Banda Aceh — Masyarakat dari berbagai daerah di Provinsi Aceh antusias mengikuti Layanan Paspor Minggu Ceria (Pasporia) yang digelar di Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Kota Banda Aceh, Minggu. Program ini dihadirkan oleh jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh, Tato Juliadin Hidayawan, menyampaikan bahwa Pasporia merupakan langkah inovasi untuk mendekatkan pelayanan imigrasi kepada masyarakat.
Pihaknya menyediakan kuota awal sebanyak 100 permohonan melalui pendaftaran daring (online). Meski demikian, pelayanan tidak dibatasi hanya pada kuota tersebut karena petugas di lapangan turut melayani masyarakat yang datang langsung (walk-in).
Perbedaan utama Pasporia dengan pelayanan regular terletak pada jadwal dan lokasinya. Digelar khusus pada hari Minggu di ruang publik, masyarakat dapat mengajukan pembuatan maupun perpanjangan paspor sambil bersantai atau berolahraga.
Tato mengungkapkan adanya peningkatan permohonan paspor sejak program ini berjalan. Lonjakan tersebut turut didorong oleh tersedianya penerbangan langsung dari Aceh ke luar negeri, termasuk rute ibadah umrah. Selain umrah, tujuan utama masyarakat mengurus paspor meliputi kebutuhan pendidikan, berobat, hingga berwisata.
Respon positif datang dari para pemohon. Weni Afrianti, salah satu warga, menilai prosedur Pasporia sangat cepat, praktis, dan informasinya mudah diakses melalui media sosial resmi Imigrasi Aceh. Hal senada diungkapkan Via Maulida Sari, warga Banda Aceh yang merasa terbantu oleh fleksibilitas dan kecepatan layanan tersebut setelah sebelumnya tidak mendapatkan kuota pada gelaran pekan lalu di area Car Free Day (CFD).
Editor: Redaksi










