Home / Ekbis

Sabtu, 12 September 2026 - 10:04 WIB

Penyaluran Dana Desa Reguler di Aceh Capai Rp 1,61 Triliun Menjelang Pertengahan September 2026

REDAKSI

Penyaluran dana desa reguler di Aceh hingga 7 September 2026 mencapai Rp1,61 triliun atau 90,93% dari total alokasi Rp1,78 triliun.

Penyaluran dana desa reguler di Aceh hingga 7 September 2026 mencapai Rp1,61 triliun atau 90,93% dari total alokasi Rp1,78 triliun.

BANDA ACEH — Penyaluran dana desa reguler di Aceh hingga 7 September 2026 telah mencapai Rp 1,61 triliun atau 90,93 persen dari total alokasi tahun anggaran 2026 sebesar Rp 1,78 triliun.

Kepala DPMG Aceh, Iskandar, mengatakan dana tersebut disalurkan dalam dua tahap:

Tahap Pertama: Telah terealisasi 100 persen sebesar Rp 753,6 miliar untuk 6.497 gampong di seluruh Aceh.

Tahap Kedua: Telah mencapai 84,56 persen atau sekitar Rp 866 miliar, yang diterima oleh 5.494 dari total 6.497 gampong.

Baca Juga :  Bank Aceh Sukses Tutup Rangkaian Kegiatan Gampong Ramadhan in Action

“Penyaluran tahap pertama sudah semua gampong menerima (100 persen), sedangkan tahap dua baru diterima 5.494,” kata Iskandar, Jumat, 11 September 2026.

Daftar 12 Kabupaten/Kota Tuntas Penyaluran Tahap I dan II

Menurut Iskandar, terdapat 12 kabupaten/kota yang seluruh gampongnya telah menerima dana desa hingga tahap I dan II, meliputi:

1. Simeulue

2. Sabang

3. Aceh Barat Daya

4. Pidie Jaya

5. Bener Meriah

6. Aceh Singkil

Baca Juga :  Wujudkan Impian untuk Masa Depan, 350 Pelajar Terima Beasiswa Semen Andalas 2025

7. Nagan Raya

8. Aceh Selatan

9. Banda Aceh

10. Aceh Barat

11. Aceh Jaya

12. Aceh Tengah

“Kita memberikan apresiasi kepada kabupaten/kota yang telah mencapai 100 persen, dan berharap segera diikuti oleh daerah lainnya, sehingga bisa cepat direalisasikan untuk membangun gampong,” ujarnya.

Alokasi Program Prioritas Gampong

Iskandar menjelaskan, dana desa reguler tersebut diarahkan untuk membiayai sejumlah program prioritas di gampong, di antaranya:

  • Bantuan langsung tunai (BLT)
  • Ketahanan pangan
  • Kesehatan dan penanganan perubahan iklim
  • Teknologi dan informasi
  • Padat karya
  • Dukungan implementasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)
  • Kegiatan prioritas lainnya
Baca Juga :  Wamen Stella Christie Apresiasi Desa Nilam BSI sebagai Model Ekonomi Mandiri

Ia mengingatkan aparatur gampong yang belum menerima dana desa tahap kedua—yang saat ini masih menyisakan 1.003 gampong—agar segera mempercepat proses pencairan.

“Kita berharap, dana yang telah diterima benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dan dikelola secara transparan, serta peruntukannya sesuai program yang telah ditentukan bersama,” katanya.***

Penulis: Tika Fitri Lestari

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Ekbis

Wamen Stella Christie Apresiasi Desa Nilam BSI sebagai Model Ekonomi Mandiri

Ekbis

Potensi dan Tantangan Bank Aceh Pasca Menyandang Status Bank Devisa

Ekbis

Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Non-Subsidi di Aceh Per 10 Juni 2026, Pertalite Tetap

Ekbis

Prabowo dan Lee Jae Myung Bertemu di Blue House, Sepakati Penguatan Kemitraan Strategis

Ekbis

BSI dan BPJS Ketenagakerjaan Kolaborasi Buka Akses KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja

Daerah

Pj Wali Kota Tekankan Pentingnya Kolaborasi Antara Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Harga

Ekbis

Aceh Catat Inflasi Tertinggi di Sumatera pada September 2026, Capai 5,03 Persen

Ekbis

Berlakunya Tarif 32% Pada 1 Agustus 2025 Mendatang di Indonesia,Industri Padat Karya Terpukul Paling Keras