Home / Pemerintah Aceh

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:13 WIB

Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara-80, Mualem Apresiasi Dedikasi Polri

REDAKSI

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), mengapresiasi dedikasi Polri dan menegaskan pentingnya kolaborasi pentahelix bersama Polda Aceh Meutuah dalam menjaga keamanan serta menyukseskan pembangunan daerah pada momentum Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (1/7/2026). (Foto: Dok. Humas Pemerintah Aceh)

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), mengapresiasi dedikasi Polri dan menegaskan pentingnya kolaborasi pentahelix bersama Polda Aceh Meutuah dalam menjaga keamanan serta menyukseskan pembangunan daerah pada momentum Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (1/7/2026). (Foto: Dok. Humas Pemerintah Aceh)

Banda Aceh – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80. “Saya mengapresiasi dedikasi Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” kata Mualem melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr Nurlis Effendi, di Banda Aceh, Rabu (1 Juli 2026).

Gubernur Mualem mengatakan Polri adalah mitra strategis pemerintah dalam menjalankan program pembangunan. Bahkan, ia melanjutkan, Polda Aceh telah mengedepankan kearifan lokal dalam menjalankan tugas dan fungsinya. “Pada penamaan pun sekarang telah menjadi Polda Aceh Meutuah,” kata Mualem lagi.

Baca Juga :  Bank Aceh Bagikan Dividen Tahun 2024 sebesar Rp 300 Miliar

Menurut Mualem, Polda Aceh telah mewujudkan integrasi antara kebijakan nasional, arahan kepemimpinan, dan kearifan lokal Aceh. “Menjadi filosofi kepolisian yang berakar pada budaya, berlandaskan syariat, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” katanya.

Gubernur Mualem menambahkan bahwa apa yang telah dilaksanakan Polri, khususnya Polda Aceh, adalah bagian dari pola kolaborasi pentahelix yang melibatkan lima pemangku kepentingan utama dalam pembangunan dan pemecahan masalah publik.

Baca Juga :  JKA Diuji, Antara Keadilan dan Keterbatasan Anggaran

Disebutkan, pentahelix berangkat dari gagasan bahwa tidak ada satu sektor pun yang mampu menyelesaikan masalah kompleks sendirian. “Sinergi kelima unsur (pemerintah (termasuk kepolisian), akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media) menjadi kunci untuk mencapai tujuan bersama yang efektif dan berkelanjutan,” katanya.

Adapun peran lima unsur tersebut adalah pemerintah (termasuk kepolisian) sebagai regulator, fasilitator, dan perencana kebijakan; akademisi yang berkontribusi melalui penelitian, inovasi, dan penyediaan data ilmiah; dunia usaha sebagai penyedia modal, teknologi, dan keahlian manajerial, sekaligus pelaksana proyek; masyarakat yang mewakili kebutuhan, aspirasi, dan partisipasi publik; dan media yang menyebarluaskan informasi, mengedukasi publik, serta membangun opini positif.

Baca Juga :  Wagub Buka Open Turnamen Road Race Pemerintah Aceh 2025

Karena itu, Mualem mengatakan kolaborasi dari berbagai unsur tersebut akan menjadi kunci keberhasilan dalam membangun daerah. “Sehingga, penguatan kerjasama yang baik itu perlu dijalankan terus. Sehingga Aceh tidak hanya aman tetapi juga nyaman. Ekonomi akan bertumbuh, dan rakyat sejahtera,” katanya. []

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Pj Gubernur Aceh Apresiasi Kebersihan Fasilitas Pelabuhan Ulee Lheue

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Hadiri Munas PB IKAS 2026, Agus Suparmanto Kembali Terpilih Sebagai Ketua Umum

Nasional

Kepala BPKA: Pemerintah Aceh Dukung Digitalisasi Keuangan Daerah

Nasional

Bunda PAUD Provinsi Aceh Raih Penghargaan Nasional “Bunda PAUD Peduli PAUD 2025

Pemerintah Aceh

Bantuan Meugang Presiden Wajib Dibagikan dalam Bentuk Daging

Pemerintah Aceh

Kak Na: TP PKK Aceh harus Kerja Bakti untuk Rakyat

Berita

Ketua PKK Aceh Sambangi RSUDZA, Jenguk Pasien dan Tinjau Layanan Publik

Berita

Ketua TP PKK Aceh Kunjungi Posyandu dalam Rangka Pekan Imunisasi Dunia