Home / Berita / Dinas Dayah Aceh

Jumat, 4 September 2026 - 17:12 WIB

Bahas Kemandirian Ekonomi Dayah, Disdik Dayah Aceh Audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif

REDAKSI

Disdik Dayah Aceh bersama Komisi VII DPRA audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya. Fokus pembahasan: pemberdayaan ekonomi dayah, persiapan Hari Santri 2026, dan rencana Expo Santri 2026 sebagai wadah menampilkan produk dan kreativitas santri Aceh, Jumat 04/09/2026.

Disdik Dayah Aceh bersama Komisi VII DPRA audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya. Fokus pembahasan: pemberdayaan ekonomi dayah, persiapan Hari Santri 2026, dan rencana Expo Santri 2026 sebagai wadah menampilkan produk dan kreativitas santri Aceh, Jumat 04/09/2026.

Jakarta — Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin Thahir, S.Pd.I., M.Pd.I., bersama Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) melakukan audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Teuku Riefky Harsya di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Anggota DPRA Romi Syahputra. Audiensi membahas sejumlah agenda strategis, terutama terkait pemberdayaan ekonomi dayah, peringatan Hari Santri 2026, serta rencana pelaksanaan Expo Santri 2026.

Baca Juga :  Peringati hari buruh Internasional, Kodam Iskandar Muda siagakan Personel

Pemberdayaan ekonomi dayah menjadi salah satu perhatian dalam pertemuan tersebut. Dayah diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan pembinaan keagamaan, tetapi juga mampu mengembangkan potensi ekonomi yang melibatkan para santri.

Pengembangan ekonomi kreatif di lingkungan dayah dinilai dapat menjadi ruang bagi santri untuk mengasah keterampilan, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan. Potensi tersebut selanjutnya dapat diarahkan menjadi kegiatan ekonomi produktif yang memberikan manfaat bagi dayah dan masyarakat.

Baca Juga :  Aba Junaidi Tekankan Pentingnya Tauhid, Fiqih, dan Tasawuf dalam Pengajian Rutin di Kota Jantho

Selain itu, pembahasan juga diarahkan pada persiapan Hari Santri 2026 yang menjadi momentum penting untuk memperkuat peran dan kontribusi santri dalam berbagai bidang kehidupan.

Sementara itu, Expo Santri 2026 direncanakan menjadi wadah untuk menampilkan berbagai potensi, kreativitas, serta produk yang dihasilkan para santri dan dayah di Aceh.

Melalui kegiatan tersebut, produk dan karya santri diharapkan tidak hanya dikenal di lingkungan lokal, tetapi juga memiliki peluang untuk masuk ke pasar yang lebih luas melalui dukungan ekosistem ekonomi kreatif.

Baca Juga :  Warga Banda Raya ditemukan Gantung Diri, Polisi Pasang Police Line di TKP

Audiensi antara Disdik Dayah Aceh, Komisi VII DPRA dan Kementerian Ekonomi Kreatif juga diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan kapasitas dan kemandirian ekonomi dayah.

Kolaborasi pemerintah pusat dan daerah tersebut dinilai penting agar potensi besar yang dimiliki dayah dan santri dapat dikembangkan secara berkelanjutan, sekaligus menjadi bagian dari penguatan ekonomi kreatif di Aceh. [Adv]

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Berita

Pemerintah Aceh Gelar Forum Konsultasi Publik RKPA 2026, Fokus pada Hilirisasi dan Industrialisasi SDA

Berita

Bupati Aceh Besar Berikan Pembekalan untuk 1800 Mahasiswa KKN Reguler XXVI dan Literasi USK Tahun 2025

Berita

Wagub Aceh Minta TASPEN Salurkan Zakat Melalui Baitul Mal

Berita

Pj Bupati Aceh Barat Terima Penghargaan Nasional atas Pelaksanaan PPG-PAI

Berita

Peringati Hari Talasemia Sedunia, Istri Wakil Gubernur Aceh Santuni Pasien Talasemia di RSUDZA 

Berita

Pj Gubernur Safrizal Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Seulawah 2024 di Aceh

Berita

Ini Pesan Drs. H. Syukri A. Jalil Wakil Bupati Aceh Besar Menjelang Idul Fitri 1446 H.

Berita

Mualem Lantik Wakil Kepala BPKS Periode 2025-2030