Home / Berita

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:42 WIB

Literasi Ujong Nanggroe Perkuat Pemahaman Kebanksentralan dan Literasi Digital Generasi Muda Aceh

REDAKSI

Suasana interaktif sesi edukasi Literasi Ujong Nanggroe di Rumoh Agam, Tapaktuan, Sabtu (18/7/2026). Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia Aceh membekali generasi muda dengan pemahaman pelindungan konsumen PeKA (Peduli, Kenali, Adukan) serta kesadaran keamanan digital (digital safety) dalam bertransaksi nontunai.

Suasana interaktif sesi edukasi Literasi Ujong Nanggroe di Rumoh Agam, Tapaktuan, Sabtu (18/7/2026). Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia Aceh membekali generasi muda dengan pemahaman pelindungan konsumen PeKA (Peduli, Kenali, Adukan) serta kesadaran keamanan digital (digital safety) dalam bertransaksi nontunai.

Aceh Selatan  – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Aceh berkolaborasi dengan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Wilayah Kabupaten Aceh Selatan menyelenggarakan kegiatan Literasi Ujong Nanggroe di Rumoh Agam, Tapaktuan, Aceh Selatan, pada Sabtu, 18 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 150 siswa/i yang berasal dari 17 SMA/sederajat se-Aceh Selatan. Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia berupaya memperluas akses edukasi kebanksentralan sekaligus meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai peran bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai Rupiah, sistem pembayaran, serta pentingnya menjadi konsumen cerdas di era digital.

Dalam kegiatan Literasi Ujung Nanggroe ini, para peserta memperoleh materi mengenai tugas, peran, dan fungsi Bank Indonesia sebagai bank sentral Republik Indonesia melalui bauran kebijakan dan implementasinya dalam menjaga stabilitas nilai Rupiah, mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, serta edukasi Pelindungan Konsumen: Peduli, Kenali, Adukan (PeKA), agar masyarakat sebagai konsumen semakin cerdas dan bijak dalam memanfaatkan produk dan layanan keuangan. Kegiatan ini diharapkan mampu memperluas wawasan generasi muda Aceh akan pentingnya literasi ekonomi dan keuangan digital melalui metode luar kelas yang interaktif.

Baca Juga :  Pangdam IM Buka Dialog Terbuka dengan BEM Nusantara Korda Aceh.

Kolaborasi antara Bank Indonesia Aceh dan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Wilayah Kabupaten Aceh Selatan ini merupakan wujud sinergi dalam mendukung penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan literasi digital generasi muda Aceh. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman mengenai kebanksentralan, tetapi juga mendorong lahirnya generasi muda yang mampu berpikir kritis, mengambil keputusan secara bijak, serta memahami hak dan tanggung jawabnya sebagai konsumen di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan layanan keuangan digital.

Tantangan saat ini, digital safety menjadi pilar literasi digital yang paling rendah, diantaranya disebabkan oleh kesadaran masyarakat terhadap pelindungan data pribadi dan keamanan digital yang perlu ditingkatkan. Penipuan dan tindak kejahatan (fraud atau scam) digital yang dilakukan dengan memanfaatkan sistem pembayaran juga masih tinggi, baik berupa social engineering, aplikasi malware, dan link phising. Hal ini terjadi seiring perkembangan inovasi pada teknologi digital membuat metode fraud dan penipuan juga semakin bervariasi.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Aceh Besar Dampingi Marlina Usman Luncurkan Sekolah Lansia di Alue Gintong Seulimuem 

Oleh sebab itu, Bank Indonesia mengatur pelindungan konsumen melalui Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 3 Tahun 2023. Kerangka kerja ini mewajibkan Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) Bank dan Non-Bank untuk menerapkan lima prinsip: perlakuan yang adil, keterbukaan, keandalan, kerahasiaan data, serta penanganan pengaduan yang mudah. Bank Indonesia juga mewajibkan PJP agar aktif melakukan edukasi guna meningkatkan Literasi Pelindungan Konsumen Sistem Pembayaran Digital kepada masyarakat. Kebijakan ini dirancang untuk memberikan kepastian hukum dan rasa aman bagi konsumen saat melakukan transaksi nontunai secara efektif dan efisien, bersinergi dengan Pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), aparat penegak hukum, serta asosiasi dan PJP terkait.

Lebih lanjut, Bank Indonesia mendorong perilaku PeKA: Peduli, pahami produk/jasa keuangan serta hak dan kewajiban konsumen; Kenali, pahami risiko dan ancaman penipuan serta mitigasinya; dan Adukan, kepada customer service dan contact center resmi dari PJP, atau regulator, jika menjadi korban. Dengan tagline Kalau Ragu, Stop Dulu, diharapkan masyarakat, terutama generasi muda, dapat mengingat dan menerapkan perilaku konsumen cerdas pada kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Komnas HAM Diminta Tuntaskan Penyelidikan Pelanggaran HAM Berat di Aceh

Bank Indonesia Aceh berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam menghadirkan program edukasi yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Kegiatan Literasi Ujong Nanggroe direncanakan akan diselenggarakan di daerah-daerah terdepan, terluar, dan terpencil (3T), agar semakin banyak generasi muda Aceh yang memahami pentingnya peran Bank Indonesia bagi perekonomian, memiliki kesadaran untuk menjadi konsumen cerdas, serta mampu menjadi edukator di lingkungan sekitarnya.

Kegiatan Literasi Ujong Nanggore di Tapaktuan (18/7) dibuka oleh Kepala Tim Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Aceh, Dien Mochammad Irvan Idris, dan turut dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Wilayah Kabupaten Aceh Selatan, Annadwi, serta para guru pendamping dan siswa/i dari 17 SMA/sederajat se-Aceh Selatan.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Hadiri Haul ke-4 Abu Usman Pedeung, Mualem Siap Bantu Pembangunan Masjid Seribu Tiang 

Berita

Bupati Aceh Besar Buka Gala Siswa Antar SMP 

Berita

Wagub Fadhlullah Ajak Alumni Aceh Malang Berperan Aktif Bangun Aceh

Berita

Penobatan Duta Bahasa Provinsi Aceh 2025 Dibuka, Gubernur Aceh Apresiasi Upaya Pelestarian Bahasa dan Budaya

Berita

Bupati Aceh Besar Hadiri Peletakan Batu Pertama Masjid Nuur Ar Radhiyyah di RSU Putri Bidadari

Berita

Pemkab Aceh Besar Apresiasi Rumoh Pangan Aceh Gelar Pelatihan Pertanian Regeneratif dan Budidaya Kacang Koro

Berita

Penunjukan Pelaksana Tugas Direktur Utama Bank Aceh Masih dalam Tahap Kajian

Berita

Bhabinkamtibmas Polsek Darul Kamal Sudah Memiliki Usaha Ternak Kambing Selama Delapan Tahun