Home / Aceh

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:25 WIB

Ukir Prestasi Nasional, UIN Ar-Raniry Sabet Penghargaan Kampus Responsif Gender Peringkat Utama

REDAKSI

Kepala PSGA UIN Ar-Raniry, Nashriyah (tengah), menerima penghargaan Perguruan Tinggi Responsif Gender (PTRG) Kategori Peringkat Utama dari Kasubdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemenag, Nur Kafid, didampingi Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Aan Jaelani, di Cirebon, Kamis (2/7/2026).

Kepala PSGA UIN Ar-Raniry, Nashriyah (tengah), menerima penghargaan Perguruan Tinggi Responsif Gender (PTRG) Kategori Peringkat Utama dari Kasubdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemenag, Nur Kafid, didampingi Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Aan Jaelani, di Cirebon, Kamis (2/7/2026).

Banda Aceh – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh kembali mengukuhkan posisinya di pentas nasional. Kampus Jantong Hatee Rakyat Aceh ini sukses meraih penghargaan bergengsi dalam Implementasi Perguruan Tinggi Responsif Gender (PTRG) kategori Peringkat Utama pada ajang PTRG Award III 2026.

​Pengumuman pemenang tersebut dibacakan dalam prosesi penutupan Konsolidasi Nasional Kerja-Kerja Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se-Indonesia. Acara puncak ini berlangsung di Gedung Siber SBSN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Kamis (2/7/2026).

​Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung oleh Kasubdirektorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian Agama, Nur Kafid, bersama Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Aan Jaelani.

Baca Juga :  PLN Aceh Kerja Keras Pulihkan Listrik, Tim Siaga 24 Jam Diterjunkan

​Buah Kerja Keras Lintas Sektoral

​Keberhasilan menembus jajaran elit kampus responsif gender ini disambut hangat oleh internal universitas. Kepala PSGA UIN Ar-Raniry, Nashriyah, menyatakan bahwa apresiasi ini didedikasikan untuk seluruh elemen kampus yang telah konsisten menciptakan ekosistem akademik yang sehat.

​“Penghargaan ini bukan sekadar capaian sebuah unit, tetapi pengakuan atas komitmen bersama untuk menghadirkan tata kelola kampus yang memberikan ruang setara bagi seluruh warga kampus,” kata Nashriyah melalui rilis resmi, Sabtu (4/7/2026).

​Langkah UIN Ar-Raniry menuju podium juara tidaklah mudah. Mereka harus bersaing ketat dengan 44 PTKI dari berbagai penjuru tanah air. Tim penilai menetapkan lima indikator baku yang sangat ketat, mencakup penguatan kelembagaan PSGA, tata kelola kampus, pencegahan dan penanganan kekerasan seksual, pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, hingga aspek pengabdian masyarakat.

Baca Juga :  DEKAN FDK UCAPKAN SELAMAT ATAS PERESMIAN LABORATORIUM PROF. ALI HASJMY PRODI KESOS

​Bersanding dengan Kampus Top Indonesia

​Lewat penyaringan yang berlapis mulai dari verifikasi administrasi hingga presentasi praktik baik, UIN Ar-Raniry berhasil terpilih menjadi salah satu dari 15 PTKI terbaik yang berhak menyandang Peringkat Utama.

​Pencapaian ini menyejajarkan UIN Ar-Raniry dengan deretan kampus Islam papan atas lainnya, seperti UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Walisongo Semarang, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Baca Juga :  Polda Aceh Peringati Maulid dan Doa Bersama untuk Keselamatan Negeri

​Menatap masa depan, Nashriyah menegaskan bahwa status Peringkat Utama ini merupakan mandat moral bagi UIN Ar-Raniry untuk terus mengintegrasikan nilai-nilai inklusivitas di lingkungan akademik.

​“Komitmen terhadap keadilan gender harus diwujudkan secara berkelanjutan melalui layanan, kebijakan, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Nashriyah.

​Sebagai informasi, PTRG Award merupakan bagian integral dari rangkaian agenda besar Konsolidasi Nasional Kerja-Kerja PSGA PTKI yang dihelat maraton sejak 30 Juni hingga 3 Juli 2026. Perhelatan akbar tersebut tidak hanya menjadi ruang apresiasi, melainkan juga wadah konferensi nasional, musyawarah nasional, galeri pameran PSGA, hingga napak tilas sejarah perjuangan gender. [**]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh

Gelar Pasukan Ops Lilin Seulawah 2025, Polda Aceh Siapkan 2.924 Personel Amankan Nataru

Wali Nanggroe aceh

Wali Nanggroe Tinjau Korban Banjir dan Longsor, Pastikan Penanganan Pasca-Bencana Berjalan Serius

Aceh

Kapolda Aceh Salat Gaib, Zikir, dan Doa Bersama Sahabat Ojol

Aceh

Sawah Seluas 89.582 Hektare di Aceh Terdampak Banjir, Kerugian Capai Rp1,1 Triliun

Aceh

Antrean Panjang, Kapolresta Banda Aceh Cek Kendala di SPBU

Aceh

Akademisi Jebolan Harvard Ajak Disdik Berani Berinovasi untuk Bangkitkan Mutu Pendidikan

Aceh

Kapolda Aceh Tinjau Pos Pelayanan Operasi Ketupat 2026 di Lhoksukon, Tekankan Pelayanan Humanis kepada Masyarakat

Aceh

Kadisdik Aceh Tegaskan Fokus Pemerataan Kualitas Sekolah di Seluruh Aceh Pasca SPMB 2025