Home / Ekbis

Sabtu, 19 September 2026 - 12:44 WIB

Barabung Brewcraft: Ampas Kopi Gampong Barabung Jadi Eco-Souvenir Bernilai

REDAKSI

Ampas kopi di Gampong Barabung Aceh Besar disulap tim Universitas Syiah Kuala jadi briket biomassa dan dupa wangi bernilai ekonomi lewat Barabung Brewcraft, Jumat 18 September 2026.

Ampas kopi di Gampong Barabung Aceh Besar disulap tim Universitas Syiah Kuala jadi briket biomassa dan dupa wangi bernilai ekonomi lewat Barabung Brewcraft, Jumat 18 September 2026.

ACEH BESAR — Secangkir kopi menyisakan ampas. Di Gampong Barabung, Aceh Besar, sisa itu tak lagi dipandang sebagai sampah. Universitas Syiah Kuala mengolahnya menjadi briket biomassa dan dupa wangi yang diproyeksikan sebagai produk bernilai ekonomi masyarakat.

Briket biomassa dikembangkan sebagai alternatif produk energi, sedangkan ampas kopi juga diolah menjadi dupa wangi. Dalam pembuatan briket, tim turut memanfaatkan sekam padi sebagai bahan baku lokal.

Baca Juga :  Pulihkan Pesisir Aceh Tamiang, BSI Dan Relawan Bakti BUMN Tanam 15.000 Mangrove

Ketua tim pengabdian, Riski Arifin, mengatakan pemanfaatan tersebut berangkat dari potensi limbah yang masih dapat diolah menjadi produk baru.

“Bahan yang selama ini dianggap sebagai limbah sebenarnya masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan,” ujar Riski di Aceh Besar, Jumat, 18 September 2026.

Bersama Rika Sri Utami, dan mahasiswa Teknik Industri USK, Riski mengembangkan Barabung Brewcraft tidak sebatas pada pengolahan limbah. Produk tersebut juga diarahkan memiliki identitas dan nilai ekonomi melalui konsep eco-souvenir yang mengangkat nama Gampong Barabung.

Baca Juga :  Aceh Economic Updates 2025: Peluang di Tengah Tantangan

Briket dan dupa wangi dikemas dengan nuansa alami sehingga produk tidak hanya menjadi hasil pengolahan limbah, tetapi juga memiliki peluang dikembangkan sebagai produk khas masyarakat setempat.

Sekretaris Desa Barabung, Heri Muliadi, menyambut positif program tersebut. Menurutnya, kegiatan USK memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat mengenai pemanfaatan limbah.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan dari USK karena memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat. Semoga pemanfaatan limbah seperti ini bisa terus dikembangkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Heri.

Baca Juga :  Ketua ASRI Minta Pengelolaan Makan Bergizi Gratis Tidak Dialihkan ke Kantin Sekolah

Ke depan, Barabung Brewcraft diharapkan tidak berhenti sebagai inovasi pengabdian. Produk tersebut diarahkan untuk berkembang sebagai usaha lokal berbasis teknologi tepat guna, sekaligus membuka peluang ekonomi masyarakat dan mendorong pengelolaan limbah melalui konsep ekonomi sirkular.***

Penulis: Tika Fitri Lestari

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Ekbis

Fokus Perkuat Dana Murah dan Transformasi Sistem IT, BSI Bukukan Laba Rp3,39 Triliun Tumbuh 16,73% Pada Mei 2026

Ekbis

BSI Klaim Aset di Aceh Tembus Rp 24 Triliun,Ini Target Selanjutnya

Ekbis

Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA),Desak Pemerintah Pusat Percepat Alih Kelola Migas Aceh

Ekbis

Pengembangan 600 Bibit Mangga Kiojay di Aceh Utara Diharapkan Mampu Dongkrak Ekonomi Warga

Bsi

Perkuat Jejak Global di Arab Saudi, BSI Matangkan Operasional Kantor Cabang Luar Negeri Untuk Perkuat Ekosistem Haji dan Umrah Indonesia

Ekbis

Jelang Idul Adha, Pedagang Pasar Mini Gampong Leu Ue Dapat Suntikan Modal Usaha dari BUMDesma Darul Imarah

Ekbis

Harga Gabah di Aceh Utara Melonjak Jadi Rp 7.800 per Kilogram

Ekbis

M. Hendra Supardi Jadi Plt. Direktur Utama Bank Aceh