Banda Aceh — Estafet kepemimpinan di Korps Bhayangkara Serambi Mekah resmi berganti. “Polri kembali melakukan rotasi jabatan di jajaran perwira tinggi. Rotasi tersebut dilakukan berdasarkan surat mutasi Kapolri.” Langkah strategis ini membawa kembali sosok yang sudah sangat familiar dengan karakteristik keamanan di Aceh.
”Salah seorang yang terkenal rotasi adalah Brigjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H.. Ia resmi ditunjuk sebagai Kapolda Aceh, menggantikan Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. yang dimutasikan menjadi Pati Polda Aceh dalam rangka memasuki masa pensiun.”
Pergantian tongkat komando ini langsung memantik optimisme di tengah publik. “Penunjukan Ruddi tersebut disambut hangat oleh berbagai kalangan masyarakat Aceh yang menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan baru di Polda Aceh.”
Rekam Jejak dan Kedekatan Emosional dengan Aceh
Kembalinya Ruddi ke Aceh dinilai sebagai keputusan tepat karena ia memiliki ikatan emosional dan rekam jejak nyata di daerah ini. “Bagi masyarakat Aceh, nama Brigjen Pol. Ruddi Setiawan bukanlah sosok yang asing. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Reserse Narkoba Polda Aceh pada periode 2021–2022.”
Gaya kepemimpinannya di masa lalu meninggalkan kesan mendalam bagi warga lokal. “Selama bertugas di Aceh, ia dikenal sebagai perwira yang humanis, dekat dengan masyarakat, serta aktif membangun sinergi dengan berbagai elemen dalam upaya pemberantasan peredaran narkotika dan menjaga situasi keamanan daerah.”
”Kepercayaan yang diberikan Kapolri kepada Brigjen Pol. Ruddi Setiawan dinilai sebagai bentuk apresiasi atas rekam jejak dan pengabdiannya yang panjang di institusi Polri.”
Kaya Pengalaman di Berbagai Posisi Strategis
Sebelum resmi memegang tongkat komando tertinggi di Polda Aceh, jenderal bintang satu ini telah melewati berbagai penugasan krusial di tanah air. “Sebelum dipercaya memimpin Polda Aceh, Ruddi Setiawan telah menempati berbagai jabatan strategis, di antaranya Kanit III Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kapolsek Metro Penjaringan, Kapolres Badung, Wadirreskrimsus Polda Bali.”
Pengalamannya di bidang reserse, intelijen, hingga pemberantasan narkotika di tingkat nasional terbilang sangat matang. “Lalu, Kapolresta Denpasar, Penyidik Tindak Pidana Madya Bareskrim Polri, Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Tertentu Bareskrim Polri. Direktur Intelijen BNN RI, Direktur Narkotika”
”Bahkan ia juga pernah ditunjuk sebagai Deputi Pemberantasan BNN RI, hingga Kapuslitbang Polri sebelum akhirnya dipercaya sebagai Kapolda Aceh.”
Harapan Baru untuk Stabilitas Tanah Rencong
Kombinasi antara ketegasan hukum dan pendekatan sosial menjadi modal utama Ruddi untuk memimpin jajaran Polda Aceh ke depan. “Di tengah masyarakat, penunjukan Brigjen Pol. Ruddi Setiawan mendapat respons yang positif. Banyak pihak berharap pengalaman, ketegasan, serta pendekatan humanis yang selama ini melekat pada dirinya dapat semakin memperkuat stabilitas keamanan.”
”Selain itu ia dipercaya mampu mempererat hubungan Polri dengan masyarakat, sekaligus melanjutkan berbagai program strategis yang telah dirintis oleh Kapolda sebelumnya.”
Masyarakat kini menantikan gebrakan baru di bawah komando sang jenderal. “Dengan amanah baru sebagai Kapolda Aceh, Brigjen Pol. Ruddi Setiawan diharapkan mampu membawa semangat baru dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Tanah Rencong.”
Tantangan ke depan tentu tidak mudah, namun modal sosial dan rekam jejak yang dimilikinya membawa keyakinan besar bagi masa depan Aceh. “Kehadirannya diyakini akan memperkuat upaya pemberantasan narkoba, penegakan hukum yang berkeadilan, serta pelayanan kepolisian yang semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat demi kemajuan Aceh yang aman, damai, dan kondusif.” ()
Editor: Redaksi









