu (10/6/2026). Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan membahas penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, termasuk rencana pelaksanaan Program Jaga Desa di Banda Aceh.

Kepala Kejaksaan Negeri Banda Aceh, Bobbi Sandri hadir bersama para kepala seksi di lingkungan Kejari. Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh didampingi Sekretaris Daerah, para asisten, Kepala Bagian Hukum, Kepala Bagian Umum, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Banda Aceh Hadiri APCAT Summit ke-8 di Jakarta, Bahas Pembangunan Kota Sehat

Dalam sambutannya, Kajari Bobby menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan agenda silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi antara Kejari dan Pemerintah Kota Banda Aceh. Ia juga menyampaikan rencana pelaksanaan Program Jaga Desa yang merupakan program pemerintah pusat dan dijadwalkan mulai dijalankan pada Juli mendatang.

Program tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran hukum serta mendorong tata kelola pemerintahan desa atau gampong yang lebih baik dan akuntabel. “Selain menjaga silaturahmi, kita juga ingin sama-sama membangun kepatuhan dan kesadaran hukum sehingga seluruh program pemerintahan dapat berjalan dengan baik,” ujar Bobby.

Baca Juga :  Peukan Raya Ramadhan 2026 Banda Aceh Targetkan 10 Ribu Pengunjung per Hari

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh menyambut baik kunjungan jajaran Kejaksaan Negeri Banda Aceh dan menyampaikan apresiasi atas sinergi, kolaborasi, serta pendampingan yang selama ini diberikan kepada pemerintah kota. Menurutnya, langkah pencegahan jauh lebih penting dibandingkan penindakan setelah terjadi persoalan hukum.

“Kita bukan hanya mengobati, tetapi juga harus mengantisipasi. Sedia payung sebelum hujan. Karena itu pendampingan dan pendidikan hukum kepada masyarakat, terutama para keuchik, sangat penting termasuk misalnya melalui sosialisasi antikorupsi,” kata wali kota.

Baca Juga :  Wali Kota Banda Aceh Terapkan WFO-WFH, Layanan Publik Tetap Optimal

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh terus mendorong penerapan e-government guna mewujudkan transparansi pelayanan publik. Selain itu, pemerintah kota tengah membangun sistem pelaporan masyarakat bernama Saleum yang nantinya terhubung dengan seluruh OPD agar setiap laporan dapat segera ditindaklanjuti.

Wali kota juga mengajak Kejaksaan Negeri Banda Aceh untuk ke depan membentuk forum pembahasan isu-isu hukum yang berkembang di tengah masyarakat sebagai wadah memperkuat sinergi, kolaborasi, dan kesadaran hukum di Kota Banda Aceh.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Malam Tahun Baru Tanpa Perayaan, Wali Kota Illiza :Terima Kasih Warga Kota

Pemko Banda Aceh

Hari Terakhir, Sekda Tinjau Langsung Pasar Murah Daging Meugang

Pemko Banda Aceh

Kolaborasi Pemko dan UPTD PPA Hadirkan Ruang Layanan Baru Samsat di MPP Banda Aceh 

Parlementarial

Ketua DPRK Banda Aceh dan Wali Kota Hadiri Relaunching AMANAH, Tinjau Produk Fesyen UMKM Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Peringati HKB 2026, BNPB-Pemko Tanam 2007 Pohon di Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Peukan Raya Ramadhan 2026 Banda Aceh Targetkan 10 Ribu Pengunjung per Hari

Pemko Banda Aceh

Sirene Dibunyikan Besok, Warga Banda Aceh Diajak Ikut Simulasi Kesiapsiagaan Bencana

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Illiza Tinjau Proyek Banda Aceh Academy, Ditargetkan Rampung Akhir Tahun