Home / Sosial / Tni

Jumat, 4 September 2026 - 13:43 WIB

TNI Tegaskan Tak Terlibat Pengelolaan Makanan MBG di Bener Meriah

REDAKSI

Komandan Kodim 0119/Bener Meriah Letkol Arh Febry Adyanto memastikan tidak ada anggotanya yang terlibat dalam penyediaan makanan atau pengelolaan dapur SPPG Mekar Ayu. Klarifikasi disampaikan Kamis (3/9/2026) usai belasan siswa SD Negeri 1 Bukit Mulie diduga keracunan MBG.

Komandan Kodim 0119/Bener Meriah Letkol Arh Febry Adyanto memastikan tidak ada anggotanya yang terlibat dalam penyediaan makanan atau pengelolaan dapur SPPG Mekar Ayu. Klarifikasi disampaikan Kamis (3/9/2026) usai belasan siswa SD Negeri 1 Bukit Mulie diduga keracunan MBG.

BENER MERIAH — Komandan Kodim 0119/Bener Meriah, Letkol Arh Febry Adyanto, memastikan tidak ada anggotanya yang terlibat dalam penyediaan bahan makanan atau pengelolaan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mekar Ayu, Kecamatan Timang Gajah.

Pernyataan tersebut disampaikan untuk merespons kasus dugaan keracunan belasan murid SD Negeri 1 Bukit Mulie usai mengonsumsi makanan MBG, yang sempat diwarnai isu dugaan intimidasi wartawan oleh oknum anggota TNI.

Baca Juga :  156 ASN baru di lingkungan Kodam Iskandar Muda mengikuti Pembekalan di Ajendam Iskandar Muda

Guna memastikan situasi secara langsung, Letkol Arh Febry Adyanto meninjau dapur SPPG Mekar Ayu pada Kamis (3/9/2026). Selain memantau keadaan, kunjungan tersebut bertujuan meyakinkan publik bahwa TNI tidak mengambil peran dalam rantai pasok maupun operasional dapur program tersebut.

Baca Juga :  Tim Kesehatan Gabungan TNI Relawan beri Pelayanan Medis dan Trauma Healing bagi Anak-anak Korban banjir di Bener Meriah

Ia menekankan pentingnya evaluasi bersama antara pengelola SPPG, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan instansi terkait. Aspek kebersihan dan keamanan pangan pada proses pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi harus diperketat agar kejadian serupa tidak terulang.

Febry menjelaskan bahwa perhatian dan silaturahmi TNI terhadap kondisi para siswa tidak menandakan keterlibatan aparat dalam struktur pengelola SPPG. Langkah ini murni dilakukan untuk memperkuat komunikasi, memantau kondisi pascainsiden, serta mendorong pengelola meningkatkan kewaspadaan di setiap tahapan penyediaan makanan.

Baca Juga :  TNI dan Warga terus Percepat Penyelesaian Jembatan Gantung di Ds. Kumbang Jaya, Kab. Aceh Tenggara

Sebelumnya, belasan siswa SD Negeri 1 Bukit Mulie dilarikan ke Puskesmas Lampahan pada Rabu (2/9/2026) setelah diduga mengalami keracunan makanan dari program MBG.

Penulis: Nazarullah

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Tni

Babinsa KBJ Pantau Harga Sembako di Pasar Tradisional

Tni

Pangdam Iskandar Muda Sambut Kedatangan Menteri PPN/Bappenas di Bandara SIM

Tni

Kejar Target! Satgas TMMD Aceh Selatan Tancap Gas Cor Box Culvert

Tni

Progres 87 Persen, Jembatan Gantung Desa Mamas Indah Segera Difungsikan

Tni

Pangdam Iskandar Muda Silaturahmi dengan Bupati Gayo Lues di Pendopo Bupati

Tni

TNI Kebut Pembangunan Jembatan Bailey di Karang Rejo Bener Meriah Jelang Ramadhan

Tni

Pangdam Iskandar Muda Hadiri Vicon dan Gerakan Pangan Murah SPHP di Banda Aceh

Berita

Penerimaan Akper Kesdam IM Banda Aceh Kembali Dibuka, “Segera Daftar Kuota Terbatas!”