Home / Ekbis

Selasa, 22 September 2026 - 10:45 WIB

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Penyaluran BBM di Aceh, Pastikan Pasokan Aman Tanpa Kendala

REDAKSI

Pertamina Patra Niaga tingkatkan penyaluran BBM di Aceh, gasoil 105% dan gasoline 100% per Senin 21/9/2026, antisipasi lonjakan kebutuhan, pastikan pasokan aman tanpa kendala.

Pertamina Patra Niaga tingkatkan penyaluran BBM di Aceh, gasoil 105% dan gasoline 100% per Senin 21/9/2026, antisipasi lonjakan kebutuhan, pastikan pasokan aman tanpa kendala.

BANDA ACEH — PT Pertamina Patra Niaga mengambil langkah cepat dengan meningkatkan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Aceh. Kebijakan ini diberlakukan guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat yang meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Peningkatan Penyaluran Gasoil dan Gasoline

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, pada Senin, 21 September 2026, menjelaskahwa penyesuaian volume distribusi dilakukan secara dinamis dengan memantau tren kebutuhan di setiap daerah.

  • Penyaluran Gasoil: Telah ditingkatkan hingga mencapai 105 persen.
  • Penyaluran Gasoline: Berada di angka 100 persen.
Baca Juga :  Layanan Operasional Bank Aceh Tutup Selama Libur Lebaran Idul Fitri 1446 H

“Penyaluran Gasoil di wilayah Aceh saat ini telah ditingkatkan hingga mencapai 105 persen, sementara penyaluran Gasoline telah mencapai 100 persen,” ungkap Fahrougi.

Pertamina memastikan evaluasi lapangan terus berjalan guna menyelaraskan volume pasokan dengan kondisi operasional serta kebutuhan riil masyarakat.

Penertiban Penyaluran di Aceh Tenggara

Menanggapi peningkatan aktivitas pengisian BBM yang cukup signifikan di sejumlah SPBU wilayah Aceh Tenggara, pemerintah daerah bersama Pertamina mengambil langkah penertiban.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara kembali memberlakukan Surat Edaran Bupati Aceh Tenggara Nomor 100.3.4.2/10/2026 tentang Penertiban Pendistribusian BBM Bersubsidi. Regulasi ini dihadirkan untuk memastikan agar pendistribusian BBM bersubsidi dapat berjalan secara tertib dan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak.

Baca Juga :  Update Harga BBM Pertamina per 25 April 2026: Pemerintah Buka Peluang Penyesuaian Lanjutan

Pengawasan Bersama dan Klarifikasi di Wilayah Pidie

Guna menjaga kelancaran distribusi di lapangan, Pertamina Patra Niaga menggandeng pemerintah daerah, Aparat Penegak Hukum (APH), serta Dinas Perhubungan untuk melakukan monitoring ketat terhadap SPBU tertentu yang mengalami lonjakan permintaan.

Selain itu, Pertamina turut memberikan klarifikasi terkait pemberitaan miring mengenai keterlambatan Tim Search and Rescue (SAR) Pidie dalam operasi pencarian nelayan hilang yang sempat dikaitkan dengan isu kelangkaan BBM. Pertamina menegaskan bahwa penyaluran dan pelayanan pengisian BBM di seluruh SPBU wilayah Pidie berjalan normal tanpa kendala.

Baca Juga :  OJK dan PNM Berkolaborasi Perkuat Akses Layanan Keuangan UMKM di Aceh

“Pertamina juga tetap melayani pengisian BBM di SPBU-SPBU wilayah Pidie, yang menunjukkan bahwa ketersediaan BBM di wilayah tersebut tetap tersedia,” tegasnya.

Imbauan untuk Masyarakat

PT Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus memantau dan menyesuaikan distribusi demi menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat maupun kebutuhan operasional lainnya tetap aman.

Masyarakat diimbau agar menggunakan BBM secara bijak sesuai peruntukannya serta menghind ari aksi panic buying atau pembelian berlebihan yang justru dapat mengganggu kelancaran rantai distribusi.

Penulis: Nazarullah

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh

Bank Indonesia Provinsi Aceh Bersama Perbankan Jaga Kelancaran Sistem Pembayaran di Aceh

Ekbis

Pemko Banda Aceh dan Koperasi HIKMAH Teken Kesepakatan Hilirisasi Nilam

Ekbis

Pengembangan 600 Bibit Mangga Kiojay di Aceh Utara Diharapkan Mampu Dongkrak Ekonomi Warga

Ekbis

Harga Emas Antam Tembus Rp2,93 Juta per Gram, Tren Penguatan Berlanjut Pasca Lebaran

Ekbis

BSI dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kolaborasi melalui BSI Agen untuk Perluas Perlindungan Pekerja di Aceh

Ekbis

Bank Aceh Catat Kinerja Positif di Tahun 2024, Raih Opini WTP dari KAP Heliantono

Ekbis

Harga Emas di Lhokseumawe Naik Rp 51.000 Per Mayam, Transaksi Didominasi Warga yang Menjual

Ekbis

Praktisi Migas: Keterlambatan Proyek 1 Tahun Bisa Pangkas IRR Investasi Hulu Migas