Home / Sosial

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:39 WIB

Suasana Haru di Rumah Singgah Pemko Banda Aceh, Seorang Ibu Menangis Histeris Tahu Anaknya Positif HIV

REDAKSI

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal melakukan pertemuan dari hati ke hati dengan keluarga di Rumah Singgah milik Pemko Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026).

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal melakukan pertemuan dari hati ke hati dengan keluarga di Rumah Singgah milik Pemko Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026).

BANDA ACEH — Tangis NN, seorang perempuan paruh baya asal Sabang, pecah di dalam ruang berukuran 3×4 meter di kompleks rumah singgah milik Pemko Banda Aceh. Dadanya terasa sesak seakan tak mampu menerima kenyataan atas kabar yang baru saja diterimanya.

Di ruangan tersebut, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, berbicara dari hati ke hati dan menyampaikan hasil pemeriksaan tim medis Pemko Banda Aceh. Berdasarkan tes kesehatan tersebut, putra NN yang berinisial F dinyatakan positif mengidap HIV.

Baca Juga :  Bhayangkari Aspol Punge Galakkan Masakan Bubur Asyura

NN meratapi nasib yang menimpa keluarganya. Ia tidak menyangka sang putra yang berbadan kekar harus mengalami hal tersebut.

“Badannya kekar, gagah kayak gini, tapi kenapa harus menjadi bencong? Kenapa harus kayak gini? bukan suka sama cewek,” ujar NN sambil menangis di hadapan Illiza.

Baca Juga :  DPRA dan Dinsos Aceh Bantu Keluarga Amri, Warga Aceh Besar Yang Hidup Memprihatinkan

Mendengar ucapan ibunya, F yang duduk di samping NN hanya terpaku, terdiam, dan menatap kosong. Ia tampak terkejut mengetahui dirinya positif mengidap penyakit menular tersebut dan tidak mengeluarkan sepatah kata pun.

Kronologi Pengamanan

F merupakan satu dari empat pria yang sebelumnya diamankan oleh petugas Satpol PP dan WH saat sedang nongkrong di salah satu warung kopi di Banda Aceh.

Baca Juga :  BKPRMI Aceh Besar Salurkan Donasi Kepada Korban Rumah Terbakar di Sibreh

Aksi pengamanan dilakukan setelah petugas WH melihat salah satu teman F datang ke tongkrongan tersebut dengan penampilan nyeleneh, yakni mengenakan jilbab dan daster layaknya seorang perempuan.

Petugas kemudian membawa keempat pemuda tersebut ke kantor WH untuk didata, sebelum akhirnya dipindahkan ke rumah singgah Pemko Banda Aceh guna menjalani pemeriksaan kesehatan.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh

Tim Kesehatan Gabungan TNI Relawan beri Pelayanan Medis dan Trauma Healing bagi Anak-anak Korban banjir di Bener Meriah

Sosial

Pendam IM gelar Karya Bhakti dan Bhakti1. Pendam IM gelar Karya Bhakti dan Bhakti Sosial di Lampaseh Aceh , Kota Banda Aceh

Sosial

RPH Jumpa Petakan Lahan Terbuka di Hutan Produksi Bireuen

Sosial

Partisipasi Ketua PJS Banda Aceh Dalam Donor Darah HUT ke-53 Bank Aceh Syariah

Berita

Polresta Banda Aceh Beri Penyuluhan Pencegahan Kenakalan Remaja di MAN 1

Pendidikan

Dinas Pendidikan Aceh Imbau Donasi Buku dan Bantuan Untuk Korban Banjir

Aceh Besar

Sabur Kembali Gelar Sunat Massal Gratis di Montasik 

Sosial

Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Pulau Flores